
Hari itu Neffal pulang dari luar kota dengan penuh semangat dia ingin menyatakan perasaannya kepada Kanza, setelah sampai dirumah nya dia meletakkan motor nya di halaman rumah 🏠 nya. Anggun melihat Neffal pulang dengan tersenyum-senyum sendiri.
''Abang, abang kenapa pulang-pulang udah senyum-senyum sendiri?''tanya Anggun sang Adik.
''Gak apa-apa, Ibu mana?"tanya Neffal.
"Udah pergi sama kakak ipar,"sahut Anggun.
Hema... Neffal berjalan menuju kamar nya lalu menutup pintu kamar.
"Sabaik nya aku hubungi Kanza dan bilang kalau aku sudah berada di rumah🏠,"gumam Neffal.
.
.
......KEDIAMAN KELUARGA KANZA......
"Halo Neffal,"ujar Kanza.
"Hai, kamu lagi apa"?tanya Neffal dari seberang sana.
"Lagi di kamar,"sahut Kanza.
"Besok aku boleh kerumah 🏠 kamu gak?"tanya Neffal.
"Buat apa,"sahut Kanza. Kanza sangat takut jika Neffal datang kerumah 🏠 nya.
"Buat ketemu kamu lah ngapain lagi,"sahut Neffal.
"Jangan sekarang ya, lain kali saja kamu datang kerumah 🏠 ku,"ujar Kanza.
"Ya udah gak apa-apa, kalau gitu aku boleh minta nomor Marina,"ujar Neffal.
"Buat apa Neffal minta nomor Marina,"batin Kanza.
"Kanza boleh aku minta nomor Marina,"ujar Neffal lagi.
"Boleh kok nanti aku kirim,"sahut Kanza.
"Ya udah aku tutup telepon nya, jangan lupa kirim nomor telepon nya Marina,"ujar Neffal sambil mematikan ponsel nya.
Kanza mulai bertanya-tanya untuk apa Neffal meminta nomor telepon Marina dia mulai berpikir aneh-aneh tentang Neffal dan Marina, Kanza membuka aplikasi WhatsApp nya dia mengirim nomor Marina melalui pesan.
"Apa jangan-jangan Neffal mulai menyukai Marina, karena aku selalu menolak nya untuk datang ke rumah 🏠 terus dia berpaling kepada Marina,"batin Kanza.
"Kalau memang benar gak apa-apa mereka cocok kok Marina cantik dan juga baik,"gumam Kanza. Dia kembali meletakan ponsel nya di atas nakas dia mendorong kursi rodanya keluar kamar.
.
.
...KEDIAMAN KELUARGA MARINA...
Marina sedang sarapan bersama keluarga nya sebuah pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal. Marina membuka ponsel nya mulai membaca pesan.
"Maaf gue menganggu ini gue Neffal gue mau minta tolong sama lo,"pesan Neffal.
"Neffal mau minta tolong apa sama aku,"batin Marina.
Marina langsung membalas pesan dari Neffal. "Lo mau minta tolong apa?"tanya Marina membalas pesan Neffal.
__ADS_1
"Gue mau lo ajak Kanza ke pantai, gue mau kasih sesuatu buat dia, tadi nya gue mau langsung ke rumah 🏠 nya tapi Kanza gak ngizinin gue datang,"balas Neffal
"Oke gue coba besok,"balas Marina.
"Oke besok lo kabarin gue,"balas Neffal.
.
.
...KEDIAMAN KELUARGA KANZA...
Kanza masih duduk di kursi rodanya berpikir untuk apa Neffal minta nomor Marina apa yang sedang mereka bicarakan dengan nomor telepon itu.
cikrek pintu kamar di buka membuat lamunan Kanza buyar seketika, Lulu langsung masuk kedalam kamar dan membaringkan tubuhnya keatas tempat tidur.
"Kamu habis dari mana?"tanya Kanza.
"Pulang dari rumah teman,"sahut Lulu sambil memainkan ponsel nya.
"Lo kenapa belum tidur?"tanya Lulu sambil mengangkat kepalanya.
"Bentar lagi,"sahut Kanza sambil menggeser-geser ponsel nya.
Tring... sebuah pesan WhatsApp dari Marina. "Kanza besok aku mau ajak kamu jalan-jalan kamu mau gak,"pesan dari Marina.
Dia melihat pesan Marina Kanza pun dengan cepat membalas nya. "Kemana?"tanya Kanza membalas pesan Marina.
