
Mungkin Lura tak punya keterampilan dalam hal makeup ,tangan cantik nya lebih terampil ketika memegang pisau bedah dari pada lipstik .Tapi lihatlah usahanya tak sia-sia dengan menonton tutorial sebelum nya di youtube Lura berhasil membuat wajah nya semakin cantik ,dia juga sudah menata rambut panjang nya ,setelah semuanya di rasa cukup Lura kini berdiri di hadapan cermin besar lemari pakaian nya ,dia tersenyum puas dengan hasil kerja kerasnya ,Lura biasanya tak pernah memakai makeup lengkap dia hanya menggunakan pelembap ,bedak tipis ,dan lipblam untuk makeup sehari-harinya ,sekarang demi seorang Charli dia rela membeli makeup tambahan untuk membuat dirinya lebih cantik malam itu .
Dress selutut dengan motif bunga sakura berwarna pink menyatu dengan kulit putih bersihnya ,dia berputar beberapa kali melihat apakah penampilan nya sudah sempurna ,apakah Charli akan senang melihat nya nanti .Lura berharap begitu ,meskipun hujan tangah turun sangat deras malam itu rasanya musim semi belum berakhir di hati Lura dia melangkah kan kaki nya menuju apartemen Charli dengan menenteng cake buatan nya sambil tersenyum cerah .Dia mulai menekan sandi pintu apartemen nya ,begitu masuk kenapa semuanya gelap apa Charli sedang menyiapkan kejutan untuk nya ,hatinya berdebar Lura yakin malam ini akan menjadi malam yang tak terlupakan untuk mereka .Samar-samar Lura mendengar suara dari dalam kamar Charli yang pintu nya sedikit terbuka ,kenapa suara desahan, dengan siapa Charli di sana ,sedang apa Charli di kamar yang gelap itu Lura dengan hati-hati membuka pintu kamar itu dan saat kilat menyambar sinarnya menerangi mereka .Lura membeku apa yang mereka lakukan apa Charli sengaja melakukan nya ,apa mereka sengaja menyakiti nya .
Setelah kejadian itu hatinya selalu sesak bayangan adegan Charli dan Been selalu tergambar di kepalanya dia tak bisa lupa setiap detik adegan yang di lihat nya, kejeniusan nya memang kadang-kadang membuat hidup nya sulit,Lura selalu menepuk-nepuk dadanya berharap sakit itu segera reda .
Gosip itu benar yang di katakan Jhosep juga benar selama ini yang salah adalah dirinya ,dia berharap terlalu tinggi kepada Charli .Lura memejamkan matanya dia ingin pergi sejauh mungkin tapi kemana dia tak punya siapa-siapa ,dia rindu ayah dan ibu nya dia rindu kehangatan keluarga nya ,dia yang haus akan kasih sayang menjadi buta akan cinta Charli yang memang bukan untuk nya .
*** *** ***
Musim gugur sepertinya akan sangat panjang tahun ini ,Lura melihat ke luar dari kaca jendela apartemen nya ,pohon di sepanjang jalan sudah mulai kehilangan daun nya .Dia baru sadar harus membuang sampah yang mulai menumpuk ,dengan malas Lura keluar apartemen nya memangku satu kardus yang berisi sampah yang masih bisa di daur ulang ,tempat penampungan sampah ada di samping gedung dan jalan tercepat ke sana lewat basmen gedung dekat tempat parkir ,dia melirik kanan kirinya berharap tak berpapasan dengan Charli ,dengan langkah cepat Lura ingin segera sampai .
"Brukkkk"
"Awwww"
Seseorang membuka pintu mobil,dan tanpa sengaja mengenai tubuh Lura yang lewat di samping nya ,dia tak menyadari ada lura lewat .
"Akhh maaf apa kamu tidak apa-apa ?"
Orang itu langsung panik begitu sadar ada orang yang terkena pintu mobil nya dia langsung membatu Lura bangun ,Lura tau siapa itu ,dia Dori member DUX yang baru selesai wajib militer hanya dia yang belum bertemu Lura .
