
Cinta yang dulu ku miliki hanya sebuah patamorgana ,semakin ku mengejarnya dia semakin jauh ,dan saat ku berhasil mendapatkan nya dia tak labih hanya ilusi semata .Tak ada cinta tanpa perbedaan, jika ada itu hanya sebuah keegoisan ,awalnya ku memilih patamorgana itu mengabaikan oasis yang dapat menyelamatkan hidup ku ,hingga aku mati kehausan bersama ilusi yang tak pernah ada .Kita sama dan itu masalah nya ,dalam baris waktu saat kita berasama aku menyadari satu hal,kita tak pernah saling menyakini bahwa yang kita punya itu cinta ,kebahagiaan cinta yang kita dapat hanya membuat lubang kekosongan di hatiku semakin lebar .Aku tak tau sebabnya ,aku menyesal tak menyadarinya lebih awal ,dan aku lebih menyesal karna tak bisa membuat mu sadar seperti ku .
**
Saat membereskan barang yang baru di bawa nya ke studio, Charli tak sengaja menemukan sebuah album foto yang berisi kenangan dirinya dengan Been ,album itu terselip di antara buku-buku yang hendak di tata nya. Dia membuka lembar demi lembar album itu dengan perasaan yang sulit di jelas kan ,ada rasa sedih senang dan menyesl .Banyak kenangan manis antara dia dan Been yang kini berubah menjadi sebuah pertanyaan besar ,kenapa dulu dia seperti itu ?,apa yang membuatnya begitu percaya perasaan itu .Mungkinkah karna mereka berdua sama-sama kesepian dan lelah ,Charli mengusap foto yang sudah berdebu .Dia tak membenci Been dia ingin Been hidup normal sama seprti nya sekarang ,dia ingin Been setidak nya meminta bantuan nya untuk itu .
"Kau sedang apa ?"
Charli tersentak dari lamunan nya ,Dori tiba-tiba sudah ada di belakang nya ,dia sampai tak sadar dengan kedatangan Dori .
"Akh aku sedang beres-beres ,sejak kapan kau sampai ?"
"Baru saja "
Dori melirik album yang sedang Charli pegang ,dia melihat isi nya sekilas itu berisi foto kenangan Charli dan Been .
"Sebaiknya kau sembunyikan itu atau berikan pada ku ,bagai mana jika Lura tau dia bisa salah paham "
"Maksud mu "
"Aku sudah tau semuanya ,tentang mu dan Been "
Bagai mana bisa dan sejak kapan ,Charli membeku Dori memang sangat peka tapi Charli tak menyangka dia bisa mengetahui hubungan yang sudah dengan susah payah di sembunyikan nya .
"Aku tau sudah lama ,itu hak kalian menjalani nya tapi jika boleh jujur aku tak suka ,dan untung nya kau sudah sadar sekarang .Aku harap Been juga menemukan seorang wanita yang bisa menerima nya dan di cintai nya "
Dori kemudian mengambil album yang sedang di pegang Charli dan memasukan nya ke tas yang di bawa nya .Tak ada untung nya mengenang masa lalu ,Dori berharap Charli bisa belajar dari itu dan hidup dengan normal sekarang .
"Kenapa kau diam saja jika tau ?"
"Sudah ku bilang itu hak kalian ,selama kalian sembunyi-sembunyi aku juga akan diam ,bagai mana perasaan mu sekarang setelah bersama Lura "
"Hatiku lebih tenang dan bahagia ,bersama Been juga aku bahagia tapi selalu ada yang kosong dan mengganjal di hati ku "
__ADS_1
"Ya karna itu tak benar "
"Kau memang leader yang luar biasa "
"Aku tau ,sudah buatkan aku kopi sana "
Charli menyesal telah memuji nya ,dia mengerucutkan bibirnya dan dengan malas pergi ke dapur studio mebuat secangkir kopi untuk tamu sepesial nya hari itu .
Saat jam makan siang Direktur meminta Lura untuk makan bersama di ruangan nya ,Lura akhirnya tau kenapa dia sangat baik akhir-akhir ini ,ini semua karna kaka nya yang sekarang menjadi pimpina yayasan sekaligus pemilik rumah sakit ini .Lura sebenarnya malas mengiya kan ajakan nya ,tapi dia sudah memintanya beberapa kali dan sekarang dia sudah kehabisan alasan untuk menolak nya .Lura mengetuk pintu ruangan itu beberapa kali sebelum akhirnya direktur sendiri yang membuka nya .
