11:30

11:30
Kesalahan


__ADS_3

Malam itu waktu berjalan seakan lambat ,Jhosep keluar dari kamar Lura ,dia sekarang sudah tidur setelah di suntikan obat. Lura tak banyak bicara setelah tangisan nya reda, dia juga tak bercerita tentang apa yang terjadi pada nya dan Charli ,Jhosep tak bisa memaksanya untuk bercerita Lura bukan tipe orang yang akan langsung terbuka .Ini sudah sangat larut malam dia tak bisa menginap di sini karna besok pagi harus ke rumah sakit ,Jhosep sekali lagi mengecek keadaan Lura dia tertidur karna pengaruh obat itu ,dengan hati-hati dia menyelimuti nya .


"Hmm andai aku yang jadi pria itu "


Gumam nya ,jari tangan nya menyeka air mata yang tersisa di pipi Lura, setelah itu Jhosep benar-benar keluar dari apartemen nya ,dia berjalan menuju lift apartemen tapi tiba-tiba seseorang menarik bahu nya ,Jhosep berbalik dan ternyata itu Charli ,sepertinya dia sengaja menunggu Jhosep keluar dari apartemen Lura .


"Ada apa ?"


Tanya Jhosep malas .


"Ada apa kau bilang ?,kau semalaman di apartemen kekasih ku ,aku tau kau sahabatnya tapi jaga sikap mu "


Jhosep tersenyum sinis menanggapi pernyataan Charli ,dia muak dengan lelaki itu kenapa Lura sangat mencintai nya .


"Aku memang sebatas sahabat untuk nya ,tapi setidaknya aku tak pernah membuatnya menangis ,aku tak tau apa yang telah kau lakukan pada nya ,tapi jika kau tak bisa menjaga nya lepaskan dia jangan terus kau sakiti "


Ternyata benar dugaan nya Lura pasti melihat semuanya ,apa yang harus dia jelaskan kali ini .Charli hanya terdiam dia tak tau harus apa .


"Aku tak bisa melepasnya ,aku sangat mencintai nya ,ku harap kau tak menggunakan sekempatan ini untuk mendapatkan nya .Lura pasti salah paham aku akan menjelaskan nya "


Jhosep mengusap mukanya kasar ,dia benar-benar egois .Jhosep tau Charli seperti apa dia tau hubungan nya dulu dengan Been .


"Kau egois sekali ,jika kau tak mau melepasnya setidak nya jaga dia baik-baik .Bahkan kau mungkin tak tau Lura sedang sakit ,kau tak tau kan dia akan segera di oprasi "


"Dia sakit ?,kenapa harus di oprasi apa sakit nya parah "


Jhosep berlalu meninggalkan Charli ,tapi Charli menarik kembali tubuh nya dan saat itu lah Jhosep melampiaskan kemarahan nya ,dengan sekuat tenaga dia meninju wajah Charli membuatnya terkapar di lantai seketika .Dia benar-benar ingin melakukan ini sejak lama .

__ADS_1


"Apa yang kau tau sebagai kekasihnya ,jangan ganggu dia malam ini dia sedang istirahat jika kau mau menanyakan hal itu "


Sudut bibirnya berdarah Charli meringis sambil mengelap tetesan darah itu dengan punggung tanga nya ,Jhosep benar-benar pergi saat itu dan Charli hanya diam tetap duduk di lantai sambil melihat punggung Jhosep yang kini telah masuk lift, dia merasa menjadi orang yang paling bodoh sekarang .


Aku ingin menjadi tempat agar kau tak menangis bahkan saat kau terluka,menjadi tempat agar kau lebih kuat .Aku ingin menjadi tempat agar kau selalu tertawa,tempat kita saling melepas lelah dan hidup bahagia .Tapi pada kenyataan nya aku selalu membuat mu kecewa ,pada kenyataan nya masalalu yang memuakan itu selalu menjadi duri dalam hubungan kita ,aku mencintai mu sangat ,meski aku tau semua kesedihan mu karna ku ,aku masih ingin kau tetap di dekapan ku ,mungkin ini egois hanya saja aku merasa tak bisa hidup jika yang di samping ku bukan dirimu .


Charli berdiri di depan pintu apartemen Lura dia menatap kosong pintu itu ,ada begitu banyak kerinduan dan rasa sesal di hati nya ,semuanya tak seperti yang terlihat .