"Ada deh, poko nya besok aku jemput kamu oke,"balas Marina.
Kanza meletakkan ponsel nya dan mendorong kursi rodanya menuju tempat tidur. "Kemana Marina membawa ku besok,"batin Kanza. Kanza menutup mata nya dan tidur.
.
.
"Kamu mau mandi?"tanya Dewi yang baru keluar kamar mandi.
"Iya kak,"sahut Kanza dia langsung masuk dan menutup pintu.
Berapa menit berlalu Kanza keluar dari kamar mandi kembali mendorong kursi rodanya menuju kamar tidur. Di luar rumah terdengar suara mobil.
"Siapa yang datang pagi-pagi seperti ini,"batin Kanza yang sedang menyisir rambut panjang nya.
"Kak Dewi, Kanza mana?"tanya Marina.
"Ada di kamar beres-beres,"sahut Dewi.
Marina langsung masuk kedalam kamar tidur Kanza. "Ya ampun Kanza kamu belum siap lagi?"tanya Marina.
"Emang kenapa kalau aku belum siap, emangnya kita mau kemana?"tanya Kanza.
"Kenapa kamu masih bertanya kan aku udah kasih tahu kamu semalam kalau aku mau ngajak kamu jalan-jalan keluar, gimana sih ayo cepatan siap-siap nya,"ujar Marina.
Kanza yang masih kebingungan 🙄 dengan perkataan Marina.
"Ngapain bengong 🙄 ayo cepetan,"ujar Marina lagi.
"Kalian mau kemana?"tanya Dewi melihat Kanza dan Marina keluar dari kamar.
"Aku mau bawa Kanza jalan-jalan lagi kak boleh kan,"ujar Marina.
__ADS_1
"Boleh tapi kemana?"tanya Dewi mengerutkan keningnya.
"Ke pantai kak,"sahut Marina.
"Ya udah tapi jangan terlalu sore pulang nya,"ujar Dewi.
Marina menganggukkan kepalanya, mereka pun keluar menuju mobil yang ada dihalaman rumah. Dewi membantu Kanza untuk masuk kedalam mobil Marina kursi roda pun masuk kedalam mobil.
"Kami jalan dulu ya kak,"ujar Marina.
"Iya hati-hati,"sahut Dewi.
Mobil mulai berjalan membelah jalan raya, Kanza yang masih penasaran kemana Marina membawa nya Kanza pun bertanya.
"Marina sebenarnya Kita ini mau kemana sih?"tanya Kanza.
"Udah jangan banyak tanya nanti kamu juga tahu,"sahut Marina yang terus menyetir mobilnya.
Kanza kembali diam, tidak lama mereka pun sampai ke pantai itu. Ternyata Neffal sudah menunggu mereka disana Neffal menoleh kearah mobil Marina dia melihat Kanza di dalam mobil itu.
"Marina itu kan Neffal Kalian udah janjian ya?"tanya Kanza.
"Iya, tadi malam Neffal sms aku dia minta tolong sama aku buat bawa kamu ke sini,"sahut Marina tersenyum.
"Buat apa?"tanya Kanza.
"Kalau soal itu aku gak tahu, apa jangan-jangan Neffal mau nembak kamu,"ujar Marina.
Kanza mulai ketakutan dengan perkataan Marina jika benar Neffal mau nembak dia itu adalah yang pertama kali bagi Kanza.
"Kamu kenapa apa kamu sakit?"tanya Marina.
"Ngak kok,"sahut Kanza.
''Tapi kamu pucat banget,''ujar Marina.
''Gak apa-apa, aku di dalam mobil saja ya,''sahut Kanza. Melihat Neffal berjalan mendekati mobil Marina dia mengetuk kaca mobil, Marina membuka kaca mobilnya.
''Ayo turun,''ujar Neffal.
''Kanza gak mau turun gimana,''sahut Marina.
''Kenapa, aku akan bantu turunkan, ada bawa kursi roda kan?''tanya Neffal.
Marina menganggukkan kepalanya.
''Baiklah kalau seperti itu aku keluar kan kursi roda nya dahulu,''sahut Neffal.
''Ini ada apa sih?''tanya Kanza.
Marina menggelengkan kepalanya bahwa dia sama sekali tidak tahu apa rencana Neffal sebenarnya.
.
.
.
.
.
__ADS_1
...BERSAMBUNG JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR VOTE BUNGA BINTANG FAVORIT TIPS...