
Badai semalam menyisakan kelabu di pagi ini ,beberapa pohon tumbang dan banyak dahan berserakan di jalan ,membuat minggu pagi yang biasa nya lancar mendadak terjadi kemacetan .Sinar mentari yang masih terhalang awan mendung hanya menyisakan sedikit cahaya nya pagi ini ,membuat minggu pagi yang harus nya penuh semangat menjadi pagi yang sendu mengganggu .Mereka berdua masih tertidur di sofa yang sama dengan posisi yang masih seperti semalam ,saling memeluk .Tubuh Lura yang lebih kecil bagai tersembunyi dalam dekapan Charli .Pagi itu juga beberapa anggota studio datang ,meskipun situasi sekarang menjadi lebih sulit setelah sekandal Been ,mereka memutuskan tidak akan menyerah .Pada dasar nya studio ini di bentuk Charli bersama teman-teman sekolah nya yang sama-sama cinta musik ,jadi kejadian kemarin tak akan melunturkan semangat mereka .
Marky yang pertama datang ke studio, dia dengan santai nya masuk dan langsung menuju meja nya ,dia belum menyadari keberadaan dua sejoli yang masih tertidur lelap akibat begadang semalaman .Dan saat hendak mengambil air ke dapur dia terkejut dengan pemandangan langka di depan nya ,bahkan sempat-sempat nya dia memontet mereka berdua ,beberapa angota lain nya juga datang Marky meminta mereka untuk tak bersuara dan membiarkan dua sejoli itu tetap tidur .
"Wahh gila,aku tak menyangka Charli bisa seperti ini juga ,manis sekali "
Sita yang merupakan kameramen studio sibuk dengan handycam merekam mereka berdua .
"Jangan berisik ,biarkan mereka tidur "
Lura mulai terusik dengan keributan itu ,dia perlahan bangun dan membuka matanya ,saat dia sadar sepenuhnya ,mereka semua sedang berdiri memandang nya dan Charli dengan senyum misterius .Lura refleks mendorong tubuh Charli hingga dia jatuh dari atas sofa dan langsung bangun.
"BRUKKKKK"
"Aduh ,Lu kamu tega banget ,sakit "
Lura tak memperdulikan rengekan nya ,dia hanya diam dengan wajah merah merona .
"Kalian sejak kapan di sini ?"
Charli baru sadar dengan kehadiran mereka.
"Ekhemm lebih baik kalian melakukan nya di kamar jangan di sini ,terlalu dingin"
Wajah Lura semakin merah ,apa yang mereka pikirkan sampai berkata seperti itu .
"Kami tidak melakukan apa-apa "
Ledek Marky yang langsung mendapat sorotan tajam dari Lura ,mereka mengira telah terjadi sesewatu antara kedua nya .Charli juga terkejut mereka seprti pencuri yang tertangkap basah ,beda nya mereka tak jadi bahan amukan tapi sepanjang hari setelah kejadian itu Charli terus di ledek teman-teman nya .Lura memilih kabur dari situasi itu ,dia pulang ke apartemen nya ,sedangkan Charli tetap di sana karna harus mengerjakan sesewatu tapi sebelum pergi Lura yang telah di depan pintu studio di tarik kembali oleh Charli .
__ADS_1
"Sebentar"
Lura berusaha menyembunyikan wajah nya yang masih merah .Charli tersenyum kemudian dengan lembut dia usap pipi Lura .
"Kamu sakit Lu ,kenapa wajah mu merah sekali ?"
Sebenarnya Charli tau apa penyebab nya ,Lura terlalu menganggap ucapan teman-teman nya dengan serius .
"Akhh tidak apa-apa "
Charli mendekap tubuh kecil Lura ,dia sangat bersyukur mendapatkan gadis sebaik dia .
"Terimakasih untuk semalam ,kalau tak ada kamu aku tak tau akan menjadi seperti apa ,terimakasih atas semuanya ,aku mencintai mu "
Lura membalas pelukan itu dia tersenyum sepertinya Charli sudah lebih baik sekarang .
