Wanita Yang Ditinggalkan

Wanita Yang Ditinggalkan
46. Istri rasa pelakor


__ADS_3

" Sharmila Cassano ?" Sebuah suara panggilan dari arah belakang wanita cantik itu. Mau tak mau membuatnya menghentikan langkahnya saat hendak meninggalkan tempat itu.


Sharmila sudah mulai aktif bekerja, kembali kerja lagi di toko setelah beberapa pekan hanya berdiam diri di mansion. Wanita itu menatap ke arah sumber suara.


Seorang wanita cantik berpakaian seksi dengan perihasan mewah dan handbag bermerek itu tengah menatapnya tajam. Ada kilatan sorot mata marah dan benci.


" Maaf siapa, ya ?" Sharmila balik bertanya. Plaak. Tamparan demi tamparan mendarat di pipinya Sharmila. Wanita itu langsung menyerang dia. Sharmila ditarik hijabnya dan dicakar, pukulan keras dan tendangan keras mendarat di tubuhnya.


Sharmila berusaha menangkis semua serangannya. Para pengunjung di toko shock, ada yang diam dan ada yang menolongnya. Namun wanita cantik itu membawa rekannya dan menghalau siapa saja yang membantu Sharmila.


Sharmila di cakar, di tendang dan dipukuli oleh wanita itu. " Berani kau mengakui Nyonya Janssen ? Kau sudah gila ? " Teriaknya sambil menarik tubuhnya. Karyawan Sharmila berusaha membantu dan terjadilah perkelahian satu menyerang dan melindungi Sharmila dari serangan.


" Dia suami sah ku. Dan hanya aku satu-satunya istri sah nya. Akulah yang harus di tunjukkan ke dunia sebagai istrinya. Dan juga yang harus di kenal bukan kamu !" Maki wanita itu sudah emosi.


" Aku tak mengenal mu ! Hentikan ! Aw. Sakit !' Rintihan Sharmila pun terdengar. "Pergi ! Dasar wanita gila ! Suami Nyonya saja kaya dan tampan ! Dasar orang gila ! ", Maki Rere.


"Asal kalian semua tahu saja. Wanita itu ganjen ! Dia punya suami tapi juga menggoda suami aku ! " Teriaknya lantang sambil terus bergerak mencoba untuk menyerang kembali.


Rere dan rekannya berusaha menahan mereka berlima.


" Sudah punya suami kenapa kau masih merayu suamiku hah ! " Masih saja wanita itu berteriak lantang. Dan masih berusaha mencari celah untuk menyerang Sharmila.


Bahkan bunga dagangannya juga di hancurkan karena ia kesal dan melampiaskan amarahnya. Wanita itu seperti kesetanan semua nya menjadi sasaran emosi dia.

__ADS_1


Sharmila menatap mereka dengan ketakutan dan kebingungan. Dia bahkan tak mengetahui bahwa Janssen sudah berkeluarga. Wanita itu hanya dikurung dan di gerakkan dalam kekuasaan nya. Ia tak punya pilihan lain.


Jika tak mengikuti kemauannya apa yang terjadi ? Pikiran nya kosong dan tidak dapat berpikir lagi. Sekarang dia sudah ketakutan sekali akibat serangan dia.


Soal tuduhan merebut suami tak dia ambil pusing toh ia tak berzina. Cukup satu pada saat itu. Dimasa lalu itu karena kebodohannya sendiri.


" Tuan Janssen lah yang menawarkan perlindungan pada ku saat itu ! Waktu itu aku butuh perlindungan ! Jika dia meninggalkan mu itu bukanlah urusan saya !" Jawab Sharmila dengan berteriak lantang.


Wanita itu langsung melesat bersama dengan rekannya menyerang kembali. Namun di cegah oleh beberapa polisi yang bertugas dan menangkap mereka semuanya.


Sharmila hanya terdiam dan terduduk masih shock melihat sekeliling nya yang hancur berantakan. Karena ulah mereka yang begitu beringas.


Mereka semua dimasukkan kedalam penjara di kantor kepolisian. Sharmila juga ikut dibawa untuk di mintai keterangan. Namun wanita itu hanya diam dan meminta suaminya di panggil.


Bryant Cassano dan pengacara datang hampir sama dengan pengacaranya demikian pula Arnoldus Janssen dan pengacaranya, serta Caroline Cassano.


