
Neffal berjalan🚶ke arah belakang mobil 🚗 untuk mengambil kursi roda Kanza di bantu oleh Marina mengeluarkan kursi roda itu. Setelah kursi roda keluar🦽 Neffal langsung membawa nya ke arah Kanza.
"Ayo aku bantu turunkan kamu dari mobil,"ujar Neffal menatap Kanza.
Tanap berkata-kata Kanza mengeserkan tubuhnya agar mendekati Neffal. Neffal pun mengeluarkan Kanza dengan cara mengendong nya, dan menduduki nya keatas kursi roda.
''Kita mau kemana?''tanya Kanza sambil mengangkat kepalanya melihat Neffal.
''Kita cuma jalan-jalan saja di sekitar sini,"sahut Neffal.
Neffal mendorong kursi roda Kanza, Marina pun mengikuti mereka kemana pun Neffal membawa Kanza.
''Marina boleh aku bawa Kanza sebentar,"ujar Neffal.
''Boleh tapi jangan terlalu jauh,''sahut Marina.
Neffal menganggukkan kepalanya dan pergi membawa Kanza, sampai di tepian pantai🏖️ Neffal menghentikan kursi roda Kanza.
''Ngapain kita kesini?''tanya Kanza.
''Bukan nya kamu menyukai pantai🏖️,''ujar Neffal.
''Siapa yang memberi tahu kamu kalau aku menyukai pantai🏖️?''tanya Kanza.
''Ada deh, yang terpenting aku tahu,''sahut Neffal menatap laut. Mereka berdua menatap laut yang bergelombang 🌊ke arah mereka.
''Kanza aku mau ngomong sesuatu sama kamu,''ujar Neffal.
''Mau ngomong apa?''tanya Kanza.
''Aku mencintai kamu, kamu mau kan jadi pacar aku,'ujar Neffal menatap mata Kanza.
Kanza tidak bisa berkata-kata keringat dingin mulai membasahi kening nya, dia tidak menyangka kalau Neffal akan menyatakan perasaannya.
''Kanza kenapa kamu diam, aku butuh jawaban dari kamu jangan diam seperti ini,''ujar Neffal sambil melipatkan lututnya🧎di atas pasir.
''Neffal kamu masih sadarkan?''tanya Kanza.
''Iya aku masih sadar, kenapa?''tanya Neffal menatap Kanza.
''Apa kamu sadar kalau perempuan yang ada di hadapan kamu ini cacat?''tanya Kanza.
''Kenapa kamu bicara seperti itu, aku hanya butuh jawaban bukan kata-kata seperti ini. Aku tidak suka kalau kata-kata kamu seperti ini, bagiku kamu sangat sempurna,''ujar Neffal panjang lebar.
''Meskipun kata-kata ku salah buat kamu, tapi inilah aku, aku gak bisa menjadi pacar kamu masih banya perempuan lain yang pantas buat kamu,''ujar Kanza sambil mendorong kursi rodanya🧑🦼 sendiri.
Tapi Neffal dengan cepat memegang kursi roda itu membuat Kanza tidak bisa mendorong nya.
''Aku mencintai kamu setulus hatiku, apa kamu masih tidak percaya sama ketulusan ku. Kita sudah berteman bertahun-tahun apa itu belum cukup untuk membuktikan ketulusan ku sama kamu,''ujar Neffal menatap lurus kemata Kanza.
Kanza mulai gugup dia tidak bisa berkata-kata sejujurnya Kanza juga mencintai Neffal tapi keadaan nya tidak merestui itu, mungkin saat itu hati Kanza sangat sakit telah menolak perasaan Neffal.
__ADS_1
''Beri aku waktu Neffal, untuk semua yang kamu katakan,''sahut Kanza.
''Baik aku akan memberi mu, waktu tiga hari saat itu juga kamu harus menjawab nya,''ujar Neffal.
Kanza menganggukan kepalanya. Lalu memanggil Marina.''Marina.''
Marina pun langsung datang ke arah Kanza yang perada di tepi pantai🏖️.
''Iya ada apa?''tanya Marina.
''Bawa aku pergi dari sini,''ujar Kanza.
''Kenapa kita kan baru datang setidaknya makan dulu,''sahut Marina.
''Marina! kita pulang sekarang aku bilang!,''ujar Kanza.
''Oke baiklah,''sahut Marina sambil mendorong kursi roda Kanza.