"Akh dokter Lura ,silahkan masuk "
Lura langsung masuk ruangan itu ,pandangan nya langsung mengarah pada hidangan yang terdapat di meja .
"Sebenarnya saya ingin mengajak dokter makan di luar ,tapi karna dokter selalu sibuk jadi saya mempersiapkan nya di ruangan saya "
"Trimakasih ,seharusnya Direktur tak perlu repot-repot begini "
Hidangan mewah dan lezat ada di hadapan nya tapi Lura sama sekali tak berselera makan siang itu ,dia tau ada maksud tersembunyi di balik sikap baik nya ini .Lura akhirnya makan dia hanya ingin cepat keluar dari ruangan itu .
"Lura ,apa saya bisa memanggil dengan nama seprti itu ?"
"Akh silahkan "
"Bagai mana bekerja di bagian gawat darurat ,pasti sangat melelahkan "
"Semua pekerjaan pasti melelahkan ,tapi itu sudah tanggung jawab saya "
"Kamu adalah salah satu dokter hebat di rumah sakit ini ,bagai mana jika saya memasukan mu ke bagian VIP bergabung dengan dokter berbakat lain nya dan beberapa profesor ?"
Kenapa baru sekarang dia menawari nya itu ,bukan kah dari dulu profesor Daniel mengajukan nya tapi dia bersikeras menolak .Apa posisi kakanya sekarang membuat semuanya lebih mudah .
"Apa semua ini karna pimpinan yayasan baru ?"
__ADS_1
"Akhh bukan ,jangan salah paham tentu saja ini karna kemampuan mu "
Lura menghela nafasnya dalam dia sudah tak ingin makan lagi ,sudah jelas ini semua karna kaka nya .
"Apa kemampuan saya jauh meningkat di banding dulu ?,saya cukup puas dengan posisi saya sekarang .Mereka lebih membutuhkan saya "
Memang benar Direktur melakukan ini untuk menarik simpati Huang zi ,dia ingin terlihat baik di depan atasan barunya ,tapi sepertinya Lura bukan tipe orang yang menggunakan kekuasaan untuk memanjat popularitas dan jabatan,dia tetap teguh dalam pendirian nya ,membuat Direktur menjadi benar-benar mengangumi nya,terlepas dari semua itu Lura memang benar-benar dokter hebat .Setelah Lura keluar dari ruangan nya Direktur terdiam cukup lama kenapa baru sekarang dia menyadari bahwa Lura secantik ini ,apa karna sekarang dia tau Lura bukan orang biasa .
**
Sepulang nya dari Paris Been di sibukan kembali dengan jadwal manggung solo nya ,dia sekarang mengisi sebuah acara musik untuk mempromosikan album baru nya .Penampilan nya selalu mengagumkan ,suara indah nya selalu membius semua penonton yang hadir .Dan saat dia turun dari panggung tepuk tangan langsung riuh mengagumi nya .
Been hendak ke ruang tunggu nya kembali saat tiba-tiba seseorang melemparinya dengan telur mentah dan tepat mengenai wajah nya .
"Akhhhh ada apa ini "
"Kau pantas mendapatkan nya dasar sampah "
Beberapa badyguard langsung melindungi nya .Tapi aksi penyerangan itu tak sampai di sana ,mobil van yang membawanya juga terlihat penuh dengan coretan dan sampah makanan .
"Ada apa ini ,bagai mana bisa keamanan tempat di tempat ini buruk sekali "
Teriak meneger yang mendampingi Been hari itu .
"Pak lihat ini "
Asisten meneger yang baru saja datang dengan berlalri langsung memberikan netbook nya pada meneger ,dia langsung memandang Been dengan tatapan tak percaya.
"Ada apa ?"
"Kau cepat masuk dulu kita bicara di dalam mobil "
Setelah berada di dalam mobil Been langsung merebut netbook itu dari tangan meneger ,di dalamnya terdapat sebuah artikel yang berisi tentang berita dirinya dan foto-fotonya bersama Sano .Tubuh Been langsung bergetar ,siapa yang telah menyebarkan ini semua ?.
__ADS_1