AKU MENCINTAI GADIS CACAT

AKU MENCINTAI GADIS CACAT
Rumah Kanza


__ADS_3

Kanza membulat kan matanya melotot melihat Neffal berada di dekat rumah nya. Neffal pun berjalan mendekati Kanza yang sedang duduk di atas kursi rodanya. Neffal menatap Kanza tajam mungkin dia baru melihat Kanza duduk di kursi rodanya.


''Ngapain kamu kesini, kamu tahu dari mana rumah ku?''tanya Kanza.


''Aku sempat mengikuti kamu kemarin jadi aku tahu kamu tinggal di sini,''sahut Neffal.


''Bukan nya kamu bilang ban motor kamu bocor, jadi kenapa kamu bisa tahu bahwa aku tinggal di sini?''tanya Kanza.


''Aku bertanya sama orang-orang sekitar, karena itu aku tahu rumah kamu,''sahut Neffal.


''Neffal benar-benar nekat, kalau kak Dewi sempat melihat Neffal bisa gawat nih,''batin Kanza.


''sebaiknya kamu pulang aja deh, nanti kakak ku marah melihat kamu ada disini,''ujar Kanza.


''Jadi kamu ngusir aku nih,''sahut Neffal.


''Ngak gitu, aku gak pernah membawa seorang laki-laki kedalam rumah nanti apa kata tetangga melihat kamu ada di rumah ku,''sahut Kanza.


''Kanza kamu lagi ngomong sama siapa?''tanya Dewi.


''Gak ada kok kak,''sahut Kanza dari luar.


''Kamu pulang aja,''ujar Kanza.


Neffal tidak mempedulikan nya dia hanya tersenyum melihat Kanza ketakutan.


Dewi pun keluar melihat Kanza. ''Kamu siapa?''tanya Dewi kepada Neffal.


''Aku Neffal kak, tadi gak sengaja aja lewat sini karena terlalu haus, aku minta minum sama adik ini katanya gak ada air di rumah,''ujar Neffal.


Kanza menatap Neffal dia mulai berbohong. ''Benar-benar nekat,''batin Kanza.


''Kenapa kamu bilang di rumah kita gak ada air?''tanya Dewi.


''Itu kak, takut nya dia orang jahat,''sahut Kanza. Neffal hanya tersenyum-senyum miring mendengar perkataan Kanza.


''Kamu gak boleh gitu, kalau ada orang lagi haus kamu harus kasih mereka minum,''ujar Dewi.


''Yaudah ayo masuk biar kakak ambil kan minum buat kamu,''ujar Dewi.


''Iya kak,''sahut Neffal sambil menjulurkan lidahnya kearah Kanza.


''Aneh banget tu orang, nekat banget lagi,''gumam Kanza.


.


.


''Silahkan di minum air nya, maaf cuma air putih aja,''ucap Dewi.


''Gak apa-apa kak,''sahut Neffal sambil meminum air putih itu.


''Itu yang berbeda di luar adik nya kakak?''tanya Neffal pura-pura gak kenal.


''Iya dia adik kakak,''sahut Dewi.


''Pake pura-pura gak kenal lagi,''batin Kanza.

__ADS_1


''Kanza ayo masuk cuacanya panas tu,''ujar Dewi.


Kanza Menganggukkan kepalanya dia mulai mendorong kursi rodanya.


''Boleh aku bantu,''ujar Neffal menawarkan diri untuk membatu Kanza.


''Gak usah bisa sendiri kok,''sahut Kanza yang terus mendorong kursi rodanya.


Tiba-tiba kursi roda Kanza terhalang oleh batu hingga membuat kursi rodanya tidak bisa di dorong.


Neffal datang untuk membantu Kanza, saat itulah Kanza teringat kejadian di rumah sakit berapa tahun lalu.


''Dulu aku pernah lihat kamu deh kayak nya,''ujar Kanza menatap Neffal dalam.


''Dimana?''tanya Neffal.


''Di rumah sakit, waktu itu kursi rodaku juga seperti ini, kamu juga yang menolongku apa kamu masih ingat?''tanya Kanza.


''Iya aku mengingat nya, dan aku juga pernah melihat kamu waktu di lampu merah, cuma aku lupa dengan wajah kamu,''ujar Neffal.


Kanza tersenyum karena orang yang ingin dia kenal, sekarang ada di depan matanya.


