AKU MENCINTAI GADIS CACAT

AKU MENCINTAI GADIS CACAT
PERSAHABATAN


__ADS_3

Hari yang cerah menyapa pagi itu, Kanza bangun lebih awal, Dia melihat Lulu masih terbaring di samping nya.


''Ini anak kalau tidur gak tahu pagi, Lulu-Lulu bangun kamu gak sekolah,''ujar Kanza.


''hmmm,''Lulu mengerak kan tangan.


''Ayok bangun udah jam berapa nih, nanti telat,''ujar Kanza.


Lulu pun langsung bangun dari tempat tidur berjalan sempoyongan menuju kamar mandi, Kanza hanya memperhatikan adik nya. sambil tersenyum.


''Dasar punya adik aneh,''batin Kanza. Kanza pun duduk di atas kursi roda nya, mulai merapikan kamar.


''Kanza ayok kita sarapan pagi, kakak udah siapin sarapan buat kamu dan Lulu,''ujar Dewi. ''Iya kak,''sahut Kanza menuju meja makan Lulu juga sudah siap dengan seragam sekolah nya.


"Haii.. sarapan itu duduk bukan berdiri, mau jadi kambing kamu,"ujar Kanza.


"Gue mau cepat nih, takut nya telat Hari ini ada ujian, harus pergi lebih awal,"sahut Lulu. Tint. tint...Sebuah motor datang kehalaman rumah.


"Siapa tu yang datang?''Dewi yang masih duduk di kursi.


"Teman kak, mau jemput aku, aku berangkat dulu ya kak,"ujar Lulu berlari keluar rumah.


"Ayok berangkat,"ujar Lulu kepada teman nya.

__ADS_1


"Oke," mereka pun berangkat dengan sebuah motor. Kanza melihat Lulu pergi dari balik jendela.


Kanza memang tidak pernah sekolah dari kecil, mungkin kerena penyakit yang di derita nya sehingga dia tidak pernah merasakan pendidikan sekolah, tapi meskipun begitu Kanza sangat pintar membaca Dia tidak pernah mengeluh jika ingin belajar.


''Kamu kenapa?''Dewi.


''Gak ada kak,cuma sedih aja melihat orang pergi sekolah, sedangkan aku belum pernah merasakan nya,''sahut Kanza.


''Udah gak usah di pikirkan, yang penting adik, kakak ini bisa membaca,''ujar Dewi sambil tersenyum ke arah Kanza. Kanza pun membalas senyum.


Ting..sebuah pesan WhatsApp''Kanza aku ke rumah kamu ya,''pesan dari Marina.


''Oke,''balas Kanza.


''Kak, aku ke halaman dulu,soalanya Marina mau datang,''ujar Kanza.


''Gak usah kak, biar Kanza aja,''sahut Kanza mulai mendorong kursi rodanya menuju halaman.


****


"Hai.. udah lama nunggunya nya?''Marina langsung duduk di samping Kanza.


''Gak, baru satu jam lebih,''sahut Kanza dengan wajah cuek.

__ADS_1


''Kamu bisa aja bercanda nya, yaudah ini aku bawa kamu sesuatu, tadi kak Carla pulang dari luar kota,''ujar Marina memberikan sebuah Cokolat.


''Wih!, Cokolat Diary milk, makasih ya kamu tahu aja kesukaan aku,"sahut Kanza mengambil cokolat dari tangan Marina.


"Ya, iyalah aku tahu kamu kan sahabat aku,"ujar Marina tersenyum.


Marina memang sahabat yang baik apa pun yang ada sama dia, Marina selalu membagikan nya kepada Kanza.


''Kamu selalu saja memberi aku sesuatu,"ujar Kanza sambil memakan cokelat di tangan nya.


''Kenapa?, emang salah kalau aku memberi kamu sesuatu, kamu juga pernah memberi aku sesuatu,''sahut Marina.


''Iya sih,''ujar Kanza singkat.


''hemm, cuma satu yang aku gak mau berbagi sama kamu,''ujar Marina.


''Apa?''Kanza menghentikan makan nya.


''Pacar, kalau soal itu aku ngak mau berbagi,''sahut Marina tersenyum.


''Hahaha.. ya gak mungkin lah, kalau kamu berbagi pun, pacar kamu ngak suka sama aku,''sahut Kanza.


''Kanpa gak, kamu itu cantik,''sahut Marina.

__ADS_1


BERSAMBUNG


LIKE DAN KOMENTAR


__ADS_2