AKU MENCINTAI GADIS CACAT

AKU MENCINTAI GADIS CACAT
Menunggu


__ADS_3

''Nanti sore aku akan tunggu kamu di pantai Indah,''pesan Neffal.


Kanza semakin gelisah dan ketakutan bagaimana dia akan pergi menemui Neffal di pantai itu.


''Oke aku akan datang,''balas Kanza melalui pesan WhatsApp.


Setelah membalas pesan dari Neffal. Kanza kembali berpikir bagaimana cara nya dia akan kesana asal jangan dia yang pergi.


''Aku harus bagaimana ini, siapa yang akan kesana apa yang harus aku lakukan,''batin Kanza yang masih menatap ponsel nya.


Kanza menekan tombol memanggil,''Marina datang kerumah aku ya, ada yang mau aku bicarakan.''ujar Kanza.


''Oke aku akan kesana,''sahut Marina sambil mematikan ponsel.


Kanza mendorong kursi rodanya keluar dari kamar, ia melihat Dewi sedang duduk di ruang tamu.


''Kanza kamu kemana?''Dewi.


''Enggak kamana-mana kak,''sahut Kanza sambil terus mendorong kursi rodanya.


''Kayak buru-buru gitu sampai-sampai kursi roda kamu kebentur pintu,''ujar Dewi.


''Ngak sengaja kak,''sahut Kanza tersenyum.


''Assalamualaikum,''ucap Marina, yang baru datang.

__ADS_1


''Waalaikumsalam,''sahut Dewi dan Kanza serempak.


''Ayo masuk Marina,''ujar Dewi.


''Ngak usah kak aku di luar aja sama Kanza,''sahut Marina.


.


.


''Kamu mau bicara apa sama aku?"Marina.


"hmm, dari mana harus aku cerita kan,"ujar Kanza.


"Cerita dari awal aja,"sahut Marina. Kanza menganggukkan kepalanya.


Marina terkejut mendengar permintaan Kanza untuk menjadi diri nya di depan Neffal.


''Kamu gila menyuruhku untuk berpura-pura menjadi kamu di depan Neffal, ngak-ngak aku gak mau ambil resiko! seperti ini,''sahut Marina. Menolak permintaan Kanza.


''Aku mohon sama kamu kali ini saja apa salah nya sih,''ujar Kanza memohon.


''Kanza kamu tahu kan, aku sudah punya pacar kalau ketahuan! aku bisa putus! sama Lio dan kamu juga tahu teman-teman Lio ramai yang mengenali ku Jika mereka melihat aku Bagaimana!''ujar Marina marah.


Kanza hanya bisa diam melihat Marina memarahi nya.

__ADS_1


''Terus aku harus bagaimana apa yang harus aku lakukan, apa aku harus jujur sama dia,''sahut Kanza.


''Iya itu jalan yang bagus, kamu harus jujur sama Neffal, apa pun resikonya kamu tetap harus bicara jujur, lupakan dendam! kamu itu,''ujar Marina.


''Maaf kan aku sudah buat kamu marah,''ujar Kanza.


Marina menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.


Taring.Tring ponsel Kanza berdering.


''Dari siapa?''Marina.


''Dari Neffal,''sahut Kanza sambil mengangkat ponselnya.


''Kanza kamu dimana aku sudah sampai di pantai nih,''ujar Neffal dari seberang sana.


''maaf Neffal aku ngak bisa pergi, lain kali saja kita ketemuan nya,''sahut Kanza.


''Tapi aku udah menunggu kamu,''ujar Neffal.


''Sekali lagi maaf banget Neffal aku gak bisa,''sahut Kanza. Kanza merasa bersalah, dia tidak enak terus-menerus membohongi Neffal tapi Kanza tidak berdaya dia hanya bisa berbohong dan terus berbohong.


''Ya sudah gak apa-apa, aku hanya berharap minggu depan aku bisa ketemu sama kamu Karena besok aku harus berangkat lagi keluar kota,''ujar Neffal sambil mematikan ponsel nya. Neffal sangat kecewa karena ajakan nya selalu saja di tolak oleh Kanza Neffal hanya fokus melihat pantai di depan nya.


''Gimana apa kata nya?''Marina.

__ADS_1


''Neffal mematikan ponsel nya, seperti nya dia sangat marah sama aku,''sahut Kanza.


BERSAMBUNG JANGAN LUPA LIKE NYA DAN KOMENTAR


__ADS_2