AKU MENCINTAI GADIS CACAT

AKU MENCINTAI GADIS CACAT
Berpura-pura


__ADS_3

Di pagi minggu yang cerah semua orang berada di rumah. hari minggu yang di sukai oleh Kanza satu hari bersama keluarga. Tapi tetap saja masih belum lengkap Doni yang masih berada di diluar negeri. Kanza tetap bahagia karena ayah nya ada di rumah.


''Kanza bagaiman kabar kamu hari ini?''Ayah Kanza yang bernama Jamal.


''Hari ini kabar Kanza baik-baik saja ayah,''sahut Kanza sambil mendekati ayah nya.


''Itu bagus sini ayah bawa sesuatu buat kamu dan juga Lulu,''ujar Pak Jamal sambil memberikan Baper Bag kepada Kanza dan Lulu.


''Apa ini ayah?''Lulu mengambil paper bag dari tangan ayahnya.


''Buka saja,''ujar Pak Jamal. Pak Jamal juga memberikan kepada Dewi.


''Terimakasih ayah,''ucap Mereka.


Siang itu Kanza menghabis kan waktu nya bersama ayah dan sodara nya dia sangat bahagia siang itu meskipun kebahagian itu hanya berlaku berapa jam saja.


Tidak lama Pak Jamal pun berpamitan pulang rumah mereka berada jauh dari sang ayah mereka hanya bisa berkumpul seminggu sekali itu pun jika sang ayah tidak sibuk berkerja.


''Kanza, Lulu, ayah pulang dulu ya kalian harus baik-baik tinggal sama kakak, Lulu kamu harus rajin sekolah,''ujar sang ayah.


Kanza tidak bisa menahan air mata nya dia pun mulai menangis saat mencium tangan ayah nya.


''Tapi ayah kesini lagi kan minggu depan?''Kanza.

__ADS_1


''Insya Allah kalau ayah gak sibuk pasti ayah kesini lagi,''sahut Pak Jamal. Pak Jamal pun masuk kedalam mobil, mobil itu mulai berjalan meninggal kan rumah Kanza.


''Sudah kalian ngak usah sedih ayah pasti datang lagi,''ujar Dewi.


Kanza mengapus air mata nya melihat kepergian sang ayah.


''Ya sudah ayo kita masuk,''ajak Dewi.


Kanza menganggukkan kepala nya Dewi mulai mendorong kursi roda Kanza masuk kedalam rumah.


.


.


Kanza kembali kedalam kamar dia memeriksa ponsel nya sudah ada pesan dan juga panggilan disana dari Neffal. Dia lupa kalau Neffal berada di rumah nya minggu ini.


''Iya hari ini aku tidak akan menghindar lagi aku pasti datang,''balas Kanza.


Siang itu Kanza mencoba menghubungi Carla kakak dari Marina Kanza berharap Carla bisa membantu nya.


''Halo Kanza ada apa?''Carla dari seberang sana.


''Kamu bisa datang ke rumah ku gak?''Kanza.

__ADS_1


''Bisa kok lagian aku lagi gak sibuk, sebentar lagi aku datang ke rumah Kamu,''ujar Carla.


Kanza mematikan ponsel nya dia mendorong kursi rodanya menuju halaman rumah sambil menunggu Carla sampai.


''Hai, Kanza,''sapa Carla.


''Hai ayo duduk disini,''ujar Kanza.


''Oke, kamu mau ngomong apa sama aku?''Carla.


''Aku mau minta tolong sama kamu,''ujar Kanza.


''Minta tolong apa, selagi aku bisa bantu aku pasti membantu kamu,''sahut Carla. Kanza terdiam sejenak.


''Aku ingin kamu berpura-pura menjadi diriku di depan Neffal,''ujar Kanza.


Membuat Carla terkejut akan permintaan dari Kanza.''Apa kamu ngak salah?''Carla. menatap Kanza.


''Enggak kali ini aku benar-benar minta tolong sama kamu sekarang ini Neffal sudah menunggu ku di Pantai Indah,''ujar Kanza.


''Aku bukan nya gak mau membantu kamu, kalau ketahuan bagaimana,''sahut Carla.


Akankah Carla siap membantu Kanza untuk bertemu dengan Neffal.

__ADS_1


BERSAMBUNG


JANGAN LUPA LIKE NYA DAN KOMENTAR


__ADS_2