
Berapa saat berlalu Kanza masih di dalam kamar nya. menunggu Lulu pulang Dia berharap Lulu membawa sesuatu untuk nya, sambil menunggu Lulu Kanza membaring kan tubuh nya di atas tempat tidur.
''Lulu kemana sih kok jam segini dia belum pulang juga aku udah lapar banget lagi,''gumam Kanza sambil memainkan ponsel nya.
tring..tring..
''Dia lagi,''gumam Kanza mengakat ponsel nya.
''Apa lagi tukang bohong,''ujar Kanza.
''Hai.. Saya bukan tukang bohong ya, yaudah lah saya minta maaf, ternyata teman saya yang meletakkan nomor kamu di ponsel saya,''ujar orang.
''Yaudah, terus sekarang mau nya apa?''Kanza. ''Kita kenalan aja, nama saya Neffal,''ujar nya.
''Ujung-unjung nya minta kenalan juga,''gumam Kanza.
''Nama aku Kanza,''
''Nama yang bagus, kalau gitu aku boleh simpan nomor kamu kan, mana tahu kita bisa menjadi teman baik,''ujar Neffal.
''mmm''hanya itu yang keluar dari mulut Kanza.
Berapa jam berlalu. Selama itu Kanza dan Neffal mencerita tentang diri masing-masing.
.
.
.
Di halaman rumah terdengar suara motor "Kak, apa itu Lulu,''teriak Kanza dari kamar nya .
''Iya,''sahut Dewi.
__ADS_1
Kanza pun keluar dari kamar sambil mendorong kursi rodanya Berharap Lulu membawa sesuatu untuk nya.
''Lulu kok kamu lama banget sih pulang nya?''Kanza.
''Maaf tadi Gue harus kerjakan tugas sekolah dulu, ini buat Loe''ujar Lulu memberikan satu kota berisi makanan. Kanza mengambil kota itu dari tangan Lulu.
''Apa ini?''Kanza.
''Makanan buat Loe, Es krim juga ada,''sahut Lulu.
Tanpa pikir panjang Kanza membuka kota itu ada berapa makanan di dalam nya.
''Wih!, semua nya kesukaan aku nih makasih ya,''ucap Kanza sambil tersenyum.
Lulu hanya menganggukkan kepalanya Dia pun berjalan menuju kamar.
''Lulu kamu ngak mau, makanan nya?''Kanza.
''Kanza kamu lagi makan apa?''Dewi mendekati Kanza yang lagi makan.
''Lagi makan camilan kak, di bawa sama Lulu tadi, ayok kak kita makan berdua,''ujar Kanza.
''Terus Lulu nya mana, kok ngak ikut makan sekalian?''Dewi sambil memakan camilan itu.
''Kata nya dia udah tadi, kak,''sahut Kanza.
.
.
Singkat cerita. Marina membawa Kanza ke taman agar Kanza tidak bosan di rumah terus. Kanza hanya fokus menatap bunga-bunga di didepan nya.
''Bagaimana sama orang yang baru kamu kenal itu?''Marina.
__ADS_1
''Biasa aja, pasti dia juga sama sikap nya kayak Bayu dan Rehan, dan aku juga tidak peduli tentang dia,''sahut Kanza.
Marina menatap Kanza,''Kamu jangan seperti itu, tidak semua laki-laki kayak mereka Andai yang kamu kenal sekarang ini baik dan bisa menerima kamu, bagaimana?''Marina.
''Itu bagus kesempatan aku untuk membalas nya,''sahut Kanza.
''Kanza-Kanza ternyata hati kamu itu di penuhi oleh rasa dendam ya,''ujar Marina.
''Kamu ngak tahu apa yang aku, rasakan selama ini mereka memandang ku begitu rendah, karena keadaan ku yang cacat seperti ini, coba kamu ada di posisi aku, pasti kamu juga akan melakukan yang sama,''sahut Kanza.
''Baik lah, aku minta maaf, udah kamu jangan nangis lagi,''ujar Marina sambil mengusap air mata Kanza.
Kanza menganggukkan kepalanya, mereka pun kembali terdiam.
.
''Oh iya, Kalau aku boleh tahu siapa nama orang yang kamu kenal itu?''Marina.
''Nama nya Neffal,''sahut Kanza.
''Neffal..
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG JANGAN LUPA LIKE NYA DAN KOMENTAR VOTE BUNGA BINTANG
__ADS_1