
Semua perabotan di ruangan itu terkesan minimalis ,warna putih mendominasi hampir seluruh ruangan mungkin hanya ada warna hijau dari tanaman yang sengaja di tanam di dalam pot ,tak ada sesewatu yang menempel di dinding semuanya bersih dan tertata rapih bahkan tak ada satu pun foto yang tertempel di sana .Been kagum dengan kerapihan Lura dia bukan hanya cantik dari luar tapi dari dalam ,pantas saja Charli dengan mudah mencintai nya .Setelah mengatakan bahwa dia lapar Lura tak langsung pergi ke studio dia malah membawa Been ke apartemen nya ,dia ingin memasak sesewatu untuk lelaki cantik mantan pacar kekasih nya itu .
"Kak Been punya alergi ?"
"Tidak hanya saja aku tak suka mentimun "
"Ahhhh sama seperti kak Charli "
Lura mulai memotong sayuran dan memanaskan wajan ,dia akan memasak hidangan yang sederhana agar lebih cepat ,nasi goreng dengan omlet di atasnya dan semangkuk sup rumput laut dengan potongan daging sapi .Tanga lincah dan terampil nya mulai bekerja ,dia sangat handal menggunakan pisau baik itu di dapur atau di ruang oprasi .Been hanya diam memperhatikan semua yang Lura lakukan dia benar-benar gadis baik dan sempurna ,tapi kenapa dia masih memaafkan Charli yang jelas-jelas telah menyakiti nya .
Lura meletakan semua hidangan itu di atas meja bar nya ,dia telah selesai memasak .Been menatap nya tak berkedip semua yang Lura masak terlihat sangat enak .
"Wahh ,seperti nya enak "
"Silahkan di nikmati "
Been menyendok makanan di piring nya ,pasakan sederhana buatan Lura rasa nya sangat enak ,itu membuat Been dengan cepat menghabiskan semua nya hingga Lura tersenyum senang .
Saat Lura sedang membereskan piring bekas makan Been telpon nya berdering Charli menghubungi nya ,ponsel nya dia taruh di meja ruang tamu dan Been ada di sana .
"My love "
Been membaca nama kontak yang Lura beri di nomor itu ,dia tak mengangkat nya atau memberi tahu Lura tentang itu .Kenapa rasanya tak suka, Been tak suka dengan hubungan mereka .Lura yang sempurna mengapa sangat Cocok dengan Charli yang di cintai nya .
"Lu kenapa kamau menerima Charli kembali ,setelah semua yang kami lakukan "
Lura menghentikan tangan nya sebentar saat mencuci piring ,kemudian berbalik melihat Been yang sedang memandang nya dari ruang tamu .
"Karna aku percaya pada nya "
__ADS_1
"Bagai mana jika kami ber pura-pura kembali dan membohongi mu ?"
"Aku percaya kak Charli tak seprti itu ,semua orang berhak mendapat kesempatan ke 2 .Dan lagi aku terlalu mencintai nya"
Terlalu mencintai nya ,Been juga mencintai Charli sama seperti nya .
Di studio, Charli suda menunggu kedatangan mereka ,setelah mendengar cerita Marky dia semakin yakin akan perasaan nya pada Lura .Sudah 2 jam tapi Lura belum juga datang dia mencoba menelpon nya tapi tak di angkat .Dan sesaat kemudian Lura muncul dari balik pintu di ikuti Been ,sesaat semua orang yang sedang sibuk bekerja langsung terdiam dan memandangi Been ,hingga Charli berjalan mendekati Lura dan Been ,dia tersenyum ke arah Lura dan merangkul pundak nya .
"Makasih ya Lu "
Bisik nya ,Been langsung memandang mereka berdua ,kenapa mereka terlihat begitu manis. Charli benar-benar telah berubah .
"Teman-teman ini Been ,Been kenalin mereka semua tim studio ku "
Been membungkuk dia sedikit canggung semua orang di sana hanya diam dan memandangi nya ,apa dia salah datang ke sini .Hingga sesaat kemudian seorang wanita mendekati nya dan mengaku sebagai fans nya ,kemudian semua orang malah rebutan ingin berfoto dengan nya .Mereka mengaku kaget begitu melihat Been semua orang di sana adalah fans nya .
