AKU MENCINTAI GADIS CACAT

AKU MENCINTAI GADIS CACAT
kembali menghubungi


__ADS_3

Sejak saat itu aku dan Neffal tidak lagi bersama dia juga sudah memilih wanita lain, yang sudah lama dia cintai.


Aku merasa diriku tidak beruntung dalam percintaan selalu saja di sakiti padahal waktu itu kami sudah berpacaran 6 tahun lamanya. Memang aku sering menyuruh dia untuk mencari yang lain yang sempurna untuk dirinya tapi tidak seperti ini dia malah mengungkapkan cintanya di belakang ku kepada wanita lain, bukankah itu selingkuh namanya.


Aku sudah bicara sama Neffal jika dia sudah menemukan wanita lain maka beri tahu aku jangan main belakang dan jangan selingkuh. Siang itu Neffal menghubungi ku entah apa yang membuat dia menghubungi ku kembali hari itu padahal sudah hampir 1 tahun dia tidak menghubungi ku lagi.


''Halo Kanza bagaimana kabar kamu apa kamu baik-baik saja?'' tanya Neffal dari seberang sana.


''Alhamdulilah aku baik-baik saja, bagaimana dengan kabar mu sudah lama kita tidak ngobrol seperti ini?'' tanya Kanza.


''Maaf aku sudah meninggalkan mu demi dia,'' sahut Neffal.


''Tidak perlu meminta maaf, aku sudah mengerti dan kamu tidak perlu minta maaf lagi,'' ujar Kanza.


Neffal hanya terdiam mendengar jawaban dari Kanza.


''Kenapa? kamu diam?'' tanya Kanza.


''Tidak aku hanya merasa bersalah saja sama kamu meninggalkan kamu yang sudah begitu tulus mencintai ku tapi aku malah meninggalkan mu demi dia,'' sahut Neffal.

__ADS_1


''Tidak perlu merasa bersalah aku sudah biasa di tinggal oleh orang yang aku kenal dan sekarang kamu juga meninggalkan ku,'' ucap Kanza sambil menahan air matanya agar tidak tumbah saat bicara dengan Neffal.


''Apa kamu menangis? suara mu begitu berat kedengarannya?'' tanya Neffal.


''Tidak memegangnya aku menangis karena apa,'' sahut Kanza tersenyum.


''Jujur aku tidak merasa bahagia bersama dia, sepertinya aku lebih bahagia bersama dengan kamu,'' ujar Neffal.


Begitu gampangnya Neffal berkata bahwa dia tidak bahagia bersama pilihannya itu.


''Kenapa? kamu bicara seperti itu bukankah kamu sangat mencintai dia sampai-sampai kamu rela bermain api di belakang ku, kamu juga berkata saat itu bawah kamu sudah menyukai dia sejak lama, sekarang kenapa kamu bilang kalau kamu tidak bahagia dengannya,'' ujar Kanza panjang lebar.


''Iya itu sangat benar kami berdua memang berbeda dia begitu sempurna, sedangkan aku hanyalah seorang gadis cacat yang tidak bisa membuat kamu bahagia,'' ujar Kanza.


''Bukan seperti itu, aku bukan melihat dari kesempurnaannya tapi sikapnya sangat jauh berbeda dari kamu,'' sahut Neffal.


''Sudahlah Neffal itu adalah pilihan mu dan aku tidak mau ikut campur urusan pribadi kalian, maaf aku harus pergi,'' ujar Kanza mematikan ponselnya.


Setelah ponsel di matikan saat itu juga air mata Kanza mengalir, dia tidak menyangka bahwa Neffal akan mengkhianati dirinya seperti itu.

__ADS_1


''Neffal kenapa? kamu tega melakukan ini semua kepada ku jika kamu menyukai orang lain seharusnya kamu memberi tahu ku tapi bukan seperti ini, aku tidak apa-apa jika kamu jujur bawah kamu menyukai orang lain, aku benar-benar kecewa dan sakit karena mu,'' batin Kanza.


''Kak Kanza apa lo ada di kamar,'' ujar Lulu.


Dengan cepat ku hapus air mataku agar Lulu tidak melihat aku sedang menangis.


''Iya kakak ada di kamar, kenapa emangnya,'' sahut ku.


''Keluar dong gue ada bawa sesuatu nih buat lo,'' ujar Lulu.


.


.


.


.


. BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2