Wanita Kesayangan Presdir.

Wanita Kesayangan Presdir.
Daddy


__ADS_3

Sepasang suami istri tersebut saling memberikan kode seakan mengatakan untuk menculik mereka sekaligus dan tanpa sepengetahuan mereka sejak tadi Paulus, Paskalis dan Patrick memperhatikan gerak gerik sepasang suami istri tersebut.


Entah kenapa Paulus, Paskalis dan Patrick sangat kuatir dengan ke tiga anak kecil yang sangat imut karena tidak biasanya mereka bertiga tidak pernah memperdulikan orang lain.


" Sayang, ayo ikut tante," ajak wanita itu sambil mengulurkan tangannya untuk menggendong Anindita.


" Sayang, ayo ikut paman," ajak pria tersebut sambil mengulurkan tangannya untuk menggendong Abiyoga dan Abrisam.


Grep


Grep


Grep


Wanita itu berhasil menggendong Anindita sedangkan pria itu menggendong sekaligus Abiyoga dan Abrisam hal itu membuat Anindita, Abiyoga dan Abrisam berteriak serempak.


" Tidak mau, daddy!!" teriak Anindita sambil tangannya di arahkan ke Paulus seakan meminta bantuan.


" Paman," panggil Abiyoga dan Abrisam serempak sambil tangannya di arahkan ke  Paskalis dan Patrick.


Grep


Grep


Grep


Entah kenapa Paulus yang mendengar Anindita berteriak memanggil dirinya dengan sebutan daddy langsung turun dari kursi kemudian berjalan dengan langkah cepat ke arah sepasang suami istri begitu pula dengan Paskalis dan Patrick. Ke tiga pemuda yang sangat tampan langsung menarik tangan Anindita, Abiyoga dan Abrisam secara bersama sambil menatap tajam ke arah sepasang suami istri tersebut.

__ADS_1


" Lepas!!" perintah Paulus, Paskalis dan Patrick serempak dengan nada dingin.


" Tidak, maaf tuan - tuan yang seharusnya melepaskan tangan tuan," ucap pria tersebut.


" Kalian siapa?" tanya Paulus sambil menatap tajam ke arah sepasang suami istri tersebut.


" Kami anggota keluarganya jadi maaf tuan - tuan kami ingin menggendong ke tiga ponakan kami," ucap wanita itu.


" Daddy, mereka bohong," ucap Anindita dengan mengeluarkan air mata.


" Paman, mereka bohong," sambung Abiyoga dan Abrisam bersamaan.


Paulus menjentikkan jarinya dan empat bodyguard langsung datang dan langsung menarik ke dua tangan sepasang suami istri tersebut membuat mereka berdua berusaha memberontak dan terpaksa melepaskan gendongan ke tiga anak kecil yang sangat imut.


Paulus langsung menggendong tubuh mungil Anindita membuat Anindita mengalungkan ke dua tangannya ke leher Paulus sambil kepalanya bersandar di dada bidang Paulus dan Paulus sangat terkejut tubuhnya tidak mengalami reaksi alergi begitu pula dengan ke dua adik kembarnya.


Entah kenapa juga Paskalis dan Patrick menggendong ke dua anak kecil tersebut mungkin karena ikatan batin membuat mereka melakukan hal itu.


" Daddy, mereka jahat ingin menculik kami," adu Anindita


" Aku bukan daddy mu," jawab Paulus.


" Daddy... hiks... hiks..." ucap Anindita sambil matanya menatap Paulus dengan tatapan sendu membuat hati Paulus terasa sangat sakit.


" Maafkan daddy," ucap Paulus yang sebelumnya menghembuskan nafasnya dengan berat.


" Daddy, aku mau es krim," ucap Anindita sambil tersenyum manis.

__ADS_1


Paulus yang melihat perubahan wajah sedih Anindita ke wajah ceria membuat Paulus tersenyum untuk pertama kalinya membuat ke dua adiknya sangat terkejut dengan perubahan drastis kakak kembarnya.


Cup


" Suka es krim?" tanya Paulus kemudian mengecup pipi gembul Anindita kemudian membalikkan badannya dan berjalan ke arah meja makan dengan diikuti ke dua adik kembarnya.


" Suka daddy," jawab Anindita.


" Mommy kemana?" tanya Paulus penasaran sambil duduk di kursi dan memangku Anindita.


" Mommy menemani kak Anindya," jawab Anindita.


" Siapa kak Anindya?" tanya Paulus.


" Kakak kembarku," jawab Anindita


" Kalian kembar empat?" tanya Paulus dengan nada terkejut.


" Iya dad, kami kembar empat," jawab Anindita.


" Daddy," panggil Anindita.


" Ya," jawab Paulus sambil menyendok kan es krim ke mulut Anindita.


" Kenapa daddy tidak pernah datang?' tanya Anindita kemudian membuka mulutnya untuk disuapi es krim kesukaannya.


Paulus terdiam hingga tidak berapa lama terdengar suara wanita memanggil ke tiga anak kembar tersebut membuat ke tiga pemuda tampan tersebut menatap ke arah wanita tersebut.

__ADS_1


__ADS_2