
Brak!
Brak!
Ambar membanting pintu dan melepas sandalnya asal sampai mengenai kaca jendela.
Wajahnya merah padam karena merasa dipermalukan di depan orang banyak oleh Diana!
"Apa apaan sih kamu, mbar?
Datang datang bukannya ngucapin salam, tapi bikin orang jantungan saja!
Mana uangnya, sudah kamu ambil kan?" Danang menatap kesal pada istri keduanya.
"Kamu ya, mas!
Uang, uang saja yang kaku tanyain.
Apa kamu gak pingin tau aku sedang kenapa?
Kamu cinta gak sih sama aku?" sungut Ambar dengan dada naik turun, rasa kesalnya saat kejadian di pasar tadi belum hilang, kini di tambah Danang yang menanyakan uang dan uang saja! Makin membuat Ambar meradang.
"Kan tadi aku sudah tanya, kamu kenapa?
Emang kamu kenapa, kok marah marah kayak gitu?" sahut Danang yang menatap istrinya penuh selidik.
"Tuh istri jelek mu, bikin masalah.
Bisa bisanya dia mempermalukan aku di hadapan banyak orang. Katanya aku itu merebut kamu, dan jadi pelakor diantara kalian. Bukankah kamu yang mengejar ku, mas?
Orang kamu sudah gak mencintainya, kan?
Dianya saja, yang mau maunya bertahan padahal sudah gak di harapkan. Eh sok sok an nyalahin aku San menghinaku di depan orang banyak. Malu aku, pokoknya kamu harus kasih pelajaran istrimu itu, biar gak makin nglunjak!" sungut Ambar dengan emosi meledak, dadanya kembang kempis sangking marahnya.
"Emangnya kamu ke pasar?
Bukannya mau ke ATM buat ambil uang?" sahut Danang dengan mengerutkan wajahnya, menatap penuh selidik ke arah Ambar yang langsung salah tingkah.
"Itu, tadi aku habis ke ATM mampir ke pasar dulu, niat mau beli buah. Tapi di parkiran ketemu sama Diana buluk itu, menyebalkan!
Aku gak mau tau ya, mas! Kamu harus kasih dia pelajaran. Titik!" sahut Ambar yang sudah bisa mengendalikan dirinya.
__ADS_1
"Bukannya habis ke toko perhiasan, buat jual emas ya?
Gak usah ngarang cerita, kamu yang pertama bikin gara gara, jadi malu saja sekalian, kan?
Jadi gak usah drama dengan fitnah gak bermutu kamu itu!" tiba tiba Diana muncul dan langsung bicara sinis menimpali ucapan Ambar.
'Kamu!" Ambar masih tidak terima, dan menyalahkan Diana karena sudah terlanjur malu jadi omongan banyak orang.
"Apa?
Mau ngeles?
Masak yang yang dikasih mas Danang sudah habis saja, sampai sampai jual emas!
Padahal sama sekali gak pernah loh, keluar uang untuk keperluan ibu. Jangan jangan uangnya kamu habiskan buat menyenangkan lelaki selingkuhan kamu, waow hebat!" sindir Diana dengan santainya, membuat Ambar semakin murka dan ingin menyerang Diana. Namun Danang dengan sigap menghentikan tingkah istri sirinya itu.
"Apa apaan sih kamu, mbar?
Cepat siniin uang jatahnya ibu. Biar dipegang Diana, karena dia yang ngurusin ibu." bentak Danang tanpa perduli dengan wajah tak suka istri mudanya.
"Kamu ya, mas! Bisa bisanya membela perempuan tua itu, dia sudah mempermalukan aku loh. Kenapa sih kamu masih mau memberikan uang itu padanya?" teriak Ambar tak terima.
"Cukup, jangan banyak protes kamu!
"Nih, ambil!
Awas saja kamu, mas!
Jangan harap dapat jatah dariku lagi!
Minta saja sama perempuan jelek itu, huh!" Ambar yang sudah terlanjur kesal, pergi begitu saja dengan menaiki motornya, pulang kerumah yang baru saja dibangun di atas tanah miliknya.
"Ini, uang buat keperluan ibu!
Jangan pikir aku seperti ini karena sudah mau Nerima kamu lagi. Tidak, aku belum sanggup memaafkan perbuatan kamu. Aku hanya memberikan hak untuk keperluan ibuku, itupun karena kamu yang mengurusnya." Danang menatap datar ke arah Diana.
Sedangkan Diana terlihat sangat santai bahkan tanpa air mata, meskipun hatinya sakit mendengar ucapan Danang.
#Maaf untuk bab ini, up nya sedikit dulu ya.
Haturnuhun untuk yang sudah mau mampir.❤️🔥
__ADS_1
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
jangan lupa mampir juga di karya aku yang lain.
Novel baru :
#Ternyata Aku Yang Kedua
Novel on going :
#Wanita sebatang kara
#Ganti Istri
Novel Tamat :
#Tekanan Dari Mantan Suami (Tamat)
#Cinta dalam ikatan Takdir (Tamat)
#Coretan pena Hawa (Tamat)
#Cinta suamiku untuk wanita lain (Tamat)
#Sekar Arumi (Tamat)
#Wanita kedua (Tamat)
#Kasih sayang yang salah (Tamat)
#Cinta berbalut Nafsu ( Tamat )
#Karena warisan Anakku mati di tanganku (Tamat)
#Ayahku lebih memilih wanita Lain (Tamat)
#Saat Cinta Harus Memilih ( Tamat)
#Menjadi Gundik Suami Sendiri [ tamat ]
#Bidadari Salju [ tamat ]
__ADS_1
Peluk sayang dari jauh, semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kita jalani.
Haturnuhun sudah baca karya karya Hawa dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komentar dan love nya ya say ❤️