"Aku sangat suka sekali dengan karakter suara mu Been ,bagai mana jika kita berkolaborasi .Charli ajak Been bergabung dengan studio kita "
"Jangan ajak aku ,kalian tau kan bagai mana kabar ku akhir-akhir ini .Nanti chanel kalian akan kehilangan banyak pengikut karna ku "
"Been kau tau kita hanya membuat musik bukan mengumpulkan penggemar ,jadi jangan terbebani dengan orang yang tak menerima diri mu .Kami semua tau suara mu sangat luar biasa "
Mereka menyambutnya dengan baik ,Lura benar masih banyak orang baik dan normal di dunia ini ,masih banyak yang menerima dirinya apa adanya .Jika dia memilih menyerah dan berhenti yang akan menyesal adalah dirinya sendiri ,mereka yang tak menerima nya akan menang dan senang .Seharian itu Been dan anggota studio Charli banyak membahas tentang musik kehadiran nya membuat suasana di studio semakin ramai ,semua masalah yang sedang di hadapi seolah lenyap dari kepala nya ,Been senang bisa bertemu dengan orang-orang baik ,tapi ada satu yang mengusik nya dia tak nyaman melihat kedekatan Charli dan Lura ,mereka sedang bermain gitar tepat nya Charli sedang mengajari Lura .Lihatlah bagai mana cara Charli memandang Lura tatapan mata itu sama sekali tak pernah d lihat nya bahkan ketika mereka bersama dulu .
"Serasi kan ?"
Been tersentak ,Sita tiba -tiba sudah duduk di samping nya .
"Aku baru pertama kali melihat Charli begitu mencintai seseorang ,dia tak pernah pacaran kan sebelum nya ?"
__ADS_1
"Ahh kurasa pernah "
"Benarkah ,dengan siapa ?"
"Rahasia hehe"
Waktu terus berlalu tanpa terasa ,sekarang sudah malam dan Lura sedang mengantar Been kembali ke apartemen nya .Tak ada kata yang terucap dari kedua nya suasana entah kenapa menjadi canggung dan kaku ,Been sebenarnya sangat cemburu pada Lura apalagi saat tadi sebelum mereka berangkat Charli mencium kening gadis itu dan memeluk nya .Dia tipe orang yang tak bisa menyembunyikan perasaan nya jika tak menyukai sesewatu Been akan dengan mudah menunjukan nya dengan ekspresi di wajah nya .Hingga tak terasa mereka sudah dekat dengan gedung apartemen .
"Lu aku akan turun di depan gedung saja ,sudah tak ada orang yang berkerumun di sana "
"Ahh biar aku antar saja kak sampai ke dalam "
"Tidak usah aku sudah banyak merepotkan mu ,nanti akan susah untuk memutar balik nya "
Dan akhirnya Lura memberhentikan mobil nya di depan gedung ,Been tak langsung turun dia diam sebentar sepertinya ada sesewatu yang ingin di katakan .
"Terimakasih atas semua nya ,dan juga maaf "
Lura langsung memandang Been ,dia tak mengerti dengan kata maaf yang Been ucapkan .
"Maaf karna aku cemburu pada mu ,maaf karna aku juga masih mencintai Charli "
Lura mengangguk ,perasaan seseorang memang tak bisa di kendalikan .
"Tidak apa-apa ,sangat wajar jika kaka seperti itu "
"Kamu gadis baik Lu ,andai saja bukan kamu gadis yang Charli cintai mungkin aku akan dengan mudah merebut nya "
Setelah mengatakan itu Been turun dari mobil ,Lura hanya terdiam dia tak tau harus menjawab apa .Apa dia harus senang dengan ucapan Been barusan atau khawatir .Been masih menginginkan Charli Lura tau itu, dia hanya pura-pura tak tau dan mencoba bersikap biasa saja .Dan seharusnya dia tak mengajak Been hari ini .
__ADS_1
"GUBRUKKKKKK"
Lura tersentak dari lamunan nya ,dia menoleh ke arah sumber suara itu dan melihat Been sudah terkapar di jalan dengan bersimbah darah ,mobil yang menabrak nya barusan langsung kabur .Lura langsung keluar dari mobil dan berlalri mendekati tubuh Been .