AKU MENCINTAI GADIS CACAT

AKU MENCINTAI GADIS CACAT
tidak ingin kembali


__ADS_3

Kanza keluar dari kamarnya menuju ruang tamu disana sudah ada Lulu dan Dewi.


''Ini buat lo gue beli tadi,'' ucap Lulu menyerahkan sebuah ikat rambut berwarna hitam.


''Kirain kamu beli makanan?'' tanya ku.


''Makanan juga ada nih makanlah,'' sahut Lulu sambil menyerahkan kotak makanan ke arah ku.


''Mata lo kenapa sembab gitu?'' tanya Lulu Dewi pun menoleh ke arah Kanza.


''Habis bangun tidur,'' sahut ku.


Lulu mengangguk-anggukan kepalanya.


Tidak berapa lama Marina datang ke rumah.


''Assalamualaikum,'' ucapnya.


''Waalaikumsalam masuk Marina pas banget nih ada makanan,'' ujar Kanza.


Marina membawa Kanza keluar dari rumah. Dia membawa Kanza jalan-jalan sore itu.


''Aku mau cerita sama kamu tentang Neffal,'' ujar Kanza.


Marina sangat terkejut saat mendengar mana Neffal, karena mereka sudah lama putus itulah membuat Marina sedikit terkejut.

__ADS_1


''Kenapa? tiba-tiba kamu cerita tentang Neffal, bukannya kalian berdua sudah putus setahun yang lalu?'' tanya Marina.


''Kemarin dia menghubungiku kembali dan kami cerita banyak tentang masa lalu, dia juga bilang bahwa dia tidak bahagia bersama pacarnya yang sekarang,'' sahut Kanza.


''Neffal ini benar-benar tidak tahu malu, dia sudah meninggalkan kamu dan sekarang dia bilang tidak bahagia dengan pacarnya. Dan dia juga menghubungi kamu kembali!'' ucap Marina.


Marina tidak habis pikir dengan sikap Neffal sudah menyakiti Kanza berkali-kali saat pacaran pun Neffal juga sering menuduh Kanza berselingkuh, dan sekarang dia bilang tidak bahagia bersama pacarnya.


''Jika suatu saat dia ingin kembali bersama dengan kamu, apa kamu akan menerimanya kembali?'' tanya Marina.


Kanza menggelengkan kepalanya bahwa dia tidak ingin lagi bersama dengan Neffal.


''Apa kamu yakin?'' tanya Marina lagi dia ingin memastikan bahwa Kanza tidak akan kembali dengan Neffal karena dia tidak ingin Kanza menderita lagi.


''Kanza kamu jangan bicara seperti itu, aku sangat senang kalau kamu sudah lepas dari Neffal, dulu aku sempat berpikir bahwa dia sangat cocok dengan mu. Tapi setelah kejadian ini bagi ku dia lebih jahat dari orang yang kamu kenal dahulu meskipun mereka tidak menerima keadaan mu, memang itu sangat menyakitkan tapi mereka hanya sekali menyakiti mu. Sedangkan Neffal dia bahkan setiap hari menyakiti mu,'' ujar Marina panjang lebar.


Marina merasa sedih melihat sahabatnya di perlukan seperti itu oleh orang yang dia cintai bahkan dia sangat berharap Kanza tidak lagi bersama dengan Neffal.


''Aku sudah berpikir panjang Marina, bahwa aku tidak akan pernah kembali dengannya lagi, karena selama setahun ini cinta itu sudah menghilang untuknya, dan aku ingin kembali seperti dahulu tanpa mengenal siapapun aku juga sudah melupakan semua itu,'' ujar Kanza tersenyum.


Kanza memang gadis yang kuat, dia bisa menghadapi penderitaannya selama ini sakit hatinya dan kekecewaannya terhadap orang-orang yang telah meninggalkannya.


''Baiklah sekarang kita akan mulai dari awal lagi lupakan mereka semua yang tidak berguna itu!'' ucap Marina sambil memeluk Kanza.


''Tapi Marina jika dia menghubungi aku lagi aku harus apa?'' tanya Kanza.

__ADS_1


''Angkat saja dengarkan apa yang ingin dia katakan,'' sahut Marina.


Kanza menganggukkan kepalanya.


''Oh iya, Kanza aku malah teringat seseorang,'' ujar Marina.


''Siapa?'' tanya Kanza.


''Gio.''


''Apa?...''


.


.


.


.


.


. BERSAMBUNG..


bagaimana menurut kalian apakah harus Gio di hadirkan kembali?.....

__ADS_1


__ADS_2