"Tidak apa-apa "
__ADS_1
Sebenarnya tangan Lura lumayan ngilu karna terbentur lumayan keras ke lantai ,melihat bawaan nya berantakan Dori dengan baik membereskan nya ,Lura sebenarnya paling mengidolakan Dori dari pada anggota lain tapi dia sudah tak mau berurusan lagi dengan member DUX jadi dia akan pura-pura tak mengenal nya .
"Biar saya yang bawa ,pasti mau di masukan ke tempat sampah kan "
"Tidak usah biar saya sendiri "
"Tidak apa-apa "
Dori langsung melangkah mendahului Lura,Dori adalah memeber DUX yang paling pendiam dia juga tak banyak membuat masalah di grup tapi suara nya sangat bagus mungkin yang paling bagus di antara member lain dan Lura sangat menyukai nya ,dia ingin sekali meminta tanda tangan nya ,tapi dia tak ingin terlibat apapun lagi dengan mereka ,cukup menjadi penggemar biasa saja saat ini .
"Apa tangan mu terluka ,maaf aku kurang hati-hati "
"Akh tidak apa-apa terimakasih telah membantu "
"Tak perlu berterimakasih aku yang salah "
"Sedang apa Dori di sana bersama dokter Lura ?"
Member lain yang mendengar itu langsung mendekati Huno dan ikut memperhatikan mereka dari atas .
Dori sebenarnya sudah mendengar banyak tentang Lura dari Huno dan Minki dia juga tau mereka baru putus dan Dori satu-satunya anggota grup yang tau bagai man hubungan Charli dan Been ,selama berbicara dengan nya Dori sadar betapa cantik nya Lura wajah lembut dan alaminya bisa membuat siapa saja jatuh cinta ,tapi kenapa dia malah terjebak di antara Charli dan Been dalam hubungan yang jelas-jelas akan menyakiti nya .
"Kamu pasti Lura kan ?"
__ADS_1
"Bagai mana kaka tau aku ?"
Dori tersenyum ,Lura adalah bahan gosip Huno akhir-akhir ini dia selalu menelpon nya saat di militer bahkan dia pernah dengan iseng memotret Lura dan mengirimkan foto nya pada Dori ,dan saat mereka putus Huno terdengar sangat bahagia ,kini Dori tau kenapa anak itu menyukai gadis ini dia benar-benar cantik sesuai tipe Huno .
"Aku tau mereka selalu menceritakan semua tentang mu saat aku di militer ,bahkan katanya pasakan mu lebih enak dari buatan ku "
"Benarkah ,akh ?"
Pipi putih Lura tersipu dia sedikit malu ,untuk apa mereka menggosipkan nya .Dori tersenyum lagi gadis di depan nya berhasil membuatnya terkesan bahkan saat pertemuan pertama mereka .
"Aku pikir Charli telah berubah ,ketika aku mendengar dia berkencan dengan seorang wanita itu seperti sebuah mimpi "
"Maksud kaka ?"
"Kamu pasti tau maksud ku ,tapi dia masih sama saja hahhhhh bodoh sekali dia "
Apa maksud perkataan nya barusan ,Lura menyadari satu hal sepertinya Dori sudah tau tentang hubungan nya dengan Been .
Semntara itu di atas balkon apartemen Charli Huno dan Minki sedang heboh ,bagai mana Dori yang dingin bisa terlihat akrab dengan Lura.
"Dua kali dia tersenyum dua kali ,wahhh apa dia mau bersaing dengan ku "
"Bersaing apa ?"
__ADS_1
"Mendapatkan Lura tak apa kan lagian kau sudah putus dengan nya "
Charli dengan repleks memukul bagian belakang kepala Huno ,entah lah dia tak suka mendengar nya dan setelah itu Charli langsung duduk di depan televisi menjauh dari mereka yang masih memerhatikan Dori dan Lura ,