11:30

11:30
Harapan


__ADS_3

Malam semakin larut tapi Lura masih berdiri di balkon kamar nya menatap langit malam yang gelap ,awan kini mulai merundung membuat mendung dengan angin yang kian kencang,dia memegang sepucuk surat yang tadi Jhosep beri surat yang membuat hatinya perih kembali .Apalagi kali ini ,apa yang Been inginkan darinya ,Lura ragu membuka surat itu tangan nya bergetar ,air matanya mulai menetes mengalir di pipi mulus putih nya ,dan setelah menguatkan hatinya Lura mulai membuka surat itu .


"Terimakasih telah membuka surat ini ,aku tau kamu adalah wanita hebat yang sangat baik hati ,karna jika aku menjadi dirimu mungkin aku akan langsung membuang surat ini dan enggan membaca nya .Aku tau kamu pasti membenci ku Lu ,aku ingin minta maaf pada mu ,butuh keberanian untuk mengalahkan ego ku dan menyadari betapa bodohnya aku selama ini .Charli tak sama seperti ku ,dari awal dia hanya terperangkap bersamaku ,dia tak seperti yang terlihat dia sangat polos dan tulus .Aku terlalu mencintai nya hingga cinta ku itu berubah menjadi sebuah obsesi dan menyakiti nya ,yang kamu lihat dan dengar di rumah sakit waktu itu tak seperti yang kamu pikirkan .Ketika aku bertanya bisakah kita memulainya lagi dan ku minta dia berhenti berpura-pura mencintai mu ,ku pikir hubungan kalian berawal dari ku yang memintanya memanfaatkan mu ,ternyata aku salah dari awal memang Charli telah menyukai mu dan dari awal hubungan ku dan dia bukan sebuah cinta ,Charli hanya terbiasa dan nyaman bersama ku dia tak benar-benar mencintai ku seperti yang di lakukan nya pada mu . Sekali lagi maafkan aku ,keegoisan ku membuat hubungan kalian hancur ku pikir akan bahagia jika begitu ,tapi aku malah semakin hancur melihat Charli yang menderita kehilangan mu . Dia sekarang membenci ku ,aku pantas mendapatkan nya ,aku tak meminta mu untuk kembali pada nya ,aku hanya ingin kamu tau bahwa Charli sangat mencintai mu ,bahwa dia sangat menderita kehilangan mu "


Tetesan air mata membasahi surat itu ,Lura yang semula berdiri kini berjongkok dia memegangi dadanya yang bertambah sesak ,rasa rindu dan marah menyatu menjadi perasaan yang tak bisa dia hadapi ,dia begitu ingin memeluk lelaki itu semakin dia berusaha melupakan nya semakin bertambah rindu di hatinya ,mungkin tubuhnya sudah sehat sekarang tapi hatinya bertambah sakit setiap hari nya ,setiap hari yang dia lalui tanpa Charli menumbuhkan rindu yang semakin menggunung dan menyesakan ,Masih adakah harapan untuk mereka kembali ,masih bisakah hubungan mereka berlanjut seperti dulu ,mungkin dia yang egois karna tak bisa menerima masalalu Charli ,mungkin dia yang pengecut karna selalu lari dan bersembunyi .


Keringat bercucuran ,tarikan nafas yang makin menggebu ,setelah turun dari panggung mereka langsung memburu botol minuman yang di berikan staf .Ini hari terakhir tur konser DUX setelah hampir satu bulan berkeliling dunia akhirnya mereka kembali ke Korea dan menuntaskan konser ini ,wajah lelah dan bahagia jelas terpancar dari semua member DUX yang berhasil tampil dengan sempurna ,tapi wajah bahagia itu tak bertahan lama untuk Charli wajah murung nya segera datang kembali tak lama setelah acara selesai dan mereka bersiap pulang ,Charli membawa mobil sendiri karna dia akan langsung pulang ke studio musik nya mengerjakan beberapa pekerjaan yang di tunda nya akibat perjalanan konser .


