11:30

11:30
Charli yang indah


__ADS_3

Keindahan tak harus berupa pemandangan gunung yang hijau atau lautan luas nan biru ,memandang dia yang sempurna di mata juga sewatu keindahan yang Tuhan ciptakan ,apa dia tak sadar dengan karunia yang di miliki nya ,apa dia tak tau banyak wanita telah memuja nya .Matanya bersinar dengan bulu mata yang lentik , hidung mancung nya berada di antara kedua nya ,di tambah lesung pipit yang timbul saat dia tersenyum dengan bibir tipis nya yang merah alami ,dia pemandangan indah yang bersinar bagai bintang .Rambut nya di cat coklat mencolok, yang entah kenapa masih terlihat sangat menyatu alami dengan ketampanan nya ,lengan kekar nya membuka lembar demi lembar katalog di depan nya ,saat dia menatap nya dadanya bergemuruh dia keindahan Tuhan yang mungkin bisa di miliki .


"Menurut ku warna alami, hijau muda, kuning muda, dan biru muda akan sangat menyatu dengan konsep yang telah kita pilih ,bagai mana jika kita pilih yang ini "


Falery hari ini memakai dres selutut warna hijau ,dia sangat cantik dengan kulit putih mulus nya yang bersinar .Saat pemandangan yang di tatap nya berbicara dia sedikit tersentak ,Charli kini tengah menatap nya ,mereka sedang mendiskusikan masalah properti untuk syuting hari itu .


"Ahh iya ,maaf aku melamun "


"Apa ada masalah dengan konsep yang kita pilih ?"


"Tidak aku sangat menyukai nya "


Dia menekat kata suka itu sambil menatap Charli yang duduk di depan nya ,anggota tim lain sedang sibuk mengatur set lokasi yang akan di gunakan ,Falery tak akan menyia-nyiakan kesempatan ini ,dia ingin lebih dekat dengan nya .


"Akh syukurlah "


"Charli boleh aku bertanya sesewatu mungkin ini di luar pekerjaan kita ?"


"Silahkan ,apa ada masalah ?"


"Tidak ,aku hanya penasaran ,apa kamu tak ingin berkencan dengan seseorang ,idol generasi mu sudah sewajarnya bila berkencan ,fans tak akan terlalu mempermasalahkan nya,aku selalu memperhatikan mu dan ku lihat tak pernah ada berita tentang kencan mu "


Charli tersenyum mendengar pertanyaan itu ,hubungan nya dengan Lura memang tak pernah ter endus media .Falery yang melihat nya ,berpikir Charli mungkin tertarik pada nya ,Charli tersenyum manis sambil menatap nya .


"Bagai mana tipe idela mu ?"


"Emmmmm tipe idela ?,ku suka perempuan yang cerdas ,baik hati ,lemah lembut ,sederhana ,dan pintar memasak "


Tapi itu bukan dirinya dia tak cerdas sederhana apalagi pintar memasak ,yang dia punya hanya suara yang indah dan penampilan menawan .


"Akhh begitu "


"Dan aku sudah punya pacar "


Falery cukup kaget dengan perkataan Charli barusan sejak kapan dia punya pacar ?, apa dia terlambat ,selama ini Falery terlalu gengsi untuk mendekati Charli yang telah di kagumi nya cukup lama ,dia terlalu yakin bisa dengan mudah meluluhkan hati lelaki mana pun ,termasuk dia  .

__ADS_1


"Akhh benarkah ,apa dia selebritis "


Dia mencoba mengontrol hatinya yang kini semakin panas karna api cemburu dan mencoba bicara setenang mungkin .


"Bukan, dia seorang dokter "


Toh mereka cuma sebatas pacaran kesempatan nya masih terbuka lebar ,dia yakin dengan pesona yang di miliki nya Charli mungkin akan luluh pada akhir nya ,gadis cerdas sederhana itu belum tentu secantik dirinya .


Di hari yang sama ,saat itu Lura sedang berada di ruang direktur ,dia harus memberitahukan masalah nya se segera mungkin agar direktur dapat cepat mendapat pengganti nya ,setelah oprasi nanti dia harus benar-benar mengistirahatkan tangan nya sampai beberapa bulan agar pulih dan normal kembali ,ini lumayan berat Lura tak pernah beristirahat selama itu sebelum nya ,apa dia akan di pecat ,bagai mana hidup nya setelah ini ,pasti tak mudah mendapat pekerjaan kembali .


