AKU MENCINTAI GADIS CACAT

AKU MENCINTAI GADIS CACAT
Kanza


__ADS_3

''Kamu mau cerita apa sama aku?''Kanza.


''Aku putus sama Lio,''sahut Marina.


''Kok bisa?''Kanza.


''Ternyata Lio selingkuh dari aku,''ujar Marina menyenderkan kepalanya di pundak Kanza.


''Sama siapa dia selingkuh, Kok Lio jahat banget sama kamu,''ujar Kanza.


''Aku gak tahu, Kemarin aku sempat lihat dia sama cewek itu jalan berdua, Pas aku samperin dia malah ngelak kalau mereka gak selingkuh,''ujar Marina.


''Jahat, Banget Lio aku gak nyangka dia bisa selingkuhin kamu,''ujar Kanza. ''Udah sekarang kamu gak usah sedih gak pantas orang seperti itu di tangisin,''ujar Kanza.


Kanza begitu pintar menasihati orang lain tapi nasihatin diri sendiri gak bisa.


''Aku gak tahu harus bagaimana, Karena aku sangat mencintai Lio,''ujar Marina.


''Udah kan masih banyak yang ganteng dari Lio,''sahut Kanza sambil tersenyum. Karena sahabat nya itu suka sama yang ganteng-ganteng.


''Iya sih, Tapi dia itu berada dari yang lain Lio itu bukan cuma ganteng, Tapi juga baik.''sahut Marina.


''Terus kamu maunya, Gimana apa kamu mau ngejar dia lagi, Malu dong sebagai cewek,''ujar Kanza.


''Ya, Jika di perlukan aku akan melakukan nya,''sahut Marina.


Kanza menoleh kearah Marina.''Kamu itu sahabat aku atau bukan sih, Marina yang aku kenal gak seperti ini, Marina yang aku kenal dia itu kuat,''ujar Kanza.


Marina pun diam dia gak tahu mau ngomong apa lagi, Karena apa yang di katakan Kanza benar Dia tidak selemah itu.


''Udah gak usah manyun kegitu wajah nya,''ujar Kanza.


.


.


''Ohiya bagaimana sama Neffal apa dia udah ada kabarnya?''Marina.


''Udah''sahut Kanza.


''Ohiya, Terus gimana apa dia menghubungi kamu?''Marina.


''Iya, Ternyata kamu benar Neffal belum menikah, ternyata waktu aku telepon dia yang angkat itu kakak Neffal,''ujar Kanza.


''Kan, apa yang aku bilang jangan prasangka dulu sama orang kamu sendiri kan yang malu,''ujar Marina.


''Hehehe☺️☺️.. Iya,''sahut Kanza.


''Terus Neffal ngomong apa sama kamu?''Marina.


''Dia bilang kalau dia belum menikah itu aja sih,''sahut Kanza.


''Bagus deh kalau dia gak sampai marah sama kamu, cerita dong bagaimana kamu biasa ketemu Neffal lagi,''ujar Marina.


''Ternyata Neffal teman pacarnya Lulu..


''Maksud kamu Zakir''potong Marina.


''Iya, terus Zakir mau kenalin aku sama temannya, ternyata yang di kenal nya adalah Neffal,''ujar Kanza.


''Gila! kayak nya kamu sama Neffal jodoh deh,''ujar Marina.


''Jodoh dari mana, dia aja belum tahu keadaan ku seperti ini,''sahut Kanza.


''Bukan nya kamu udah ngomong sama Neffal tentang Keadaan kamu?''Marina.


''Iya tapi kan Neffal masih belum tahu aku yang seperti ini, dia cuma denger ceritanya aja,''ujar Kanza.

__ADS_1


''Benar juga, tapi aku yakin kok dia akan menerima kamu,''sahut Marina.


''Aku juga maunya seperti itu,''ujar Kanza.


''Bagaiaman kalau kita ajak Neffal ketemuan soalnya aku penasaran banget sama dia,''ujar Marina.


''Gak-gak bikin malu saja, kalau mau ketemu kamu aja sana jangan ajak-ajak aku,''sahut Kanza.


''Emangnya kamu gak cemburu kalau aku ketemuan sama Neffal nanti kamu nangis😭,''ujar Marina tersenyum.


''Ya gak lah ngapain juga aku harus nangis😭,''sahut Kanza.


''Iya deh aku percaya,''sahut Marina.''Aku benar-benar penasaran sama Neffal itu seperti apa ya orang nya, dengar dari nama nya aja udah ganteng apa lagi orang nya,''ujar Marina.


