
Langit malam di musim semi memang selalu indah ,udara hangat menyelimuti kota Seoul dengan pemandangan kota yang cantik ,Lura berdiri di atap gedung tinggi rumah sakit ,angin malam menyibak rambut panjang nya dia termenung di atap sendirian berpegangan pada pilar pembatas di ujung gedung ,sebentar lagi dia akan pulang sudah hampir 3 hari ini Lura belum istirahat dan besok adalah hari minggu ,dia ingin tidur seharian hari itu .Tadi nya dia akan memberitahu Charli dengan datang ke ruang rawat Been tapi saat sampai di sana dia melihat pemandangan yang cukup mengusik hati nya ,Been tengah makan dengan di suapi Charli ,dia terlihat bahagia dan bermanja pada Charli yang duduk berhadapan dengan nya di atas kasur ruang rawat itu .Lura tau Been melihat nya saat mengintip di balik pintu ,tapi dia malah sengaja lebih mendekatkan tubuh nya pada pria yang kini jadi kekasih nya dan pura-pura tak melihat nya .
"Kenapa belum pulang ? "
Lura tersentak dari lamunan nya ,dia berbalik dan mendapati Jhosep yang tengah berdiri di belakang nya .
"Kau juga belum pulang "
"Dokter residen seperti ku harus lebih rajin dari siapa pun ,oh iya aku sudah pindah apartemen di dekat gedung apartemen mu "
"Benarkah ,kapan ?,berarti kau harus meneraktir ku makan jajangmeyon "
"Baiklah besok kau main ke partemen ku nanti kita makan sama-sama "
"Ajak juga Yasmin dan bu Maria,kita makan-makan bersama nanti "
Jhosep mengangguk ,kemudian dia merogoh saku celana biru nya mengambil sebotol kopi dan memberikan nya pada Lura .
"Ada masalah ,kenapa tak bersama pacar mu ,dia ada di sini kan ?"
"Tidak, aku hanya ingin ke sini sudah lama tak melihat kota Seoul dari atas sini ,wahhh indah nya selalu sama "
Sejenak tak ada suara di antara mereka ,keduanya kini sibuk dengan pemikiran nya masing-masing .Lura ingin memaafkan Been atas semua tindakan nya dulu tapi dia sepertinya tak merasa telah berbuat salah ,Been hanya mempertahankan perasaan nya ,dia hanya menjalani keyakinan hati nya dengan terus mencintai Charli meskipun di mata Lura itu semua tak benar .
Jhosep melirik nya dari samping ,Lura adalah wanita sempurna yang akan dengan mudah di cintai siapapun ,dia hampir tak memiliki kekurangan selain hati nya yang lemah terhadap cinta ,dia begitu mencintai Charli yang selalu membawa masalah baru di hidup nya .Apa yang membuatnya sangat mencintai lelaki itu ,Jhosep yakin dia bisa mendapat lelaki yang jauh lebih baik dari Charli .
Lura menghela nafas nya ,kemudian beranjak dari tempat itu .
"Aku pulang sekarang "
__ADS_1
"Ya hati-hati,kau pulang dengan siapa ? "
"Siapa lagi ,pasti abang taxi lah "
Jam sudah menunjukan pukul 10:00 ,Charli akhirnya bisa bebas dari Been ,dia baru saja tidur setelah minum obat ,Charli sebenar nya sudah dari tadi ingin pergi menemui Lura tapi Been selalu merengek meminta nya tetap tinggal .Charli merenggangkan otot-otot kaku nya ,karna duduk terlalu lama ,kemudian mengambil jaket dan kunci mobil nya dia sudah bilang pada Dori dan Huno karna harus pulang duluan untuk mengerjakan sesewatu di studio ,Been sudah sadar dan mereka akan bergantian menjaga nya mulai sekarang, karna mereka juga punya banyak pekerjaan yang tak bisa lebih lama lagi di tinggalkan .
"Dori ,Huno aku akan pulang duluan ,sekalian mengantar Lura dia pasti sedang menunggu ku "
"Iya sana tenang saja Been ada kami ,kita akan bergantian menjaga nya mulai sekarang "
Charli mengangguk kemudian keluar ruangan itu ,dia menaiki lift untuk turun ke lantai 4 di mana ruangan Lura berada ,saat Charli sampai dan keluar dari dalam lift dia melihat Lura memasuki lift lain nya dia sepertinya akan pulang sekarang .Charli tak bisa berteriak untuk memanggil nya dia takut menjadi pusat perhtian dan membuat heboh rumah sakit ,jadi dia masuk kembali ke dalam lift dan mengikuti Lura .Mereka sampai di basement gedung rumah sakit ,Charli berjalan cepat mencari keberadaan Lura dia sudah mencoba menghubungi ponsel nya tapi tak aktif ,hingga akhirnya dia melihat Lura berdiri di Luar gedung seperti nya sedang menunggu taxi .Lura tampak cantik mengenakan baju yang di belikan nya ,blezer berwarna mint dengan celana kulot berwarna senada ,rambut panjang nya di biarkan tergerai indah ,dia menyisir rambutnya kebelakang dengan jemari indah nya saat angin membuat rambut berantakan dan menghalangi pandangan nya .Tinggal beberapa langkah lagi dia mendekati Lura hingga tiba-tiba seseorang yang mengendarai scooter berhenti tepat di depan nya ,dia membuka kaca helem nya kemudian tersenyum pada Lura .
"Jhosep ?"
Lura menerima helem yang Jhosep berikan ,lalu duduk di belakang nya ,Charli hanya diam melihat itu semua ,apakah Lura kesal menunggu nya terlalu lama .Dia tau selama ini dugaan nya benar, Jhosep memang menyukai Lura ,lihatlah bagai mana dia tersenyum saat melihat Lura ,tatapan mata nya mengatakan semuanya .Charli tau karna dia juga seperti itu saat bersama Lura .
Charli kembali ke dalam basement gedung dan akhirnya pulang sendiri malam itu .
"Ya tuhan kaka ,sejak kapan kaka pulang ?"
"1 jam yang lalu ,kamu baru pulang ?"
"Iya "
Lura bersikap biasa saja ,sedangkan Charli tatapan nya terus mengintimidasi ,Lura tau pasti telah terjadi sesewatu yang mengganggu hati nya .
"Kamu pulang naik apa ?"
"Naik scooter "
__ADS_1
"Scooter ?"
"Iya Jhosep yang mengantar ku pulang "
"Kenapa tak meminta ku mengantar mu pulang ,kita bisa pulang bersama tadi "
"Karna kaka sedang merawat kak Been saat aku ke ruangan nya kaka sedang menyuapi nya jadi aku tak mau mengganggu "
Jawaban Lura barusan langsung membuat nya terdiam ,jadi Lura sudah mencoba menemui nya .Bagai mana bisa dia seegois itu ,dan menyimpulkan semuanya sendiri ,dia selalu bodoh dan menyakiti Lura pada akhirnya .
"Maafkan aku "
Charli berjalan mendekati Lura yang hendak masuk kamar mandi ,lalu dia memuluk nya dari belakang .
"Maaf untuk apa kak ?"
"Maaf karna aku membuatmu tak nyaman ,aku selalu membuatmu terluka ,"
"Akh tidak kak "
Lura berbalik dan menatap Charli .
"Aku juga cemburu melihat mu bersama Jhosep tadi "
"Jadi kaka melihat ku tadi kenapa tak memanggil ku "
Charli mengerucutkan bibirnya kemudian menenggelamkan kepalanya di pundak sempit Lura sambil terus memeluk nya erat .
Jhosep
__ADS_1