11:30

11:30
Membaik


__ADS_3

** ** **


Lantunan musik di ruang tunggu membuat Huno dan Charli menggila ,mereka tanpa rasa capek menari dengan heboh padahal baru saja selesai syuting sebuah acara televisi ,mereka menjadi bintang tamu sebuah acara tlak show yang populer belakangan ini .Dori seperti biasa tak peduli selama mereka tak mengganggu orang lain ,sedangkan Minki sedang sibuk dengan dunia nya, dia baru-baru ini tergila-gila dengan manga jepang entah apa yang merasuki nya .Tapi menurut informasi akurat yang Huno dapat ,katanya Minki sedang dekat dengan seorang gadis jepang .Dan Been terlihat sibuk dengan ponsel nya , tapi sebenarnya dia tak sedang melakukan apapun ,perhatian nya tertuju pada Charli yang tampak sangat baik-baik saja dia tak pernah membahas hubunga mereka satu kali pun setelah malam itu,dia telah benar-benar bahagia bersama Lura berbeda dengan nya yang masih di penuhi rasa penyesalan dan bersalah .Been menyesal telah meminta Charli memanfaatkan Lura dulu dan dia juga merasa bersalah karna telah menghianati lelaki itu  .


"Kalian habis ini mau ke mana ? ,ayo kita makan di restauran ayam goreng langganan kita"


Dori yang sebenarnya rindu ke ributan mereka akhirnya mengajak angota nya makan bersama.


"Gak bisa aku harus beres-beres studio baru ku "


"Jadi ucapan mu minggu lalu serius ,kau benar-benar mau membuat studio musik sendiri "


Charli akhirnya benar-benar melakukan nya ,Lura benar dia harus membuat musik nya sendiri dia tak akan selamanya bersma DUX, ada saat nya mereka akan tua dan di gantikan grup baru yang lebih populer dan muda .Lalu seminggu setelah percakapan itu Charli mulai bekerja untuk membuat studio nya ,dia bahkan menggunakan tabungan nya untuk membeli sebuah gedung di dekat apartemen dan juga membeli alat-alat yang nanti dia butuhkan .


Sedangkan Lura dia sudah mulai bekerja dari kemarin ,kaki nya sudah sembuh dan baik-baik saja ,semua orang menyambut kedatangan nya kecuali dokter Zuyu yang terkesan menghindari nya sekarang .Lura langsung sibuk kembali di rumah sakit pasien unit gawat darurat tak pernah sepi .


"Kaki mu sudah baik-baik saja ? "


Tanya Jhosep dia sudah lebih dulu masuk kerja ,selama di apartemen Jhosep sudah dua kali menengok nya bergantian dengan suster Jasmin dan Maria .


"Aku baik-baik saja ,oh iya aku punya sesewatu untuk mu ,istirahat nanti ke ruangan ok "


Charli yang penasaran dengan Jhosep selalu menanyakan siapa sebenarnya dia ,entahlah dia benar-benar penasaran atau cemburu dengan kedekatan kedua nya .Tapi setelah Lura menceritakan semuanya dengan detail Charli akhirnya mengerti dan kemarin malam Charli menitipkan sesewatu untuk di beri pada Jhosep ,katanya sebagai ucapan terimakasih karna telah menolong Lura .


"Sesewatu apa ?"


"Aku juga tak tau nanti saja lihat sendiri "


Lura langsung berlari setelah mengatakan nya karna ambulans datang membawa pasien yang sepertinya kecelakaan .

__ADS_1


** ** **


Benar saja setelah acara itu selesai semua member DUX kini ikut dengan nya ke tempat yang akan menjadi studio Charli ,Been kaget karna Charli benar-benar membeli gedung itu, berarti dia tidak main-main dengan rencana nya .Selama ini Been tak pernah bertanya apa rencana Charli ke depan nya malah dia yang sering cerita tentang semua kegiatan nya dan karir nya yang ingin bisa solo,dia tak tau ternyata Charli punya rencana seperti ini .


"Kenapa baru buat sekarang ?"


Ke ingin tahuan Been akhirnya di tanyakan oleh Minki yang berdiri di sebelah nya .


"Aku merasa menjadi anggota tak berguna dalam grup ,kegiatan ku tak se berguna kalian dan aku juga ingin punya impian masa depan "


"Siapa yang bilang kau tak berguna ?"


Been akhirnya buka suara dia tak terima dengan perkataan Charli yang merendahkan dirinya sendiri .


"Aku merasa begitu ,tapi Lura menyakinkan ku untuk ini dia yang punya ide untuk buat studio musik ku sendiri ,dan membuat musik ku sendiri "


"Benar Hun aku beruntung bertemu dengan nya "


Been terjebak dengan kalimat yang di ucapkan Charli ,apakah hubungan mereka dulu sebuah kesialan ?,apakah gadis itu sangat istimewa sampai Charli menuruti perkataan nya .


"Selama ini pun aku sudah beruntung memiliki kalian ,sebenarnya alasan aku membuat studio bukan semata-mata karna Lura ,tapi juga karna kalian ,aku sadar aku paling tertinggal dan tak terlalu memikirkan masa depan tapi saat kalian sudah jauh di depan ku aku mulai ingin mengejar ketertinggalan ku "


Hingga Charli mengatakan itu ,Been langsung menunduk ternyata dia yang paling sial karna telah kehilangan lelaki se baik Charli .Dori langsung menghampiri Charli dan menepuk pundak nya ,dia tak tau Charli berpikir seprti itu terhadap grup mereka .


"Jangan bilang kau tertinggal ,semua akan menemukan apa yang di cari jika waktunya telah tiba "


"Ya sudah ayo bantu aku membereskan ruanga ini "


"Jadi kau mengajak kami hanya untuk bersih-bersih "

__ADS_1


Charli nyengir ,memang nya untuk apa lagi mereka datang ke sana ,selain kosong bangunan itu juga masih butuh polesan di sana sini ,Charli langsung mengganti bajunya dan mulai membuka kaleng cat yang sudah di belinya kemarin dan anggota lain pun akhirnya membantu Charli dengan sedikit terpaksa .


** ** **


Sementara itu saat jam makan siang, Jhosep yang memang sudah di minta datang ke ruangan nya kini tengah sibuk membuka bingkisan yang di beri Charli ,dia langsung terdiam mengetahui isinya adalah sepatu dengan merek terkenal dan jaket dengan merek yang sama berada di dalam bingkisan itu .Harga kedua barang itu terbilang sangat mahal bagi nya ,kenapa Lura memberikan nya itu .


"Kenapa kau memebri ku ini ?"


"Apa ?"


Lura yang saat itu tengah sibuk di depan komputer langsung berbalik dan mendekati Jhosep yang duduk di sofa ruangan itu .


"Wahhh keren,?"


"Kau tak tau isi nya ?"


"Tidak ,itu dari Charli ,katanya jika kau menolaknya berarti kau menyukai ku .Dasar Charli "


Jhosep memandang Lura dengan tatapan tak percaya bagai mana bisa dia menerima ini ,jujur dia adalah tipe orang yang tak suka di beri hadiah tapi perkataan Lura barusan membuatnya bingung harus mengembalikan nya lagi atau tidak .


"Ambil saja ,atau kau ternyata diam-diam menyukai ku ?"


Ucap Lura sambil tertawa .


"Hahh dasar orang aneh ,baik aku terima "


Dan akhirnya Jhosep menyerah lalu menerima pemberian itu .


 

__ADS_1


__ADS_2