11:30

11:30
Membuat sekandal


__ADS_3

Dari lantai 5 rumah sakit ,sepasang mata mengawasi kerumunan orang yang memenuhi taman di depan geung ,dia tampak tak suka dengan keributan itu tapi tak bisa berbuat apa-apa ,para fans DUX berkumpul di sana untuk memberi dukungan pada Been yang masih terbaring koma di ruang rawat intensif ,beberapa media juga sebenarnya memaksa ingin masuk tapi di tahan oleh petugas keamanan rumah sakit yang berseragam serba hitam ,mereka sebenarnya tak terlalu peduli dengan keadaan Been yang mereka ingin tau adalah siapa dokter yang saat itu bersama Been dan apa hubungan mereka ,bisa jadi gosip gay yang tersebar cuma kebohongan .


"Pak para wartawan itu memaksa untuk mewawancarai dokter Lura .Mereka tak akan pergi sebelum bisa bicara dengan nya "


Direktur menutup kembali tirai jendela itu dia menghela nafas berat nya dan kembali duduk di kursi nya .


"CEO agensi SS yang menaungi artis itu akan kesini sebentar lagi ,kamu panggil dokter Lura suruh dia untuk menghadap saya "


"Baik pak "


Di ruang tunggu kini hanya ada Huno ,Dori dan Charli baru saja pulang untuk mengganti baju dan membawa barang-barang yang akan di perlukan nanti ,untuk sementara ini jadwal mereka di kosongkan setidak nya sampai keadaan Been mulai membaik .Lura masih memantau keadaan nya yang tak menunjukan banyak perubahan ,di sela-sela waktu sibuk nya dia juga masih sempat menemani Huno yang termenung sendiri di kursi ruang tunggu .Ini sudah 3 hari dan mereka tak pernah lelah berharap akan kesembuhan Been ,Lura sebagai dokter yang menangani nya tak bisa menjamin kapan Been akan segera sadar ,dan biasa nya luka di kepala itu sulit untuk cepat pulih .


"Hai kak "


Huno mendongak melihat siapa yang tengah memanggil nya ,dan dia Lura yang datang dengan sekantung makanan yang baru di beli nya ,dia tau Huno belum makan siang .


"Hai Lu ,kamu sudah tak sibuk ,kenapa kesini ?"


Lura kemudian duduk di kursi sebelah Huno dan meletakan makanan itu di pangkuan nya .


"Ini apa ?"


Huno membuka bungkusan yang di beri Lura,kemudian tersenyum dan mengambil sekaleng kopi dari dalam nya .


"Ini jam makan siang ku ,aku tau kaka belum makan apa-apa "


"Makasih Lu ,oh iya bagai mana keadaan Been sekarang "


Lura memalingkan wajah nya dan menatap pintu ruang rawat intensif itu dengan tatapan kosong ,dia tak ingin membuat Huno khawatir tapi seorang dokter tak bisa membohongi keluarga pasien .Lura menarik nafas nya dalam sebelum menjawab pertanyaan Huno .

__ADS_1


"Sudah lebih baik ,luka di tubuh kak Been berangsur-angsur membaik tapi tak banyak perubahaan dengan luka dalam di kepal nya ,kita harus banyak berdoa dan terus percaya pada kak Been dia sudah cukup kuat selama ini "


Huno mengangguk dia menyeka air matanya yang tak terasa menetes ,jujur kejadian ini membuat hati semua member DUX hancur .


