
Jika mencintai mu adalah dosa bisakah aku melakukan dosa itu selamanya .Aku berdosa pada Tuhan karna melawan kodrat ku sebagai seorang lelaki ,mencintai dia yang sama seprti ku .Aku selalu ingin lari dari dunia ku ,mencoba menjadi orang normal ,sama seperti merek yang selalu mencaci ku ,tapi saat ku coba ,hatiku tak menerima nya .Jika mencintai mu adalah sebuah kesalahan hukum lah aku kapan saja , karna aku tak bisa berhenti untuk terus mencintai nya .Hatiku tak bisa berhenti untuk berdebar hanya dengan melihat senyum nya .Dan hatiku tak bisa untuk tak cemburu saat melihatnya kini mencintai seorang gadis .
Setelah mendengar Been bicara seperti itu Lura hanya diam bahkan dia tak menyadari Been sudah keluar dari dalam mobil .Been harus berjalan menyebrang untuk sampai ke gedung apartemen nya ,dia sudah melihat kanan kiri jalan dan memaastikan tak ada kendaraan yang akan lewat .Been berjalan dengan pikiran kosong dan saat itu sebuah mobil hitam melaju kencang ,Been tak sempat menghindar dan langsung tertabrak ,tubuh nya terpental beberapa meter dan berguling di jalan beton kemudian terkapar di sana .nafasnya tersenggal seluruh tubuh nya tak bisa di gerakan bahkan suara nya juga tak bisa di ucapkan ,hingga sesaat kemudian dia melihat Lura berlalri ke arah nya dan semuanya gelap .
"Kak Been !!"
Lura langsung memeriksa keadaan Been ,kepala nya banyak mengeluarkan darah luka nya sangat parah ,dia membuka kemeja yang di kenakan nya dan membalut luka Been dengan hati-hati ,kemudian menelpon ambulans ,denyut nadi Been semakin melemah bahkan dia hampir tak bernafas ,dengan cekatan Lura langsung menekan area dada Been melakukan CPR hingga ambulans kemudian datang .
"Kepala nya terbentur saat terpental tadi ,aku sudah melakukan CPR selama 5 menit "
"Dokter Lura ,kenapa bisa ada di sini ?"
Tim yang membawa ambulans itu dari rumah sakit diamon dan sudah pasti mengenal Lura .
"Iya cepat kita bawa dia ,jangan buang-buang waktu "
Keadaan Been sangat buruk bisa saja luka itu menyebabkan pendarahan di otak nya ,jika sudah begitu akan sangat sulit menyelamatkan nya .Lura terus menggenggam tangan Been dia berharap kondisi Been tak seburuk perkiraan nya .Tak butuh waktu lama untuk sampai di rumah sakit ,Lura dan tim ambulans tadi langsung membawa Been ke unit gawat darurat ,semua tenaga medis di sana kaget karna melihat selebritis yang tengan populer itu terbaring di ranjang dengan luka di kepala nya ,di tambah lagi di sana ada Lura yang turun bersamaan dengan nya ,dia bahkan hanya menggunakan tenk top .Suster Jasmin yang melihat itu langsung berlari ke ruangan Lura dan mengambil jas nya .
"Apa yang terjadi ,kenapa Been bisa sampai begitu "
Jasmin bertanya sambil menyerahkan jas putih itu pada Lura .
"Siapkan ruang oprasi ,aku sudah melihat hasil CT-Scan nya ,dan ini tak bagus ada pendarahan di otak "
Jasmin tak bertanya lagi dia langsung berlalri untuk melaksanakan perintah Lura .Setelah itu Lura langsung menghubungi Charli .
"Kak "
__ADS_1
"Hallo Lu kenapa kamu belum pulang ?"
"Aku di rumah sakit sekarang "
"Ahh apa ada panggilan darurat ?"
"Kak Been di tabrak orang ,keadaan nya keritis dia harus segera di oprasi ,aku yang akan melakukan nya datang lah ke sini beri tahu yang lain dan keluarga nya "
"Apa !! ,kamu tak apa-apa kan Lu ?"