''Ya gak tahu,''sahut Kanza.


.


.


.


Tiring.Tiring.. Ponsel Kanza berbunyi.


''Siapa tu?''Marina.


''Neffal''sahut Kanza. Kanza langsung mengangkat ponselnya.


''Halo Neffal,''ujar Kanza.


''Kamu lagi apa?''Neffal dari seberang sana.


''Lagi duduk aja sama temen,''sahut Kanza.


''Mau minta sesuatu sama kamu,''ujar Neffal.


''Aku mau kita ketemuan,''sahut Neffal.


Deg..


''Apa. Kan aku udah ngomong sama kamu kalau aku gak bisa,''ujar Kanza.


''Iya aku tahu, tapi aku ingin kepastian apa kamu itu benar-benar cacat atau tidak. Aku takut kamu malah membohongiku lagi,''ujar Neffal.


''Neffal, aku gak bohong aku sudah jujur sama kamu,''sahut Kanza.


''Tapi aku gak percaya,''sahut Neffal.


''Jangan berantem aku yang akan mempertemukan kalian berdua,''sahut Marina.


''Apa bilang.. Kamu udah gila apa bagaimana cara nya aku bisa pergi dengan keadaan seperti ini kamu pakai otak! dong Marina,''ujar Kanza Marah.


''Kanza kamu jangan dulu dong dengar kan aku dulu,''ujar Marina.


''Kalau gak gini aja, kamu kasih alamat rumah kamu biar aku yang datang,''ujar Neffal.


''Itu gak mungkin, karena aku gak pernah membawa seorang laki-laki kedalam rumah ku,''sahut Kanza.


''Oke-oke kalau seperti itu, kamu yang akan datang ke pantai!,''ujar Neffal.


''Neffal udah dulu ya, nanti aku hubungi lagi,''ujar Kanza.


''Oke''sahut Neffal.


Kanza pun mematikan ponsel nya. Dia menatap Marina tajam, yang sedang memegang ponselnya.


Marina menoleh ke arah Kanza yang masih menatap nya.

__ADS_1


''Kenapa kamu menatap ku seperti itu?''Marina.


''Kamu ngomong apa tadi sama Neffal?''Kanza balik.


''Gak ngomong apa-apa aku cuma ngomong aku yang akan mempertemukan kalian itu aja,''sahut Marina.


''Nah, itu dia kenapa kamu ngomong kegitu tadi?''Kanza.


''Emang nya kamu, mau Neffal pergi lagi,''ujar Marina.


''Ya gak, cuma kan, ini gak mungkin aku akan pergi,''sahut Kanza.


''Kamu suka pantai kan?''Marina.


Kanza menganggukkan kepala.


''Inilah kesepakatan kamu untuk kesana, kapan lagi kamu akan melihat pantai,''ujar Marina.


''Iya sih, tapi kamu kan tahu kak Dewi gak akan mengizinkan aku pergi keluar,''sahut Kanza.


''Tenang saja aku punya IDE, buat semua ini,''ujar Marina.


''Kamu punya IDE apa?''Kanza.


''Ada deh, yang penting kamu setuju aja kalau Neffal ngajak ketemuan,''sahut Marina.


"Iya"sahut Kanza.


"Kalau gitu aku pulang dulu ya, udah lama juga aku di rumah kamu,"ujar Marina.


"Iya, hati-hati, di jalan ya,"sahut Kanza.


.


.


.


Kanza kembali kedalam rumah nya, dia melihat Lulu sedang duduk di sofa.


"Lulu, kak Dewi mana?"Kanza.


"Ada di dapur,"sahut Lulu.


Kanza mendorong kursi rodanya menuju dapur Dimana Dewi sedang sebuk di dapur.


"Kak, boleh Kanza bantu,"ujar Kanza menawarkan diri untuk membatu kakak nya.


"Boleh, kamu tolong potong sayurnya saja ya,"sahut Dewi.


Kanza mulai memotong sayuran yang ada di atas meja itu, Kanza melihat kakak nya sibuk sendiri tanpa ada yang membantu nya, sedang kan Lulu hanya sibuk dengan ponsel nya saja.


"Udah selesai nih kak,"Kanza.


"Iya, makasih udah bantuin kakak,"sahut Dewi sambil tersenyum.


.


.


Satu-persatu masakan sudah di letakan di atas meja makan. Berapa jam berlalu Makan malam pun selesai. Kanza duduk di ruang tamu bersama keluarga nya adik, dan kakak nya. Mereka bercanda bersama.


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR VOTE BUNGA BINTANG FAVORIT TIPSNYA


__ADS_2