Neffal mengikuti dari belakang. Sampai nya di parkiran Neffal mengendong Kanza kedalam mobil mereka tidak saling bicara, Kanza langsung menutup pintu mobil nya.
''Ada apa dengan kalian?''tanya Marina.
''Jalan saja dahulu nanti aku ceritakan,''sahut Kanza.
Marina menganggukkan kepalanya dan mulai melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang.
''Kanza aku tidak akan menyerah, karna aku benar-benar mencintai kamu,''batin Neffal dia pun menyalakan mesin motornya lalu pergi.
.
.
''Neffal menyatakan perasaan nya sama aku,''sahut Kanza.
''Oh iya, bagus dong apa kalian sudah jadian?''tanya Marina begitu antusias.
''Gka aku menolak nya,''sahut Kanza.
''Apa..., ''sahut Marina terkejut dan menghentikan mobil nya di tepi jalan.
''Kenapa Kanza kenapa kamu menolak nya Neffal itu sudah sangat tulus sama kamu,''ujar Marina kecewa kepada sahabatnya itu.
''Aku harus bagaiman Marina, aku tahu aku salah sudah menolak cinta Neffal, tapi keadaan ku seperti ini itu sangat tidak mungkin. Sejujurnya aku juga mencintai dia,''ujar Kanza sambil menangis😭.
Marina memeluk Kanza dia sangat mengerti betapa sakit nya sahabatnya itu.''Sudah kamu jangan menangis😭 aku mengerti aku sangat mengerti apa yang kamu rasakan,''sahut Marina sambil melepaskan pelukan nya,''ya sudah kita pulang ya,''ujar Marina.
Mobil kembali berjalan, berapa menit berlalu mereka sampai kerumah🏠, Marina menurunkan Kanza dari dalam mobil. Dan membawa nya masuk kedalam rumah🏠.
''Kalian sudah pulang?''tanya Dewi.
''Iya kak, makasih kak udah mengizinkan aku bawa Kanza tadi,''ucap Marina.
__ADS_1
''Kanza apa kamu habis menangis😭, kenapa mata kamu sembab gitu?''tanya Dewi.
''Gak kok kak, tadi saat di pantai🏖️kemasukan debu,''sahut Kanza berbohong.
''Yaudah kak kalau seperti itu aku pulang dahulu udah mau magrim soalanya,''ujar Marina.
''Iya,''sahut Dewi.
''Marina terima kasih sudah antar aku pulang,''ucap Kanza.
''Sama-sama,''sahut Marina.
.
.
...KEDIAMAN KELUARGA NEFFAL...
Neffal melamun di halaman rumah🏠nya dia masih memikirkan kejadian di pantai🏖️, dia begitu takut jika pertemanan nya dengan Kanza akan berantakan hanya sebuah perasaan nya terhadap Kanza.
''Bagaiman jika Kanza tidak ingin lagi berteman dengan ku.''batin Neffal sambil mengusap wajah nya dengan kasar.
''Ayo abang lagi mikirin apa?''tanya Anggun tiba-tiba datang.
''Gak lagi mikirin apa-apa,''sahut Neffal tersenyum.
''Abang mau tanya sama kamu,''ujar Neffal.
''Mau tanya apa,''sahut Anggun sang adik.
''Kalau kamu menyukai seseorang bagaimana cara kamu untuk mendapatkan dia?''tanya Neffal mentap sang adik.
''Simpel aja sih bang Anggun akan menunggu sampai dia membuka hatinya buat Anggun, tapi jika terlalu lama biar Anggun sendiri yang menyatakan nya,''ujar Anggun.
''Dasar adik abang ini, gatal,''ujar Neffal sambil tersenyum.
''Ya mau bagaimana lagi kalau sudah terlalu lama menunggu gak ada kepastian mendingan kita sendiri yang ungkapin,''sahut Anggun.''emang kenapa bang apa abang nembak cewek terus di tolak?''tanya Anggun.
''Ya gitu deh,''sahut Neffal.
''Ya abng harus berjuang, kalau cewek emang suka kegitu dia ingin lihat seberapa jauh perjuangan kita untuk mendapatkan dia,''ujar Anggun.
''Anggun benar mungkin itu yang di ingin kan oleh Kanza,''batin Neffal.
.
.
.
.
__ADS_1
...BERSAMBUNG... JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR VOTE BUNGA BINTANG FAVORIT TIPS NYA....