AKU MENCINTAI GADIS CACAT

AKU MENCINTAI GADIS CACAT
Rumah sakit


__ADS_3

Hari demi hari berlalu, hari itu Kanza jatuh sakit dia harus di lari kan ke rumah sakit yang ada di kota itu.


''Dokter tolong adik saya dok, tiba-tiba saja badan nya panas,''ujar Dewi, Dewi adalah yang paling cemas dan khawatir jika Kanza kenapa-kenapa.


Dokter pun segera datang memeriksa keadaan Kanza dan Suster pun langusng memasang kan infus di tangan Kanza, tidak berapa lama keadaan Kanza pun mulai membaik suhu panas di tubuh nya juga sudah berkurang.


''Kak, Kanza mau pulang aku ngak betah di rumah sakit,''ujar Kanza.


''Kata dokter besok kita bisa pulang sekarang kamu istirahat saja dulu,''sahut Dewi.


Kanza menganggukkan kepalanya dia tidak ingin terbaring di rumah sakit. karena dia orang yang pembosan.


''Kanza,''


''Marina kamu kesini?''Kanza tersenyum melihat kedatangan sahabat nya.


''Kamu sakit apa sih, kok gak kasih tahu aku?''Marina duduk di sebelah Kanza.


''Cuma sakit biasa aja, besok juga udah boleh pulang,''sahut Kanza.


satu jam berlalu. Marina pun pamit untuk pulang. ''Kanza aku pulang dulu ya, cepat sembuh,''ujar Marina.


''Iya kamu hati-hati dijalan,''sahut Kanza. Marina menganggukkan kepalanya dan berlalu pergi keluar kamar rawat.


****

__ADS_1


Keesokan hari nya Kanza keluar dari rumah sakit, dia bersiap-siap mendorong kursi roda nya keluar rumah sakit.


''Kanza kamu tunggu disini dulu ya, kakak mau urus administrasi dulu,''ujar Dewi.


''Iya kak,''sahut Kanza.


Kanza mendorong kursi rodanya keluar halaman rumah sakit, tiba-tiba kursi rodanya terhalang oleh batu, membuat kursi roda itu susah untuk berjalan. saat Kanza ingin meminadah kan batu itu, tiba-tiba seorang laki-laki menawar kan diri untuk membatu nya.


''Maaf boleh saya bantu kak,''ujar laki-laki itu dari belakang.


Kanza pun menoleh ke arah sumber suara itu.''Boleh,''sahut Kanza.


Laki-laki itu segera memindah kan batu yang menghalangi kursi rodanya.


''Maaf sudah merepot kan kamu,''ujar Kanza tersenyum.


''Ayok kita pulang,''ujar Dewi.


"Emang sudah selesai administrasinya?" tanya Kanza kepada kakaknya.


''Udah,''sahut Dewi singkat, Kanza dan Dewi pun menaiki sebuah mobil, yang siap mengatar mereka pulnag. tiba nya di rumah, Lulu menyambut ke pulangan Kanza dari rumah sakit.


''Lulu kamu ngak pergi sekolah kok jam segini udah ada di rumah?''Dewi.


''Pergi kok kak, ini baru pulang,''sahut Lulu.

__ADS_1


''Yaudah kamu bantu Kanza sebentar ya,''ujar Dewi.


Lulu pun membantu Kanza untuk duduk di kursi rodanya, membawa nya masuk kedalam rumah.


''Bagaimana kata dokter keadaan loe?''Lulu setelah sampai ke kamar.


''Ya, kata dokter aku sudah baik-baik saja makanya sudah di izinkan untuk pulang,''sahut Kanza. Lulu hanya menganggukkan kepalanya nya.


Kanza membayang kan kejadian di rumah sakit tadi dia teringat akan laki-laki yang sudah menolong nya.


''Kenapa tadi aku ngak tanya siapa nama nya,''batin Kanza sambil tersenyum tipis.


''Kenapa loe, senyum-senyum sendiri?''Lulu. ternyata Lulu memperhatikan Kanza.


''haa.. ngak apa-apa kok, cuma senyum-senyum aja, emang nya gak boleh aku senyum?''Kanza.


''Ya, aneh aja lihat nya,baru pulang dari rumah sakit jadi senyum-senyum sendiri, mana tahu ke masukan setan di rumah sakit,''ujar Lulu sambil tertawa.


''Enak aja, mana ada setan di rumah sakit kecuali aku nginapnya di kamar mayat,''sahut Kanza.


''he.. jangan salah lu, setiap rumah sakit ada setan nya,''ujar Lulu.


''Iya aku tahu,''sahut Kanza.


BERSAMBUNG

__ADS_1


LIKE DAN KOMENTAR NYA FAVORIT HADIAH VOTE DAN BUNGA


__ADS_2