
***
Darren menatap penuh kebencian pada seorang wanita paruh baya dan juga seorang gadis remaja yang tengah berbincang hangat di sebuah cafe yang ada di pusat kota.
Masih melekat dalam ingat pemuda itu, bagaimana wanita cantik itu membiarkan dirinya di perlakukan kasar oleh pengasuhnya sendiri yang bernama Sela atau wanita yang memiliki nama asli Amanda Adhijaya.
Wanita yang jatuh cinta pada ayah nya Darren yang tidak lain adalah Kakak satu ayah dengannya, Abraham Adhijaya.
Darren menyeringai saat melihat kehidupan wanita yang dulu sempat menorehkan luka hingga menimbulkan sebuah rasa trauma di dalam hidupnya ternyata hidup dengan begitu baik.
Kembali memiliki keluarga yang utuh dengan kehadiran seorang putri sambung di dalam rumah tangga baru nya.
Rasanya sangat tidak adil sekali saat melihat wanita itu hidup baik baik saja dan bahagia. Sementara dirinya masih belum bisa lepas dari obat yang selalu diberikan oleh dokter psikiater nya.
Iy, selama ini Darren menyembunyikan trauma nya itu dari semua orang. Bahkan dari kedua orang tuanya sendiri.
Darren yang kerap merasa cemas dan ketakutan saat melihat tempat gelap dan sepi. Bahkan sebenarnya Darren tidak bisa tidur seorang diri seandainya saja dia tidak menahan nya.
Dan hal itu Membuatnya harus bergantung pada obat yang selalu diresepkan oleh seorang psikiater pribadi yang sudah sejak lama membersamai nya dalam masa masa pemulihan.
__ADS_1
"Maaf, aku terlambat." ucap seseorang yang baru saja datang di meja yang ditempati oleh Darren dan mengalihkan perhatian pria yang kini sudah berusia 28 tahun itu.
Iya, kini Darren sudah berusia 28 tahun dan sudah menjadi seorang CEO sejak 5 tahun yang lalu. Dan kini pria dewasa itu tengah meminta bantuan seseorang untuk melancarkan aksi balas dendam nya pada seseorang.
"Tidak apa apa, aku tahu kalau Om baru saja tiba dari luar negri. Jadi, tidak masalah," jawab nya santai sembari menegakkan posisi duduknya.
"Lalu, apa yang kamu butuhkan dari Om?" tanya pria paruh baya yang kini sudah duduk berhadapan dengan nya.
"Tentu saja sesuai dengan isi pesan yang sudah aku kirimkan pada Om tempo hari,"
"Apa kamu yakin akan melakukan nya?"
"Tentu saja. Mereka harus merasakan apa yang sudah aku alami selama ini. Aku sudah menahan nya selama 25 tahun ini. Dan ini adalah saat yang tepat untuk aku membalaskan semua nya pada mereka,"
"Itulah tugas Om. Jangan sampai informasi tentang masalah ini bocor pada mereka. Jaga mereka di sana dengan baik, akan aku pastikan jika mereka tidak akan mengetahui hal ini. Biarkan mereka menikmati masa tua mereka dengan bahagia di sana, aku percaya padamu Om. Aku yakin, Om Marco bisa menjaga orang tua dan kedua adikku dengan baik di sana,"
"Baiklah. Beri tahu aku jika kamu membutuhkan bantuan lain nya. Semua yang kami minta sudah aku kirim ke rumah mu. Berhati hatilah, jangan sampai berurusan dengan pihak yang berwajib, agar kedua orang tua dan adik adik mu tidak tahu akan hal ini."
"Akan aku pastikan itu. Mereka tidak akan pernah tahu,"
__ADS_1
"Baiklah, kalau begitu Om pergi dulu. Om sudah janji pada Papa mu untuk tidak pergi lama."
"Baiklah, aku titip mereka disana ya,"
"Serahkan mereka padaku. Dan, berhati hatilah,"
Marco pun segera pergi untuk kembali ke negera nya, Paris, Prancis. Sudah sejak 5 tahun yang lalu Abra dan Namira dan kedua anak kembar nya pindah ke sana.
Untuk menemani kedua orang tua dari Abra yang sudah mulai menua. Dan tentu saja hal itu membuat mereka harus meninggalkan Darren seorang diri karena harus mengambil alih perusahaan milik keluarga Adhijaya.
Dan kini, Darren pun tengah menyusun rencana untuk membalaskan semua dendam nya yang sudah dia pendam selama 25 tahun ini.
"Kini, aku tidak akan membuat hidupmu tenang, kita lihat saja. Akan aku pastikan jika kamu akan jauh lebih menderita." gumam nya dalam hati menatap tajam pada dua wanita beda usia yang kini tengah tertawa bersama didepan nya.
...*...
...đ¸ Selesai đ¸...
..."Extra Part selesai ya,,,next akan lanjut dengan kisah Darren yang akan membalaskan dendam nya pada orang orang yang sudah menyakitinya di masa lalu....
__ADS_1
...Namun untuk kisah nya, mungkin akan Othor buat nanti ya, soalnya saat ini Othor mau selesaikan dulu ya sudah ada. Pokoknya ditunggu saja ya,,,terima kasih."...
***