11:30

11:30
Kenapa Lura pergi


__ADS_3

Charli hanya menatap daging panggang di atas mangkuk nasi nya ,tanpa menyentuh sedikit pun ,Been yang meletakan itu tapi Charli tak bereaksi .Pikiran nya sedang tak di sini bahkan suara gaduh dari candaan Huno dan Minki yang biasanya akan di balasnya tak di dengarnya sama sekali .Caharli begini akhir-akhir ini dia seperti bukan dirinya lagi ,Been sadar apa penyebab nya tapi dia tak mau mengatakan nya karna takut yang di pikirkan itu semua benar .


"Ahh kalau memanggang daging begini aku jadi teringat Lura "


Tapi dia langsung bereaksi dan menoleh begitu mendengar nama Lura di sebut Huno ,Been membuang mukanya entah kenapa rasanya dia tak akan menemukan Charli nya lagi ,semua salahnya dia yang meminta Charli mendekati gadis itu dan lihatlah kini akibat ulah nya ,seperti ada jarak antara dirinya dan Charli sekarang .


"Apakah dia sangat suka daging ?"


Tanya Dori yang sedang mengunting lembaran daging di panggangan agar menjadi lebih kecil .


"Bukan ,dia alergi daging ,benarkan lie ?"


Charli bahkan tak tau Lura alergi daging ,dan malah Huno yang lebih mengetahui nya .


"Benarkah ,aku tak tau "


"Apa bagai mana bisa kau tak tau ,kau tak ingat saat ulang tahun ku kita mengadakan pesta daging panggang di apartemen ku dan Lura yang terus memanggang daging nya ,ku pikir dia hanya rajin saja dia memanggang tanpa memakan nya ,setelah pesta berakhir aku bertanya padanya kenapa tak makan ,dan dia bilang dia alergi daging .Aku sangat menyesal hari itu "


Charli masih ingat pada malam itu dia malah asik bermain game bersama Been dia malah membiarkan Lura bersama teman-teman nya yang lain ,dia lelaki jahat yang tega mengabaikan Lura di tempat dan orang yang baru di kenal nya  ,tapi kenapa Lura masih di sisinya dia bahkan tak pernah mengeluh tentang apapun padanya .Dia gadis yang baik malah terlalu baik untuk nya .


"Oh iya Lie kamu tau Lura ke mana ,sudah hampir dua minggu aku tak mendengar kabarnya ,bahkan pesan dan telpon ku tak di jawab nya "


Sepertinya Huno benar-benar menyukai Lura ,dan itu membuat perasaan tak suka di hati Charli .


"Dia pergi "


Jawab charli kemudian mulai memakan makanan di depan nya .Jelas terlihat dia tak berselera makan saat itu .


"Kemana ?"

__ADS_1


"Pergi jauh "


"Terakhir kita lihat dia membawa koper malam-malam dan naik taksi "


Tambah minki ,yang malam itu memang melihat Lura bersama Huno dan Dori.


"Kenapa kalian tak memberi tahu ku jika melihat nya "


"Ku pikir kau tau "


Charli menghembuskan nafasnya kasar ,jadi hanya dia yang tak tau .Jika bukan karna Jasmin teman nya Lura dia tak akan tau kemana lura pergi .Saat dia tertidur di rumah Lura seminggu yang lalu Jasmin datang untuk menaruh beberapa barang Lura ,awalnya dia terlihat kaget karna melihat Charli di sana dan setelah Charli menceritakan hubungan nya dengan Lura dia mengerti .


Jasmin tau selam setahun belakangan ini Lura memiliki kekasih tapi dia tak pernah memberi tahu siapa kekasih nya ,dan saat dia tau itu Charli dia sangat kaget dan tak menyangka ,pantas saja Lura selalu merahasiakan nya ternyata kekasihnya bukan orang biasa .


Lura memang lumayan tertutup jika menyangkut masalah pribadinya ,bahkan Jasmin baru tau belakangan ini kalau Lura sudah tak punya orang tua ,Lura selalu lebih peduli pada orang lain dari pada dirinya sendiri .