"Aku baik-baik saja kak ,aku harus segera masuk ruang oprasi sekarang "
Charli masih memproses semua ucapan Lura dalam pikiran nya dia kaget dan juga takut ,semua hal bisa saja terjadi pada Been saat ini, dia takut Been pergi dengan keadaan seperti ini ,saat dia belum menemukan kebahagian nya .Lalu setelah sadar Charli langsung menghubungi Dori dan CEO agensi nya kemudian segera pergi ke rumah sakit .Saat menerima panggilan itu Charli sedang menunggu di apartemen Lura ,dia khawatir karna ini sudah larut malam dan Lura belum juga kembali .Charli memacu mobil nya dengan kecepatan tinggi dan dengan cepat sampai di rumah sakit ,dia langsung menuju unit gawat darurat dan bertanya pada resepsiois di bagaian depan ruangan itu .
"Sus ,pasien yang baru masuk bernama Been bagai mana sekarang "
"Bagai mana bisa ini terjadi ,bagai mana kejadian nya ?"
CEO langsung bertanya pada Charli ,dia juga tak tau apa yang sebenarnya terjadi .
"Dia baru pulang dari studio ku di antar Lura ,aku tak tau detail nya bagai mana "
"Lura siapa ?,mana orang nya kita harus lapor polisi dan minta dia jadi saksi "
"Lura di dalam dia sedang mengoprasi Been"
CEO dan yang lain nya langsung mandang ke arah monitor itu ,dia masih bingung kenapa seorang dokter bisa bersama Been saat itu .
__ADS_1
"Dia kekasih ku pak ,aku menyuruhnya mengantarkan Been karna jika aku yang mengantar nya gosip itu akan bertambah buruk "
Sementara itu CEO cukup diam dengan penjelasan singkat Charli ,dia akan menunggu sampai oprasi selesai dan langsung bertanya lada Lura .
"Semoga Been tak apa-apa "
Waktu terus berjalan lambat ,oprasi itu masih berlangsung bahkan saat ini sudah 5 jam berlalu ,semua orang harap-harap cemas dengan keadaan Been .Charli duduk di antara Dori dan Huno ,mereka semua tampak sudah sangat kelelahan dan ini sudah hampir subuh .Charli terus memandang ke arah pintu ruang oprasi dia juga khawatir pada Lura ,apa dia baik-baik saja mengoprasi sampai berjam-jam lama nya dia juga pasti sangat kelelahan .Lampu merah di monitor berubah menjadi hijau itu tanda oprasi telah selesai di lakukan ,pintu ruangan itu terbuka dan beberapa orang yang masih menggunakan jubah oprasi lengkap dengan masker keluar dari sana ,semua orang yang menunggu langsung mendekati mereka dan hanya satu orang yang tinggal ,dia membuka masker yang di kenakan nya ,wajah cantik nya yang sudah pucat pasi langsung terlihat .
"Dok bagai mana keadaan Been? "
CEO yang pertama bertanya pada Lura .
"Bagai mana Lu ? "
Tambah Charli dan Dori bersamaan.
"Oprasi nya berhasil ,pendarahan itu sudah bisa di tangani ,dua tulang rusuknya patah dan juga bahu kiri nya cidera ,luka di bagian lain mungkin akan cepat pulih tapi luka di kepala nya aku tak bisa menjamin lama atau sebentar peroses pemulihan nya "
Dori tampak prustasi dia langsung berjongkok dan memegangi kepala nya .
"Kak Been sementara ini akan di pantau terus di ruang rawat intensif ,sampai dia melewati masa keritis nya "
"Bagai mana ini terjadi Lu ,apa kamu juga terluka bagai mana keadaan mu ?"
Charli langsung menggenggam jemari Lura ,dia juga khawatir pada nya .
"Aku baik-baik saja kak ,1930 Z itu plat nomor mobil yang menabrak Kak Been ,seperti nya dia sengaja di tabrak ,sebaiknya kalian segera lapor polisi "
__ADS_1
Lura mengajak Charli dan yang lain nya untuk berbicara di ruangan nya sambil mereka istirahat ,Charli terus menggenggam jemari Lura dia tak peduli meskipun CEO terus menatap nya dengan tajam .