" Kenapa kalian kemari ?" Tanya Bryant Cassano dengan menatap bingung, manakala berpapasan dengan dua orang lelaki di pintu masuk ke dalam kantor kepolisian. Karena polisi tidak menyebutkan secara detailnya.


" Tuan-tuan silahkan. Kita ke tempat meeting." Mereka semua masuk ke ruangan nya yang ada Sharmila dan istri Arnoldus Janssen yakni Stella Maris. Bedanya Stella Maris sudah di borgol tangan nya.


"Sayang wanita itu sudah mendapatkan ganjaran nya karena sudah merebut mu dariku !" Kata Stella Maris menyambut Arnoldus Janssen, namun lelaki itu malah mendekati Sharmila. Tentu saja mendapatkan balasan di pelototi Bryant Cassano.


Sharmila masih berpakaian lengkap dengan sarii dan hijabnya. Namun terlihat lebih kusut dan kotor. Wajahnya memerah akibat tamparan keras dan Stella Maris.

__ADS_1


" Dia menyerang aku secara tiba-tiba dan memaki ku. Adalagi dia merusak tempat kerjaku ! Siapa dia ? Aku tak mengenalnya !" Sharmila terus meracau, mengadu tentang hal itu. Ia langsung masuk dalam pelukannya Bryant Cassano dan tentunya mendapatkan tatapan mata cemburu dari Arnoldus Janssen.


Caroline Cassano hanya diam di sudut ruangan itu memperhatikan. "Mari silahkan semuanya duduk biar saya jelaskan kronologi kejadiannya."


Petugas kepolisian itu mengatur semuanya. Dan mereka pun duduk bersama dan dijelaskannya bahwa Stella Maris datang melakukan penyerangan dan merusak properti Sharmila.


Mengenai latar belakang penyerangannya adalah Stella Maris menuduh bahwa Sharmila merayu dan menghasut suami nya. Sehingga dia di akui sebagai Nyonya Janssen. Padahal statusnya adalah sebagai istri Bryant Cassano.


" Perlu diketahui saja bahwa clien saya, tuan Janssen sudah berpisah resmi dengan istrinya satu bulan lalu. Dan dia tak terima karena pernikahan mereka hanya berdasarkan keuntungan bersama."


"Stella Maris hanya akan mendapatkan keuntungan jika dia dapat MEMUASKAN keinginan client saya. Kenyataan nya tak dapat dipungkiri, kandungan Stella Maris rusak dan tak dapat memberikan keturunan."


" Oleh karena itu beliau mencari seseorang yang dapat memberikan keturunan. Waktu itu beliau mengakui kedekatan dengan tuan Bryant Cassano dan istrinya, sebagai mitra bisnisnya. Dan tuan Bryant Cassano bersedia membantu solusi untuk itu, dengan menjodohkan dengan kakak tirinya ?"


"Dan mengenai perkenalan Nyonya Janssen adalah bentuk gurauan untuk tuan Bryant Cassano yang selalu menyembunyikan istrinya." Ucap pengacara Arnoldus Janssen panjang lebar.


Sharmila tertegun, Bryant Cassano hanya menatap datar ke arah Arnoldus Janssen dan Caroline Cassano hanya membatu mendengar perkataan nya. Pengacara itu mengatakan sesuatu yang menyudutkan Stella Maris.


Kalimat penjelasan dari nya adalah berbalik dari kejadian yang sebenarnya yang sudah terjadi. Bryant Cassano hanya tersenyum miring menatap wajah Stella Maris. Dan dia melirik Arnoldus Janssen yang duduk dengan ekspresi datar nya.


Sharmila hanya berdiam dalam pelukannya Bryant Cassano. Dia tidak ingin mencari atau menambah masalah lagi. " Polisi menerima panggilan kericuhan dan penyerangan terhadap Nyonya CASSANO dari saudari Caroline Cassano. Dan kami menindaklanjuti laporan nya." Sambung petugas kepolisian.


"Maafkan aku. Aku bermaksud untuk minta maaf pada mu, namun aku takut di acuhkan. Waktu aku tahu tentang dia dari Darren aku hanya... Aku ingin mengenal lebih jauh tentang istrimu." Cicit nya pelan.

__ADS_1


Jujur ia ketakutan, takut di tuduh ikut bergabung menyakiti hati dia. Yakni Sharmila, juga takut di tolak permintaan maafnya kepada Bryant Cassano.


__ADS_2