11:30

11:30
Waktu yang berlalu


__ADS_3

Tak terasa sudah di penghujung tahun lagi ,waktu memang lebih cepat berlalu ketika kita semakin dewasa ,dan dia akan lebih cepat lagi ketika kita bahagia .Rasa lelah dan penat memenuhi kepala dan badan nya ,Lura baru saja keluar gedung rumah sakit tiga hari belakangan ini unit gawat darurat kebanjiran pasien,dia bahkan tak sempat pulang .Seperti biasa di penghujung tahun pasti banyak sekali kecelakaan terjadi ,matanya sudah pedih dia mengantuk sekali sekarang sudah pukul 10:00 malam dan taksi belum juga ada yang lewat ,udara malam yang semakin dingin membuat nya tambah mengeratkan jaket tebal nya .Sebuah mobil berhenti di depan nya ,si pengemudi tersenyum melihat Lura yang sudah setengah sadar saking kelelahan nya,dia berdiri sendirian di pinggir jalan gedung rumah sakit .


"Hai cantik mau ikut tidak ?"


Lura seketika tersenyum melihat lelaki itu ,bagai mana bisa Charli sekarang di hadapan nya padahal pas tadi mereka berbicara di telpon dia masih ada di studio.


"Mau ke mana ,kamu mengajak ku ?"


Dia mencoba membalas candaan Charli .


"Kamu mau ke mana ke ujung dunia pun akan ku antar "


"Haha dasar ,kaka kenapa menjemput ku ?,katanya di studio "


Lura berjalan mendekati mobil Charli kemudian masuk dan duduk di samping nya,Charli juga sudah membelikan nya kopi latte panas kesukaan nya .Dia sepertinya langsung ke mari setelah mereka bicara lewat telpon tadi.


"Aku tau kamu pasti mau pulang malam-malam begini ,bahaya nanti kalau ada yang nyulik gimana ?"


"Akhh benar seharusnya aku tak pulang malam begini ,aku baru sadar sekarang sedang di culik "


"Hahaha aku nyulik kamu ?"


Charli mencubit pipi Lura ,hubungan yang awalnya hanya sandiwara kini berubah menjadi hangat dan manis .Lura tak menyesal telah menerima Charli kembali .Mereka tak pulang ke apartemen tapi ke studio Charli ,Lura kaget melihat isi studio yang sudah jauh berbeda ,tiga hari lalu masih terlihat berantakan ,sekarang semuanya sudah lumayan rapih bahkan ada meja dan sofa .Apa Charli yang melakukan semua nya .Lura langsung duduk di sofa ruangan itu sementara Charli kembali sibuk dengan pekerjaan nya ,dia sengaja mengajak Lura ke studio nya karna memang pekerjaan nya belum selesai. Charli sedang merakit komputer dan beberapa alat musik lain nya ,sementara itu Lura sedang makan sandwich yang tadi mereka beli di perjalanan ke mari .


"Kaka tidak lapar ?,lebih baik makan dulu "


"Sebentar lagi Lu ini tanggung "


Lura baru sadar ternyata Charli memakai kupluk buatan nya ,berarti dia telah mengambil nya saat dia terdampar waktu itu .


"Kaka suka itu ?"

__ADS_1


"Apa ?"


Lura menunjuk ke arah kepala Charli .


"Ahh ini ,iya aku suka ini hangat dan nyaman ,terimakasih "


"Syukurlah "


Beberapa saat kemudian suasana menjadi hening hanya terdengar bunyi gunting dan obeng yang sedang dia gunakan ,tapi kemudian Charli merasa aneh karna Lura tak mengajak nya bicara kembali .Dia menaruh semua alat kerjanya dan berjalan ke arah sofa tempat Lura duduk .Pantas saja dia tak bersuara ternyata Lura sudah tidur ,dia pasti sangat lelah setelah kerja apalagi dia tak pulang tiga hari ini .Charli mengambil selimut yang biasa dia gunakan jika menginap di sana, kemudian menyelimutkan nya pada Lura .Setelah itu dia lantas berjongkok di samping nya dan perlahan mencium kening gadis yang kini sangat di cintainya itu .