"Kau benar hubungan kita selama itu rupanya "


Charli masih sibuk dengan baju-baju Been yang dia msukan ke dalam tas ,Been masih mengoceh di samping nya dia bicara omong kosong dan Charli ingin sekali menyadarkan nya .Dia tiba-tiba menarik tangan Charli yang duduk di depan nya dan dengan gerakan cepat dia mencium lembut bibir lelaki itu ,Charli dengan refleks langsung mendorong tubuh Been .


"Apa yang kau lakukan ?"


"Bagai mana ,apa masih ada debaran di hati mu saat aku melakukan itu "


"Cukup Been ,biarkan aku bebas dari dunia itu ,ku akui semula kita hanya memanfaatkan Lura tapi berkat dia aku sadar siapa aku dan apa yang harus aku lakukan ,aku benar-benar mencintai nya ,jadi stop jangan paksa aku masuk kembali ke dunia itu jangan paksa aku untuk muak dengan mu ,aku tak akan memintamu untuk meninggalkan dunia itu jika kau nyaman di dalam nya ,tapi ku mohon jangan ajak aku ,aku sungguh mencintai nya .Kita berteman jangan membuatku menjaga jarak karna sikap mu ini "


Dan akhirnya setelah terjaga semalaman Charli tertidur di sofa ruang tamu nya ,saat pagi datang dan sinar mentari yang menerobos lewat kaca jendela besar apartemen nya menyilaukan mata Charli terbangun ,dia langsung bergegas keluar apartemen nya untuk mencoba menemui Lura kembali dan saat dia membuka pintu apartemen nya Lura telah berdiri di sana .Charli langsung memeluk nya erat .


"Maafkan aku ,semuanya tak seperti yang kamu lihat Lu ,aku bisa jelaskan "


Lura hanya diam dia tak menolak atau membalas pelukan itu .


"Sebaiknya kita bicara di dalam "


Charli melepaskan pelukan nya lalu menarik tangan Lura masuk ke apartemen nya ,dan kini mereka duduk saling berhadapan ,entah apa yang telah terjadi Lura kini malah fokus melihat wajah Charli yang memar ,apa dia bertengkar dengan seseorang ,tangan nya juga terluka apa yang telah terjadi ,dia mungkin sangat marah pada nya tapi rasa cinta di hatinya lebih besar dari itu.Tanpa bicara Lura segera berdiri dan membuka lemari mengambil kotak P3K yang di simpan nya dulu .Charli sempat bingung dengan apa yang Lura lakukan tapi kemudian dia mengerti setelah Lura duduk di samping nya dan mulai mengobati Luka nya .

__ADS_1


"Kamu sakit apa kenapa tak bilang pada ku "


"Tangan ku cedera ,ada saraf terjepit dan harus segera di oprasi "


"Maafkan aku karna tak tau "


Lura dengan telaten mengobati tangan dan muka Charli tapi dia tak bertanya dari mana luka itu berasal .Charli menatap wajah Lura yang sangat dekat dengan wajah nya dia begitu merindukan gadis itu karna sibuk satu minggu ini .


"Kamu bolem marah pada ku atau memukul ku tapi jangan ..."


"Mari kita akhiri "


"Lu ,,tolong jangan katakan itu ,aku dan Been sudah berakhir malam itu dia yang menarik ku karna ingin meyakinkan ku untuk kembali pada nya aku jelas menolak nya karna mencintai mu "


"Aku tak bisa terjebak dalam hubungan ini ,aku tak mau terus di hantui rasa takut dan khawatir .Rasanya aneh entah aku yang jadi orang ke 3 dalam hubungan kaka atau kak Been yng seperti itu .Rasanya aneh mengetahui dia bukan seorang wanita ,rasa yang ku rasakan sekarang membuat ku gila"


"Lu tolong jangan seperti ini "


Charli meraih jemari Lura dan menggenggam nya .


"Aku tak ingin menyerah dengan hubungan kita ,tapi saat semalam aku melihat dan mendengar nya aku sungguh harus menyerah kali ini "


"Itu salah paham Lu ,aku berkata jujur percaya lah "


"Jaga diri kaka baik-baik "


Lura berusaha menahan tangis nya sekuat mungkin dia tak mau melepas Charli dengan menangis dia tak ingin hati nya goyah kali ini ,Lura meninggalkan nya yang masih duduk terpaku .Cinta nya sangat tulus pada lelaki itu ,bahkan saat tadi tatapan mereka beradu Lura hampir luluh dan melupakan semuanya .

__ADS_1


Charli



__ADS_2