"Jangan berkecil hati ,kita harus yakin Been pasti bisa melewati semua nya .Ah iya kenapa keluarga kak Been tak ada yang datang "


"Hmm mereka tak peduli pada nya ,kedua orang tua nya cerai saat Been masih kecil kemudian dia di rawat kaka nya yang jahat ,sampai akhirnya berhasil kabur ke Korea dan ikut audisi ,mereka tak pernah datang untuk mengetahui kabar nya selain datang untuk meminta uang pada Been "


Ternyata keadaan Been tak jauh berbeda dengan nya ,besar tanpa orang tua ,dan melewati masa sulit sendiri hingga berhasil di posisi sekarang .Pasti dia sudah sangat menderita selama ini ,tapi di depan kamera dan fans nya Been selalu ceria dan manis ,bukan kah ini kejam untuk nya .Lura bangkit dari duduk nya kemudian berjalan ke arah pintu ruangan itu melihat Been yang terbaring dengan banyak alat medis dari kaca di pintu itu ,semua yang di lihatnya selama ini hanya sebuah cangkang yang indah di dalam dirinya terdapat kerapuhan yang selalu dia jaga agar tetap kuat .


"Kami sudah memberi tahu mereka ,tapi mereka tak merespon sama sekali ,mungkin jika Been tiada nanti mereka baru akan datang itu pun untuk mengurus harta warisan nya .Keadaan kami tak benar-benar baik tapi Been yang paling buruk selama ini ,bahkan aku tak tau dia seorang gay .Pasti berat dia menjalani ini semua "


Lura bejalan kembali dan duduk di samping Huno menepuk pundak nya .


"Ini memang berat tapi dia masih punya kalian semua ,kak Been pasti senang semua sahabat nya selalu ada di samping nya "


Lura masuk sendiririan sementara sekertaris direktur yang bersama nya malah menunggu nya di depan pintu dan tak ikut masuk ke dalam .


"Oh dokter ayo silahkan duduk "


Saat Lura masuk sudah ada CEO agensi SS yang duduk di sofa ruangan itu ,Lura kemudian duduk berhadapan dengan nya .


"Hallo dok kita bertemu lagi "


"Hallo "


Mereka mulai bicara dengan menanyakan bagai mana keadaan Been ,Lura menjawab selayak nya seorang dokter yang menangani langsung Been ,tapi kemudian arah pembicaraan itu mulai berubah dan malah membahas tentang dirinya .


"Dokter sudah kenal Been berapa lama ?"

__ADS_1


"Ah saya tau Kak Been dari dulu karna dia seorang idol dan saya fans,kalau saling kenal secara langsung mungkin sudah 2 tahun "


"Sebenarnya inti pertemuan ini adalah ,saya ingin meminta bantuan dokter "


"Bantuan saya ?"


"Iya ,ini menyangkut masa depan grup DUX kedepan nya "


Sampai di sana Lura tak paham dengan maksud CEO ,bantuan apa yang bisa dia berikan untuk membantu masa depan grup DUX.


"Bisa kah dokter berpura-pura berkencan dengan Been di depan media ,dokter pasti tau kan sekandal apa yang sedang dia hadapi"


Apa maksud nya barusan ,padahal Been masih terbaring koma di rumah sakit ini .


"Banyak wartawan yang ingin mewawancarai mu dok ,mereka terus memaksa masuk dan aku sudah tak bisa menahan nya lagi "


Tambah direktur. Lura terdiam untuk beberapa saat ,berpura-pura berkencan dengan Been merupakan kebohongan besar ,bagai mana bisa sekandal itu di tutupi dengan kabar kencan bukan kah sekarang fans DUX sudah banyak yang menerima Been kembali .


"Saya tidak bisa ,saya tak mau membohongi publik ,dan juga pak Lee tau kan saya suda punya kekasih "


"Saya memohon dok ,masalah Charli saya bisa urusĀ  "


Direktur yang mendengar itu langsung memandang Lura dengan ekspresi terkejut ,sejak kapan dia punya kelasih selama ini yang dekat dengan nya hanya Jhosep ,siapa Charli yang mereka maksud. Jika berpura-pura kencan mungkin dia bisa menerima nya tapi jika Lura kencan sungguhan bagai mana dengan rencana nya untuk mendekati Lura .


"BRAKKKK"


Pintu terbuka dengan keras dan Charli tiba-tiba masuk ,sekertaris sepertinya gagal mencegah nya .Dia langsung menarik tangan Lura .


"Pak Lee tak bisa melakukan nya ,dia kekasih ku ".

__ADS_1


__ADS_2