''Kalian saling kenal?''tanya Dewi.


''Iya kak,''sahut Kanza.


Mereka berdua pun menceritakan bagaimana pertemuan pertama mereka di rumah sakit waktu itu.


''Kayak nya kakak harus berterima kasih sama kamu karena sudah membantu Kanza waktu itu,''ujar Dewi.


''Gak perlu lah kak, kejadian nya juga udah lama banget kak,''sahut Neffal.


Neffal hanya tersenyum saja.


''Ya udah, kalau gitu kamu makan siang di sini saja tadi kakak sudah masak,''ujar Dewi.


''Ngak usah kak, aku harus pulang sekarang nih, soalnya entar sore aku harus berangkat keluar kota,''ujar Neffal.


''Ngapain kamu keluar kota?''tanya Dewi.


''hmm..., ada kerjaan sedikit kak,''sahut Neffal.


Lulu pun pulang dari sekolah nya dia bertemu Neffal di rumah.


''Siapa nih?''tanya Lulu.


''Neffal..''sahut nya sambil mengulurkan tangannya kearah Lulu.


''Ohh.. Ini yang namanya Neffal,''ujar Lulu mengulurkan tangannya.


''Ya udah kalau gitu kak, aku harus pulang sekarang nih,''ujar Neffal berdiri dari duduk nya.


''Iya, hati-hati dijalan ya,''sahut Dewi.


''Iya kak,''ucap Neffal. Dia pun pergi dengan motor nya.


Kanza mendorong kursi rodanya menuju kamar.

__ADS_1


''ceh.. Ceh.. Yang baru ketemuan, kok dia bisa tahu ya rumah kita?''tanya Lulu.


''Aku juga gak tahu tiba-tiba aja dia udah ada di depan rumah,''sahut Kanza.


''Gue jadi curiga nih, Jangan-jangan lo yang kasih tahu rumah kita,''ujar Lulu.


''Iya gak lah, gila kamu aku kasih alamat rumah kita, aku gak seperti itu,''sahut Kanza.


''Ada apa ini, kenapa kalian ribut?''tanya Dewi.


''Lulu yang pancing emosi duluan,''sahut Kanza.


''Lo gitu aja Baper,''ujar Lulu.


''Udah jangan ribut lagi, tapi kakak suka kok sama Neffal, seperti nya dia baik,''ujar Dewi.


''Baik dari mananya kak kita baru kenal dia hari ini,''sahut Kanza.


''Udah lo itu, gak usah bohongin kak Dewi, udah bertahun-tahun kan lo kenal sama dia,''ujar Lulu.


''Oh iya.. Kok kamu baru kenalin sekarang sama kakak?''tanya Dewi.


''Kenal emang udah bertahun-tahun sih kak, cuma bertemu baru kemarin,''sahut Kanza.


''Kuat juga ya dia, kenal udah bertahun-tahun ketemu nya baru kemarin, itu tanda nya dia orang baik,''ujar Dewi.


.


.


.


.


Kanza membuka buku harian nya dia selalu mencurahkan isi hati nya kedalam buku diary nya itu.


DEAR DIARY. ''Hari ini aku bertemu dengan dia lagi, dia adalah orang yang sama saat aku temui di rumah sakit, aku tidak menyangka aku bisa ketemu dia lagi, pertemuan seperti kejadian yang sama, ada rasa bahagia dalam hatiku orang yang aku ingat, sekarang malah mendekati ku. ibarat pepatah mengatakan jika sudah rezeki tidak akan tertukar dia akan kembali bertemu, itulah yang sedang aku alami saat ini bertemu kembali dengan si dia,(NEFFAL)."


Kanza menutup buku diary nya, dan menaruh nya kembali kedalam nakas. Dia duduk di bawah jendela kamar nya.


Tring... sebuah pesan WhatsApp dari Neffal. "Kanza aku udah sampai kerumah nih, nanti sore aku berangkat keluar kota kamu jangan sampai kangen sama aku ya."


"Dasar aneh, pacar juga bukan tapi pesan nya malah seperti ini,"batin Kanza setelah membaca pesan dari Neffal. Kanza langsung membalas pesan itu.


"Iya, kamu hati-hati ya disana,"balas Kanza.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


...BERSAMBUNG JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR VOTE BUNGA BINTANG FAVORIT TIPS...


__ADS_2