
" Bisa daddy pinjam laptopnya?" tanya daddy Paulinus.
" Boleh dad," Jawab Paulus sambil memberikan laptopnya.
Daddy Paulinus mengutak atik laptopnya sedangkan mereka berempat menunggunya dengan penuh harap semoga mengetahui identitas Isabela dan segera menemuinya untuk melamar Isabela.
" Daddy akan meretas rekaman cctv hotel milik kita untuk mengambil wajah Isabela," ucap daddy Paulinus.
" Coba saja dad, soalnya pertama bisa meretas rekaman cctv hotel pas mau ngambil wajah Isabela rekamannya tiba - tiba hilang tanpa jejak," ucap Paulus.
" Kok aneh ya? daddy akan coba lagi," ucap daddy Paulinus.
Setelah dua puluh menit kemudian daddy Paulinus menghembuskan nafasnya dengan kasar sambil mengusap wajahnya dengan kasar.
" Daddy tidak berhasil rekaman cctv itu hilang," ucap daddy Paulinus.
" Coba mommy lihat?" ucap mommy Paulina.
Daddy Paulinus memberikan laptopnya ke istrinya dan istrinya menerima laptopnya, mommy Paulina mengutak atik laptopnya hingga dirinya hampir saja berhasil namun tiba - tiba tidak bisa lagi.
" Mommy hampir saja berhasil namun ada orang yang mengetahuinya dan langsung rekaman terhapus lagi," ucap daddy Paulinus
" Orang itu sangat hebat dan bisa dipastikan ada orang yang sangat ahli dalam program IT sehingga tidak bisa meretas rekaman cctv terlebih identitas Isabela bisa dipastikan akan sulit," sambung mommy Paulina.
" Kenapa nasibmu sama seperti daddy dan Isabela sama seperti mommy kalian," ucap daddy Paulinus.
" Maksud daddy?" tanya Paulus dengan nada bingung begitu pula dengan ke dua adik kembarnya.
__ADS_1
" Bacalah di aplikasi Noveltoon karangan Yayuk Triatmaja, judul novelnya : Tiga Anakku Yang Sangat Tampan," ucap mommy Paulina.
" Kami sudah baca mom," jawab ke tiga anak kembarnya serempak.
" Benar juga ya kenapa bisa sama?" tanya Paulus.
" Daddy juga tidak tahu hanya saja kamu harus bertanggung jawab karena telah mengambil harta berharganya," ucap daddy Paulus.
" Iya dad, Paulus berjanji untuk bertanggung jawab dengan menikahi Isabela," ucap Paulus.
" Kami percaya pasti kamu adalah pria bertanggung jawab dan sekarang sudah siang waktunya berangkat kerja," ucap daddy Paulinus.
" Baik dad," jawab mereka serempak.
Mereka pun mengecup punggung tangan mommy Paulina dan daddy Paulinus secara bergantian kemudian mereka bertiga pergi meninggalkan mansion tersebut menuju ke perusahaan mereka.
Paulus duduk di kursi belakang pengemudi dan Paskalis duduk di kursi pengemudi sedangkan adik bungsunya yang bernama Patrick duduk di sampingnya.
" Bukankah ke dua gadis itu yang kita lihat waktu di lobby hotel?" tanya Patrick menunjuk ke arah samping kiri.
Paulus dan Paskalis langsung memalingkan wajahnya ke arah samping kiri dan benar saja ke dua gadis tersebut yang di lihatnya di rekaman cctv hotel milik mereka bertiga.
" Kita ikuti mobil mereka," perintah Paulus.
" Tapi kak, bukankah kita hari ini ada meeting?" tanya Paskalis.
" Kakak tidak perduli yang penting kejar mobil mereka," perintah Paulus.
__ADS_1
" Baik kak," jawab Paskalis patuh.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Author kasih visual Isabela dengan Paulus
Elisa sahabat Isabela dengan Paskalis
Patrick dengan Rebecca sahabat Isabela
Anggap saja wajah ke tiganya kembar karena author belum menemukan yang kembar. Semoga para pembaca suka. Terima kasih banyak.
Apakah Paskalis berhasil mengejar mobil mereka? Tunggu di bab selanjutnya ya
Ayo donk vote, like, komentar dan hadiahnya biar author semangat menulisnya.
Author mengucapkan terima kasih banyak atas vote, like, komentar dan hadiahnya, maafkan author kalau ada komentar yang tidak di balas yang pasti author membaca semua komentar kalian. Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian semua dalam memberikan author vote, like, komentar dan hadiahnya.
Dari author,
Yayuk Triatmaja
__ADS_1
🌹
Terima kasih sudah mampir di ceritaku.