Lura cukup gelisah dia terus memainkan bolpoin yang di pegang nya ,tak lama kemudian direktur yang saat itu baru selesai rapat akhirnya kembali ke ruangan nya ,Lura langsung berdiri menyambut kedatangan nya .


"Duduk lah kembali dok "


Dia kemudian langsung duduk di kursi sebelah Lura .


"Ada masalah ?"


Lura mengangguk kemudian menarik nafas nya panjang ,sebelum akhirnya bicara .


Lura menyodorkan sepucuk surat dalam amplop putih itu ke depan direktur .


"Kamu sakit ?"


Direktur langsung mengambilnya dan dengan cepat membuka amplop itu .


"Kamu mengalami CTS ,sebaiknya segera lakukan tindakan oprasi dan istirahat sampai keadaan mu pulih kembali "


"Mungkin akan membutuhkan waktu yang cukup lama sampai saya benar-benar pulih ,maka dari itu saya memutuskan untuk mengundurkan diri ,posisi saya tak bisa di kosongkan begitu lama dan dokter pengganti tak bisa selama itu menggantikan saya lebih baik saya benar-benar berhenti dari sini "


"Apa maksud mu ,kamu dokter berharga di rumah sakit ini berapa pun waktu yang di butuhkan untuk kesembuhan mu kami akan beri, asal kamu kembali lagi ke rumah sakit ini "


"Tapi pak mungkin akan lumayan lama "


" jangan permasalhkan hal itu ,cepatlah oprasi dan rawat tangan mu ,aku akan urus semuanya "

__ADS_1


"Apa ini karna kaka saya ?"


"Dokter Lura ,apa saya se begitu bodoh nya membirkan dokter berbakat seperti mu lepas dari rumah sakit ini ,ini bukan semata-mata karna kamu adik pemilik rumah sakit "


"Akh maaf saya pikir ini karna kaka saya "


"Jangan ngaco ,saya akan beri kamu cuti karna sakit saat sudah sembuh nanti kembalilah bekerja "


"Terimakasih pak "


Satu masalah sudah bisa di atasi ,sekarang dia tinggal bicara dengan Charli dan bawahan nya ,sebenarnya Lura tak ingin menambah beban Charli dengan masalah ini tapi dia juga tak bisa terus menyembunyikan nya .Lura mengambil ponsel dari saku jas nya kemudian mulai mencari kontak Charli ,dia akan menelpon nya terlebih dahulu menanyakan apa dia punya waktu untuk bisa bertemu ,sudah seminggu ini mereka tak bertemu ,Charli tak pernah pulang dari studio nya .Telpon nya mulai tersambung ,cukup lama sampai akhirnya dia mengangkat nya .


"Hallo kak ,apa aku mengganggu ?"


"Hallo Lu ,kamu tak akan pernah mengganggu ku ,apa ada masalah ,maaf akhir-akhir ini aku terlalu sibuk sampai tak ada waktu untuk mu "


"Tidak apa-apa aku mengerti ,kaka sudah makan kan ?"


"Sudah baru saja ,kamu sudah ,kamu baik-baik saja kan ?"


"Aku akan makan di kantin ,kak aku ingin menyampaikan sesewatu bisakah kita bertemu ?"


"Benarkan ,pasti telah terjadi sesewatu ada apa ?"


"Tidak aku hanya merindukan kaka "


"Benarkah ,nanti sore aku ke rumah sakit kita pulang sama-sama ya "


"Baiklah ,selamat bekerja kembali "


Charli menarik ponsel nya dari telinga ,dia tau pasti telah terjadi sesewatu ,dia bisa tau hanya dari nada bicara Lura yang tak seperti biasanya .Falery yang duduk tak jauh dari tempat Charli bicara jelas mendengar semuanya ,Charli sangat perhatian dan khawatir pada pacar nya ,apa dia sangat mencintai nya ,dan apa pacar nya itu lebih cantik dari nya .


Charli


__ADS_1


__ADS_2