"Kamu tak tau Lura pergi ,dia tak bilang juga pada mu "


"Jangan khawatir setidak nya dia bersama Jhosep ,dia tak akan membiarkan Lura terluka "


"Jhosep ? "


"Ahh kamu juga tak tau Jhosep ,sahabat lura dia yang paling dekat dengan Lura di rumah sakit ,dia tak akan membiarkan Lura dalam bahaya "


"Kami bertengkar malam itu ,mungkin dia marah pada ku dan nekat pergi ke sana "


"Jangan menyalahkan dirimu sendiri ,aku tau Lura sangat mencintai mu ,terlepas dari cintanya sebagai seorang fans dia benar-benar mencintai mu ,aku tau bagai mana dia , bahkan dia selalu tersenyum saat menyebut nama mu,dan dia paling bahagia saat mendengar suara mu "


Charli semakin menundukan kepalanya ,hatinya benar-benar sakit ,kenapa dia dengan bodohnya menyakiti Lura seharusnya dia tak pernah memanfaatkan gadis baik itu .Tapi sekarang semuanya sudah terlambat untuk menyesal dan hatinya mungkin telah menerima keberadaan Lura .

__ADS_1


"Selain untuk menggantikan dokter Julian mungkin alasan Lura pergi juga karna masalah yang terjadi di rumah sakit ,dia seharusnya di angkat menjadi profesor tahun ini tapi karna seorang anak pemilik yayasan yang bernama dokter Zuyu, yang bisa di bilang tak pantas mendapatkan gelar itu ,Lura tak jadi mendapatkan nya ,bahkan setelah kejadian itu Lura masih harus menjadi asisten dokter Zuyu di oprasi penting yang jelas-jelas Lura lah yang akan melakukan nya, dokter Zuyu belum pernah melakukan oprasi itu,dia sengaja menjadikan Lura asisten nya dia cuma ingin memanfaatkan nya"


"Apa ,kenapa mereka sejahat itu pada nya "


"Begitulah rumah sakit kami ,dan setelah Lura pergi rumah sakit menjadi kacau ,kabar baik nya Zuyu di copot dari gelar nya "


Charli kemudian menceritakan semua yang Jasmin katakan pada member DUX ,Huno terlihat sangat kesal dan marah ,sedangkan Dori dia yang baru pulang wajib militer tau bagai mana kondisi di sana ,dia khawatir akan terjadi sesewatu kepada Lura saat nanti dia pulang .Mungkin keadaan di kota nya aman tapi saat pulang nanti Lura harus melewati daerah rawan itu lagi .


Bahkan Been yang tak peduli pada Lura ikut mendengarkan, dia merasa bersalah juga padanya ,jika benar dia pergi karna Charli itu sama saja karna dia juga .


"Ku harap Lura pulang dengan selamat "


Mungkin Dori baru mengenal nya tapi dia tau Lura gadis yang baik.


"Dia pasti pulang dengan selamat ,aku akan meneraktirnya makan sea food nanti "


Tambah Huno .


** ** **


Suasana rumah sakit siang itu cukup ramai ,keramaian terjadi sedikit berbeda dengan biasanya ,terlihat beberapa pria berjas rapi datang ,mereka satu persatu memasuki aula rapat besar di gedung samping rumah sakit ,para perawat dan dokter saling bebisik mereka mempertanyakan hal yang sama .Ada apa kali ini ,bahkan pemilik yayasan juga hadir tapi air mukanya tak menunjukan kebahagiaan ,saat beberapa perawat menyapanya dia malah acuh dan langsung masuk aula rapat itu .


Semua orang di aula itu adalah orang penting di rumah sakit ini ,mereka terdiri dari pemegang saham, pengurus yayasan dan ada satu orang yang hampir tak pernah hadir tapi sekarang malah duduk paling depan dan langsung berhadapan dengan pemilik yayasan Diamon ini .


"Selamat siang prof Luis ,apa kabar anda ?"


Sapa lelaki tampan yang usianya jauh lebih muda darinya .


"Siang ,seperti yang anda lihat ,saya sehat presdir zi "

__ADS_1


Itu bukan sekedar sapaan biasa ,Huang zi sedang mengukur kepandaian lawan bicaranya .Dan dia senang sepertinya rencana nya akan berhasil .


__ADS_2