"Hmmmmm kaka "


Lura terusik ciuman tadi membangunkan nya dia melihat Charli yang kini di dekatnya .


"Ahh maaf aku membangunkan mu "


"Tidak apa-apa ,apa sudah selesai ?"


"Sedikit lagi tapi bisa di selesaikan besok ,sebaiknya kita pulang aku juga sudah mengantuk "


"Apakah ini sangat melelahkan ?"


"Tentu saja aku lelah tapi aku merasa senang sekarang ,karna punya tujuan "


Dia bangkit kemudian memeluk Charli erat ,dia tau Charli telah berusaha keras selama ini dia ingin Charli berhasil dalam usaha nya .


"Jangan patah semangat ,jika semuanya terasa sulit kaka bisa datang padaku "


Charli membalas pelukan itu sama erat nya ,hal ini yang dia butuhkan ,kehangatan dan ketulusan orang di dekat nya .Dan ini lebih baik karna orang itu adalah Lura gadis yang di cintai nya .


Malam itu terasa sangat singkat untuk mereka berdua ,kebahagiaan akan selalu terasa cepat berlalu .Lura kini sedang memasak dia membuat samgyetang untuk Charli ,di cuaca sedingin ini hidangan ini yang paling pas untuk nya ,apalagi dia sangat butuh makanan ber gizi setelah semua kerja kerasnya .Sejak pagi Lura sudah pergi ke super market dia belanja semua kebutuhan dapur ,sementara itu Charli masih tidur di kamar nya ,entah kenapa dia sangat suka sekali menginap di kamar Lura ,mungkin karna aroma tubuh Lura yang bisa membuat nya tenang .

__ADS_1


"Kamu masak apa Lu ?"


"Kaka sudah bangun ,aku masak samgyetang ,sup ayam gingseng katanya baik untuk stamina "


"Wahhh benarkah "


Charli yang masih setengah tidur langsung memburu dapur dan mendekati Lura yang sedang memasak,aroma dari pasakan membuat nafsu makan nya bangkit ,rambutnya masih berantakan matanya juga masih setengah terbuka ,Lura tersenyum melihat tingkah Charli yang menggemaskan .


"Mau coba kuah nya ?"


Charli langsung mengangguk semangat ,Lura langsung menyendok kuah nya kemudian meniup nya dan menyuapi Charli .


"Bagi mana ?"


"Wahh enak ,masih lama tidak aku lapar ? "


"Masih belum matang ,kaka mending mandi dulu sana "


"Yahh "


Ini rutinitas yang baru bagi Charli ,dia tak pernah membayangkan akan bertemu dan jatuh cinta pada seorang wanita ,bagai mana jadinya jika dia tetap bersama Been .Tapi meskipun begitu dia juga ingin Been bahagia sama seperinya dengan siapapun pilihan nya .


** ** **


"Aku tak punya uang sebanyak itu San ,bukan nya aku tak mau membantu mu tapi uang sebanyak itu aku tak punya ,apa aku harus bersumpah "


"Apa kau sudah tak mencintai ku ?,aku bisa saja menghancurkan karir mu Been "


"Apa maksud mu San ?"


"Tutttt"

__ADS_1


Sambungan telpon itu terputus ,Been menghela nafas panjang nya .Kenapa akhir-akhir ini Sano bertingkah aneh untuk apa dia meminjam uang sebanyak itu ,dia lelah dengan semuanya Sano kini kasar padanya .


Sano adalah cinta pertama Been, dia juga lelaki yang bersama nya di foto itu .Mereka tak pernah putus dan tak pernah menyebut kedekatan keduanya sebuah hubungan ,Been mencintai lelaki itu tapi rasa cinta nya sangat berbeda dengan Charli ,setelah Been kehilangannya dia sadar Charli 100 kali lebih baik dari pada Sano ,dia sangat menyesal telah berbuat jahat pada Charli dan memintanya mendekati Lura .Harusnya dia tak pernah berhubungan lagi dengan Sano .


__ADS_2