11:30

11:30
Dunia Been


__ADS_3

Dunia yang di bangun nya susah payah itu kini runtuh seketika dalam sekejap mata ,tatapan matanya kosong beribu pikiran buruk tergambar di kepala nya .Dulu dia bilang tak akan takut jika orang tau hubungan nya dengan Charli ,tapi kini saat hubungan masalalu nya dengan Sano terbongkar Been merasa seolah akan mati besok .Ber ratus-ratus komentar jahat dan kejam langsung memenuhi kolom komentar artikel itu ,entah dari mana mereka mendapat informasi itu yang jelas kini Been ketakutan .


Dori yang saat itu sedang di studio Charli tiba-tiba mendapat telpon dari CEO agensi nya, dia meminta semua member DUX berkumpul di kantor nya ,Dori bingung kenapa dia meminta mereka datang dengan tiba-tiba nada suara nya juga terdengar marah ,dan saat CEO memberi tahu nya Dori langsung menatap Charli yang kini ada di depan nya .


"Ada apa ?"


Dori tak menjawab dia langsung membuka ponsel nya dan membuka sosial media ,benar saja berita itu kini menjadi trending topik .


"Lihat ini ,kau tau siapa lelaki ini ?"


Mata bulat Charli melotot seketika ,bagai mana bisa berita ini tersebar ,bagai mana kini keadaan Been ?.


"Ya Tuhan bagai mana bisa ?"


"Kau kenal dia ?"


Charli mengangguk .


"Aku tak kenal dia ,tapi aku tau dia .Dia mantan kekasih Been di Paris ,aku juga baru tau ternyata mereka sedekat ini "


Charli melihat foto-foto yang ada di artikel itu ,mereka sangat intim akan sangat sulit untuk menyangkal nya .


Dori dan Charli langsung berangkat ke gedung agensi bertemu CEO yang telah menunggu mereka ,entah apa yang akan terjadi pada grup mereka yang jelas ini sangat tak baik ,bisa saja grup DUX di bubarkan .Huno yang sudah sampai duluan menunggu mereka di lobi gedung ,ekspresi muka nya sulit di artikan ,dia mungkin paling kaget di antara mereka semua,itu karna Huno tak tau sedikitpun tentang Been yang sebenar nya.


"Bagai mana bisa Been seperti itu aku tak menyangka ,hatiku hancur sekali "

__ADS_1


Huno langsung menghampiri Charli dan Dori dan memberi tahu mereka bahwa Been sudah sejak tadi berada di dalam ruangan CEO ,Dori dan Charli tak menjawab apapun yang di tanyakan Huno ,mereka langsung masuk ke ruangan itu ,di dalam Been tengah duduk tertunduk di sofa dan di depan nya ada CEO ,dari ekapresi muka nya dia seprtinya sudah memarahi Been habis-habisan .


"Hahhh bagus kalian datang "


Charli langsung menatap Been yang terlihat sudah sangat muram ,dia juga tak bisa membayangkan bagai mana jika di posisi nya ,hal ini adalah yang paling di takutkan nya selama ini .


"Been sudah menceritakan semuanya ,orang yang bersama nya di dalam foto itu telah meninggal jadi kita tak bisa minta bantuan nya untuk klarifikasi .Tak ada pilihan lain selain jujur "


CEO mengusap mukanya kasar ,kemudian kembali ke meja nya ,Charli masih memandangi Been ,bukan kah musim semi tahun lalu mereka masih jalan-jalan ,kapan orang itu meninggal ,Charli ingin bertanya dia ingin tau bagai mana keadaan Been saat ini .


"Aku tak baik-baik saja ,tenang saja aku tak akan membawa mu dalam masalah ini "


Been yang merasa di perhatikan langsung menoleh ke arah Charli dan mengatakan itu dengan berbisik. Bukan itu yang Charli takutkan dia hanya ingin tau bagai mana perasaan Been sekarang setelah semuanya .


"Been akan menulis surat untuk mengkelarifikasi semuanya .Dia akan mengakui itu sebagai bagaian masalalu nya dan kini dia harus berkata tak hidup seperti itu lagi "


"Bukan salah mu Dori ,kau sudah sering memperingati ku "


Huno diam hanya dia seorang yang masih tak paham dengan situasi ini ,dia hanya menatap orang yang berbicara bergantian dengan tanda tanya besar di kepalanya .


"Untuk sementara aku akan menghiatuskan grup DUX ,setidak nya sampai situasi ini kembali normal "


Tak ada yang protes dengan keputusan itu ,apalagi saat melihat bagai mana reaksi fans mereka .Banyak yang kecewa dan mencaci maki Been padahal sebelumnya mereka sangat mencintai nya ,Been merasa sangat buruk saat ini ,dia merasa semua orang memandang nya dengan tatapan yang menjijikan .


"Semuanya akan kembali baik-baik saja ,maafkan aku yang tak bisa menjaga mu "

__ADS_1


Dori menepuk punggung Been saat mereka keluar dari ruangan itu .


"Aku selalu bermimpi buruk tentang hal ini ,aku tau ini tak mudah tapi kami selalu ada di belakang mu Been "


Mata Been langsung basah mendengar Charli juga menyemangati nya ,setidak nya ada mereka yang menerima nya apa adanya .


"Aku masih kaget dan tak percaya ,tapi aku tau kau tak se kotor yang mereka ucapkan .Aku tak suka LGBT tapi aku akan menjaga mu dan menerima mu "


Bahkan Huno yang sangat anti dengan dunia nya masih mau menerima ,Been mengangguk kemudian mengusap air mata di pipinya .Dia tak pernah menyangka mereka sebaik ini ,mereka tak menghakimi nya dan bersikap terbuka seperi ini .


**


Di tempat berbeda Lura masih sibuk di unit gawat darurat ,dia tak punya waktu untuk membuka ponsel nya dan masih tak tau dengan situasi yang terjadi saat ini,hingga susuter Jasmin berlalri mendatangi nya dia dengan muka sedih dan berlinang air mata mencoba berbicara padanya .


"Ada apa ?"


Lura sudah kaget duluan melihat nya .


"Coba lihat artikel ini ,aku benar-benar tak menyangka ,padahal dia bias ku di DUX "


Dia mengambil ponsel di tangan Jasmin kemudian mulai membaca isi artikel itu ,tangan Lura langsung gemetar yang ada di pikiran nya saat melihat berita itu adalah Charli ,bagai mana dengan dia sekarang ?.


"Padahal dia sangat tampan ,bagai mana ini aku sakit hati sekali ?"


"Dia tak melakukan kejahatan ,kenapa kau harus sakit hati .Meskipun kau tak suka gay jangan menghakimi mereka ,kita harus terbuka agar mereka mau berubah ,jangan membuat mereka semakin jauh ,dengan kita menghakimi dan mencaci maki nya "

__ADS_1


Jhasmin mendengar itu langsung diam dan berhenti menangis ,yang Lura katakan benar .


__ADS_2