AKU MENCINTAI GADIS CACAT

AKU MENCINTAI GADIS CACAT
Terluka


__ADS_3

Setelah selesai salat Kanza duduk di depan meja belajar Lulu adik nya, Kanza memang suka menyendiri di kamar nya, karena Hopi nya menulis dan melukis.


Kanza mengambil buku harian nya dari dalam nakas, membuka nya dan menulis sesuatu di dalam buku harian nya itu .


Dear Diary, Jika aku bicara soal cinta, adakah cinta itu untuk ku, adakah seseorang yang benar-benar ada untuk ku orang yang benar-benar mencintaiku nanti, dia tahu tentang ku, keadaan ku dan semua kekurangan ku.


Pasti lah aku akan menjadi wanita yang paling bahagia, aku tidak tahu kenapa wanita seperti ku, masih mengharap kan cinta dan masih berharap di cintai oleh seseorang, padahal aku tahu betul siapa diriku. Orang seperti ku tidak perlu berharap tentang cinta .


Kanza mendengar Lulu ingin datang kekamar dia pun, kembali menaruh buku harian nya cepat-cepat, agar tidak di baca oleh adik nya itu, karena adik nya itu sedikit kepo.


''Kenapa sih setiap gue masuk kamar loe selalu saja duduk di meja belajar gue?''Lulu sambil membaring kan tubuh nya di tempat tidur.


''ngak aku suka aja duduk di sini,''sahut Kanza dengan lembut .


''Ya udah, gue mau tidur dulu besok harus bangun pagi, pergi sekolah,''ujar Lulu.


Kanza hanya menganggukkan kepala nya dan kembali fokus dengan ponsel nya.


Tiba-tiba sebuah panggilan telepon dari Rehan, Kanza langsung mengakat nya.


''Halo Rehan,''ujar Kanza.


''Kamu lagi apa sekarang?''Rehan dari seberang sana.

__ADS_1


''Aku lagi nyantai aja di kamar,''sahut Kanza.


''Aku ingin ngomong sesuatu sama kamu boleh gak?''Rehan.


''Boleh kok, mau ngomong apa?''Kanza.


''Aku mau mengajak kamu ketemuan,di pantai indah besok kamu mau kan,''ujar Rehan.Kanza terkejut karena tiba-tiba Rehan mengajak dia bertemu.


''Bagaimana Kanza kamu mau kan ketemuan sama aku?''Rehan lagi.


''Maaf Rehan aku tidak bisa ketemu kamu, aku tahu kita telah berteman selama satu bulan ini, dan kita belum pernah bertemu,''ujar Kanza.


''Kalau Kamu sudah tahu kita belum pernah ketemuan, maka dari itu aku mengajak kamu buat ketemu sama aku,''sahut Rehan.


''Maaf kan aku Rehan, aku benar-benar tidak bisa,''ujar Kanza. Lagi-lagi Kanza menolak ajakkan Rehan.


Kanza merasa bersalah kepada Rehan karena dia belum bisa jujur kepada Rehan tentang keadaan nya.


''Sekali lagi aku minta maaf Rehan aku benar-benar tidak bisa ketemu kamu,''ujar Kanza.


''Tapi kenapa apa alasan kamu tidak mau ketemu aku, apa alasan nya Kanza?''Rehan.


''Apa kamu benar-benar ingin tahu apa alasan ku, menolak pertemuan ini,''ujar Kanza.

__ADS_1


''Iya''sahut Rehan dengan singkat.


Kanza menarik napas nya dalam-dalam dan menghembus nya perlahan,''Karena aku tidak bisa berjalan, alasan nya karena aku Cacat,''ujar Kanza memberi tahu Rehan tentang keadaan nya, yang selama ini, di tutupi nya dari Rehan.


Rehan terdiam tanpa sepatah kata pun,keluar dari mulut nya, setelah mendengar, penjelasan dari Kanza.


''Rehan kenapa kamu diam?''Kanza.


''Maaf Kanza aku tidak tahu kalau kamu cacat, kenapa kamu tidak memberi tahu aku selama ini?''Rehan.


''Memang nya kenapa apa kamu tidak suka berteman sama orang seperti aku?''Kanza.


''Iya karena aku tidak suka berteman dengan, wanita cacat seperti kamu,''sahut Rehan begitu menyakitkan.


Saat itu juga air mata Kanza mengalir dengan deras dia tidak menyangka kalau Rehan akan bicara seperti itu, kepada nya.


Rehan pun langsung mematikan ponsel nya secara sepihak.


''Kak Kanza apa loe gak tidur,''ujar Lulu ternyata Lulu masih belum tidur.


''Iya ini mau tidur,''sahut Kanza sambil mengusap air mata nya, meletak kan ponsel di atas nakas, dan mendorong kursi roda. mendekati tempat tidur, Kanza membaring kan tubuh nya, membelakangi Lulu,agar Lulu tidak tahu bahwa dia sedang menangis .


BERSAMBUNG

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR NYA


terima kasih


__ADS_2