11:30

11:30
Bumerang


__ADS_3

** ** **


Petikan senar gitar membuat melodi indah mengalun terdengar di seluruh ruangan ,kata-kata puitis terangkai menjadi bait lirik lagu yang menyentuh .Dalam suasana hangat di musim dingin yang masih membekukan, momen manis itu tak akan bisa terulang .Charli mencoba memainkan lagu barunya ,sementara Lura sedang sibuk di depan laptop ,ini hari libur nya tapi dia tak bisa benar-benar libur kerja ,baru saja bawahan nya meminta data rekap medis salah satu pasien dan harus segera di kirim lewat email .Lantunan lagu yang Charli mainkan membuat perasaan nya bahagia ,Charli sangat berbakat dia pandai membuat lagu yang indah seprti itu dengan suara berat nya yang lembut .Sesekali Lura melirik ke arah kekasih nya yang duduk di sofa tepat di samping nya sedangkan Lura duduk lesehan di lantai berkarpet tebal agar lebih dekat ke meja dan mudah mengatur laptop nya .


"Kemarin aku rapat sama tim baru ku ,membahas lagu ini mereka menyukai nya tapi kita kekurangan penyanyi wanita karna ini lagu duet "


Charli mengajak teman-teman semasa kuliah nya untuk bergabung di studio nya ,mereka akan segera membuat musik video untuk lagu baru nya .Dia sangat bersemangat dan melakukan nya dengan sungguh-sungguh.


"Bukan nya banyak di agensi kaka penyanyi wanita ,kenapa tak meminta tolong pada mereka ?"


"Bayak memang tapi akan sangat sulit dan juga bayaran mereka mahal aku tak sanggup "


Lura tak bisa membantu jika sudah begitu ,dia mana paham urusan musik dan yang lain nya .


"Kalau teman kampus wanita tidak ada ?"


Charli menggeleng sepertinya itu masalah yang lumayan serius .Lura menghela nafas panjang kemudian merenggangkan otot-otot tangan nya yang kaku ,Charli yang gemas langsung memeluk nya dari belakang menegelamkan wajahnya di bahu sempit Lura ,kemudian mencium aroma tubuh nya yang selalu wangi lavender .Lura menggeliat karna kegelian hidung mancung Charli sengaja dia gesekan ke kulit bahu nya .


"Hentikan geli tau "


"Hehe kamu wangi Lu "


**


Galaxi industri ,sebuah perusahaan internasional yang bergerak di bidang properti dan teknologi ,perusahaan yang tadinya berpusat di Rusia kini pindah tempat dan berpusat di Korea ,perusahaan yang banyak cabang nya itu di pimpin oleh satu CEO yang mengendalikan semua cabang dari kantor pusat .Pendapatan per bulan perusahaan bukan main banyak nya, menjadikan pemimpin perusahaan itu sebagai salah satu orang terkaya di dunia .Semua CEO yang pernah menjabat terkenal misterius, identitas mereka jarang di ketahui orang .Perusahaan itu juga kerap melakukan hal-hal ilegal dan banyak melakukan perdagangan di pasar gelap ,menyelundupkan berbagai macam barang bahkan obat terlarang .

__ADS_1


Huang zi imanuel ,dia CEO yang telah menjabat tiga tahun di perusahaan ,dia sangat terkenal karna paling sadis di banding pemimpin terdahulu nya ,dia tak akan mengampuni seseorang yang mencoba mengusik nya .


"Pak ,ini bukti penggelapan dana di Paris total nya sampai 100 juta dolar "


"Kau sudah temukan orang nya ?"


"Sudah pak ,dia berjanji akan mengembalikan nya petang nanti "


"Jika tidak ?"


"Kami akan eksekusi dan mengambil semua aset yang dia miliki "


"Kerjakan !! "


"Dasar marah nya tak pernah berubah dari dulu "


** **


Seseorang terus memencet bel di pintu apartemen nya ,Been sudah tau itu siapa tapi dia takut untuk membuka nya .Kemarin Sano juga datang dan memaksanya untuk memberi dia uang dengan nominal tak sedikit ,Been dengan baik-baik bertanya untuk apa tapi dia malah marah-marah dan memukul nya .Pipinya masih lebam padahal besok dia ada jadwal manggung dan Sano terus mengganggu nya bahkan dia mengancam nya dengan kata-kata yang kejam .


"Bagai mana jika fans mu tau bahwa kau seorang gay ,kau tak mau kan karir mu hancur ,jadi tolong pinjami aku uang aku janji akan membayar nya "


"Aku tanya untuk apa uang itu ,tak ada guna nya mengancam ku lagian aku tak punya uang sebanyak itu "


Sano mencengkram kemeja Been dan mendorong nya hingga tersudut di dinding ,Been kaget dengan yang di lakukan nya kenapa Sano yang manis bisa berubah menjadi kasar begini .

__ADS_1


"Jual saja semuanya atau kau akan hancur "


Been mendorong tubuh Sano kemudian menampar nya ,apa dia sudah gila berkata begitu ,apa yang membuatnya membutuhkan banyak uang .Tapi kemudian Sano bangkit dan langsung meninju wajah Been hingga berbekas merah di kulit putih nya ,Been sangat takut dia terus memegangi pipinya dia ingin memberitahu Charli tentang hal ini karna hanya dia yang tau jati dirinya, tapi Been sadar dia malu untuk melakukan nya .


Semuanya terasa gelap sekarang, apa yang di lakukan nya bagai bumerang yang kembali untuk menyerang nya ,di saat Charli telah bahagia Been sadar kini karma itu tengah di alami nya ,dia terisak sendiri bahkan hingga tengah malam tak bisa sedikit pun kantuk menghampirinya ,berbotol-botol minuman beralkohol berserakan di ruangan itu dan Been meringkuk sendiri di sudut kursi, lalu akhirnya alhkohol itu berhasil membuatnya tertidur .


Di tempat berbeda Lura sedang membereskan beberapa piring di dapur ,dia baru selesai makan dan mencuci piring nya,Charli sejak sore tadi sudah ke studio dia menjadi lebih sibuk sekarang .Airphon terpasang di kedua telinga nya Lura bersenandung kecil mengikuti lagu yang di dengar nya ,mencuci piring adalah obat mujarab untuk meredakan stres nya saat pulang kerja .


"Akh akhirnya selesai "


Lura mengelap tangan basah nya ,kemudian membuka airphon di telinga nya dan berbalik hendak masuk kamar .


"Ya Tuhannn ,kapan kaka pulang ? "


Charli sudah ada di bekang nya dia mematung memandangi nya dengan mata yang melotot ,membuat Lura kaget .


"Ada apa ?"


"Kenapa kamu gak bilang ?"


"Bilang apa ?"


"Kamu bisa bernyanyi ,suara mu bagus sekali Lu "


Jadi Charli mendegar semua nyanyian ngawur nya dari tadi ,Lura hanya melakukan itu karna bosan .Bagus dari sisi mana nya bahkan dia tak mengerti nada ,dia asal-asalan bernyanyi .

__ADS_1


__ADS_2