
Ibu.. Ibu sudah kembali, Aya rindu sekali dengan ibu. ibu jangan pergi lagi ya Bu
*Aya bersikap manja dipangkuan ibunya*
sambil mengusap usap rambut Aya, Aya jaga diri Aya baik baik ya nak.. ibu sayang sekali dengan Aya
*Aya pun mengerat kan dirinya ketubuh ibunya*
ibu.. ibu mau kemana ?
ibu ku mohon jangan tinggalkan aku..
ibu tolong jangan pergi..
ibuuuuu.....
*braakkk*
aduh ternyata cuma mimpi bertemu ibu ya, udah lama sekali tidak mimpi seperti ini. tapi rasanya itu sangat nyata sekali..
oh tuhan tolong lindungi ibu ku, sayangi ibu ku, berikan tempat istimewa untuk ibu ku..
__ADS_1
sambil menangis tak lupa cahaya mengucapkan doa untuk ibu yang di cintai nya sampai cahaya terlelap kembali dalam tidurnya
***
aya sini nak duduk dekat dengan ayah ada beberapa hal yang ingin ayah sampaikan denganmu.
baik ayah.. tidak seperti biasanya ayah seperti ini.
Aya, sekarang umurmu sudah 24 tahun, umur ayah sudah semakin tua. ayah tidak meminta apapun kepadamu, ayah hanya ingin kamu menikah. menikah dengan pria pilihan ayah dan kamu tidak bisa menolak nya
seluruh badan Aya langsung beku menjadi batu es, apakah ini mimpi atau nyata ayahnya menyuruh nya untuk menikah dengan pria pilihannya, yang aku sendiri pun tidak tahu siapa pria itu.
plaakkk' tangan ayah sudah mendarat di pipi Aya, sehingga menimbulkan bekas ruam dipipi kanan Aya.
dasar anak durhaka, ayah sudah membesarkan mu selama 24 tahun, sekarang ayah hanya minta kamu untuk menikah dengan pria yang bersedia membantu perusahaan ayah tapi kamu menolak !!! mana balas Budi mu sebagai seorang anak ??? bukannya kamu berterimakasih kepada ayah kerena mencarikan kamu jodoh kamu malah bersifat seperti ini kepada ayah.
Aya tertunduk diam, tidak ada yang bisa Aya lakukan.
baik ayah, cahaya akan menerima pernikahan ini. karena Aya sangat sayang kepada ayah.
hufft ayah bernafas lega.
__ADS_1
baiklah, karena kamu sudah menyetujui nya. ayah tidak akan menghukum kamu.
bolehkah Aya bertanya yah ?
baik katakan.
siapa calon suami Aya ? dan seperti apa orang nya ?
suamimu salah satu orang paling kaya di negeri ini. kamu jangan sampai mengecewakan suamimu itu. yaahh lumayan tampan sih, tapi kaki kiri nya cacat hahaha dia memang pantas untuk mu. andaikan dia tidak cacat, mungkin adik mu yang ayah nikahkan, bukan kamu.
*mendengar perkataan ayahnya, Aya ingin rasanya berteriak dan menangis. kenapa takdir tidak pernah berpihak kepadanya. setiap kali mencintai tapi hasilnya nihil. entah dengan keluarga, entah dengan mantan kekasihnya, ataupun dengan sahabatnya Aya slalu ditinggalkan*
sudah, ayah mau berangkat kerja. persiapkan dirimu, Minggu depan acara pernikahannya.
akhirnya, aku bisa menjauhkan anak sialan ini dari kehidupanku dan yang terpenting sekarang perusahaan ku bisa kembali normal. ada untung nya juga aku membesarkan dia selama 24 tahun.
***
setelah selesai melakukan pekerjaan rumah, aya pun kembali ke kamarnya. memandang foto ibunya.
Bu, Aya akan menikah. Aya tidak pernah tau seperti apa calon suami Aya Bu. Aya tidak punya pilihan lain Bu, andaikan dulu Aya tidak membuat ibu menderita mungkin saat ini kelurga kita bahagia Bu, maafkan Aya Bu maaf..
__ADS_1