**
"Nak Been sebaiknya jangan keluar dulu ,saya sudah menelpon polisi .Jika ada perlu apa-apa hubungi saya saja "
"Terimakasih pak ,apa jadinya saya jika tak ada bapak "
Been menatap bayangan wajah nya di cermin kamar mandi ,wajah yang penuh dengan pecahan telur mentah yang berbau amis ,kenapa mereka tega melakukan ini .Ingin rasanya dia menghilang dari dunia ini ,pergi jauh ke tempat di mana semua orang tak bisa menemukan nya .Cinta berlebihan itu menjadi benci yang berlebihan juga ,Been ingat wajah orang-orang itu ,bukan kah mereka dulu fans yang selalu mengikuti nya ke mana pun dengan membawa kamera .Dia tersenyum miris ,setelah tau dia gay mereka balik membenci nya .
"Mana ada yang tulus jaman sekarang "
Ucap nya lirih kemudian membasuh wajahnya di westapel .Setealah selesai mandi Been kini hanya berbaring di depan televisi menonton drama ,tak ada hal yang harus di kerjakan dia mulai bosan di bukanya ponsel yang dari tadi di simpan nya ,dia membuka saluran youtube dan melihat chanel Charli yang sudah meng upload video ke 2 nya .Charli tak pernah menyerah ,meskipun situasi sekarang sedang sulit ,dia merindukan lelaki raksasa itu ,dia rindu segalanya tentang Charli .Niatnya iseng mencoba menghubungi lelaki itu ,mungkin dengan mendengar suara nya Been bisa merasa lebih baik .
"Hallo ,maaf kak Been kak Charli sedang di ruang rekording "
__ADS_1
Suara Lura ,mereka ternyata sedang bersama .Setidak nya Charli memang baik-baik saja sekarang .
"Akhh Lura ,tidak ada apa-apa "
"Kak Been sedang apa ?"
Kenapa Lura bertanya itu ,mau apa dia pada nya ?.
"Aku sedang menonton drama "
"Mau main ke sini ?,biar aku jemput "
Lura sedang mengambil cuti tahunan nya ,setelah membuat sarapan Lura langsung berangkat ke studio Charli ,dia membuat makanan untuk semua orang di sana .Charli tampak nya sedang sangat sibuk dia tak pulang sejak kemarin Lura mulai khawatir dengan kondisi kesehatan nya .
"Hallo semua ,aku bawakan sarapan "
Seru Lura yang baru tiba di sana ,semua orang langsung memburu nya ,Lura tau mereka tak sempat membeli sarapan karna sibuk .
"Asyikkkkk ,makasih Lu "
Marky yang pertama membuka kotak makan nya .
"Makasih Lu kamu sudah mengurus kami semua "
Chari langsung memeluk Lura dan mencium pipi nya ,dia sudah tak peduli dengan teman-teman nya setelah kejadian tempo hari saat dia ketahuan tidur bersama .
"Sama-sama ,ayo makan "
Setelah sarapan mereka sibuk kembali dengan pekerjaan ,Lura hanya diam di kursi kerja Charli memperhatikan lelaki itu sedang bekerja di ruang rekording .Dia sangat tampan ketika serius begitu ,ponselnya berdering Lura mengambil nya dan nama Been tertulis di sana .Lura mencoba memberi tahu Charli dengan isyarat karna ruangan itu kedap sudara ,tapi Charli menyuruh nya mengangkat telpon itu .Dan ini lah akhir nya Lura mengajak Been datang karna dia tau pasti Been sedang kesepian dan butuh teman sekarang ,situasi akhir-akhir ini memang makin menggila ,mereka yang tadi nya mencintai Been berbalik membenci nya .
__ADS_1
"Boleh kah aku ke sana ?"
Been masih tak percaya Lura mengajak nya ke studio Charli setelah semua yang di lakukan nya dulu dengan Charli .