"Jangan ke studio pulang langsung ke apartemen dan istirahat ,kalian free satu minggu ini gunakan waktu itu untuk istirahat "


Meneger sebelumnya telah mewanti-wanti Charli tapi dia sepertinya tak ingin menghiraukan ucapan nya ,dia lebih baik sibuk bekerja dari pada diam dan istirahat ,percuma saja Charli sekarang mengidap insomnia dia sangat sulit tidur tanpa bantuan obat atau minuman beralkohol ,dia harus membuat tubuhnya selelah mungkin kemudian tertidur di mana saja .


"Jaga kesehatan mu "

__ADS_1


"Iya iya "


Dori menepuk punggung Charli sebelum akhirnya dia masuk ke dalam mobil dan berlalu .


Charli mulai menyalakan mesin mobil ,kemudian sesaat dia hanya memandangi jalanan di depan nya ,ada yang terus kosong di hatinya dan itu menyakitkan ,ada rindu dan juga marah dia jelas tak bisa melupakan Lura .Charli sudah berusaha mencari keberadaan Lura ,bukan untuk mengganggu nya dia hanya ingin tau bagai mana kabar nya kini ,bagai mana tangan nya sekarang apakah sudah sembuh .Tapi nihil sangat sulit mencari keberadaan nya Huang zi dengan rapat menutup informasi agar Charli tak menemui nya .Musim semi telah kembali sepanjang jalan yang Charli lewati terdapat hamparan bunga yang jatuh berguguran ,musim semi kali ini di barengi dengan angin kencang membuat sebagian orang bersin-bersin karna alergi serbuk sari ,yang kian berterbangan di mana-mana .


PLUKKK


Sebuah amplop terjatuh dari bawah tas nya saat Charli turun dari mobil ,amplop itu jatuh ke bawah jok mobil dan dengan membungkukan badan Charli mengambil nya.


Aneh di dalam amplop itu tersimpan selembar tiket pesawat dan catatan kecil .


"Ini alamat Lura ,susul dia kejar dia kembali "

__ADS_1


Siapa yang menyimpan ini ,Charli menengok kanan kiri nya, apa ini candaan untuk nya apa ada seseorang yang iseng mempermain kan nya .Charli hanya memandangi tiket yang kini dia letakan di meja kerja nya ,dia tak ingin percaya dengan hal ganjil seperti ini ,tapi ini memberinya sedikit harapan .Lalu ponselnya tiba-tiba membuyarkan lamunan nya ,nama Been jelas di layar  ,Charli enggan mengangkat nya dia sudah tak pernah berbicara dengan Been sekarang ,mau apa dia malam-malam begini ,setelah panggilan pertama tak di jawab Charli ,Been masih menghubungi nya dan akhirnya Charli mengangkat panggilan itu .


"Ada apa ?"


"Temui Lura ,aku sudah menjelaskan semuanya aku tau kau membenci ku tapi setidaknya hal ini yang bisa aku lakukan untuk menebus itu semua "


Been yang meletakan amplop itu di mobil Charli bersamaan saat meneger mengambil baju ganti Charli saat konser selesai tadi ,hanya ini yang bisa dia lakukan .


"Maafkan aku ,semua ini karna keegoisan ku ,aku selalu ingin meminta maaf pada mu tapi aku juga ingin melakukan sesewatu untuk menebus kesalahan ku ,kejarlah Lura dia gadis yang sangat baik "


"Kau tau dari mana alamat Lura ?"


"Tak penting kau tau ,yang jelas dia ada di sana sekarang "

__ADS_1


Penerbangan pertama besok pagi ,dia sangat merindukan Lura gadis baik yang selalu di sakitinya ,Charli tak membuang-buang waktu dia segera mengemasi barang nya ,bahkan malam itu dia tak tidur sama sekali ,mungkin dia sudah gila karna terlalu mencintai gadis itu .


__ADS_2