AKU MENCINTAI GADIS CACAT

AKU MENCINTAI GADIS CACAT
Kembalinya mantan pacar


__ADS_3

Pagi itu Neffal dan keluarga nya sedang serapan pagi. Neffal hanya melamun tidak menyentuh sarapan nya pagi itu dia masih memikirkan perkataan adiknya Kemarin malam jika Kanza tahu tentang rahasia nya dia pasti akan kehilangan Kanza. Tapi Neffal tidak ingin kehilangan Kanza karena dia tidak ingin kehilangan orang yang di cintai nya untuk kedua kali nya.


''Abang kenapa gak sarapan emang nya makanan itu bisa masuk sendiri ke mulut apa?''tanya Anggun sambil tersenyum.


''Kamu kenapa gak makan?''tanya Ibu Neffal yang bernama Marni.


''Iya Bu,''sahut Neffal menyedok kan nasi ke mulutnya.


Setelah selesai sarapan Neffal kembali masuk kedalam kamarnya dia berjalan mondar mandir di kamarnya dia ingin sekali pergi ke rumah 🏠 Kanza untuk memberikan kalung itu. Neffal berjalan mengambil ponsel nya dan menghubungi Kanza.


''Halo,... Kanza kamu ada di rumah 🏠 kan?''tanya Neffal.


''Iya aku ada di rumah 🏠 memang nya kenapa?''tanya Kanza dari seberang sana.


''Gak apa-apa aku mau ke rumah 🏠 kamu boleh gak,''ucap Neffal.


''Boleh...''sahut Kanza.


''Oke kamu tunggu aku ya, sebentar lagi aku kesana,''ujar Neffal sambil mematikan ponselnya.


.


......KEDIAMAN KELUARGA KANZA......


Hanya ada Lulu dan Dewi di rumah🏠Kanza menelepon Marina dia ingin menyuruh Marina datang ke rumah🏠nya untuk menemani nya jika Neffal datang.


''Iya Kanza ada apa?''tanya Marina dari seberang sana.


''Marina kamu ada dimana bisa datang ke rumahku🏠 soalnya Neffal mau datang,''ujar Kanza.


''Maaf Kanza hari ini aku gak bisa datang aku lagi di rumah tante ku lagi ada acara disini,''sahut Marina.


''Ya udah aku pikir kamu bisa datang,''ujar Kanza.


''Kamu jangan Takut, kalau kak Dewi tanya jawab aja seperti yang aku katakan kemarin,''sahut Marina.


''Oke,... Yaudah aku matiin telepon ya,''ujar Kanza sambil mematikan ponselnya.


.


Berapa jam berlalu Neffal pun datang ke rumah🏠Kanza sambil membawa berapa kantung plastik di tangan nya. Neffal berjalan memasuki rumah itu.


''Assalamualaikum,''ucap Neffal.


''Waalaikumsalam, eh ada Neffal ayo masuk,''ujar Dewi mempersilahkan Neffal masuk.


''Ini kak aku ada bawa oleh-oleh buat kakak,''ujar Neffal sambil menyerahkan kantung plastik itu kepada Dewi.


''Wah!... Makasih ya,''ucap Dewi.


Tidak lama Kanza keluar dari kamar nya sambil mendorong kursi rodanya menuju ruang tamu.

__ADS_1


''Ya udah kakak buat kan minum buat kamu dahulu ya,''ujar Dewi.


''Iya kak Terima kasih,''ucap Neffal.


Dewi berjalan meninggalkan mereka berdua di ruang tamu itu Kanza tidak menoleh ke arah Neffal sama sekali mungkin dia merasa malu berharapan dengan Neffal karena sudah pacaran.


''Lihat aku, aku ada disini,''ujar Neffal.


''Sama saja kan,''sahut Kanza tersenyum samping.


''Aku punya sesuatu buat kamu,''ujar Neffal sambil mengeluarkan kota kecil dari saku celananya Neffal memegang tangan Kanza dan memberikan kota itu.


''Neffal ini minum nya,''ujar Dewi.


Dengan cepat Neffal melepaskan tangannya dari tangan Kanza.


''Iya kak makasih,''ucap Neffal dan meminum air itu. Mereka pun mulai berbicang-bincang.


''Kok kamu udah jarang datang ke rumah 🏠?''tanya Dewi.


''Iya kak aku lagi ada pekerjaan di luar kota jadi jarang pulang,''sahut Neffal.


''Hemm,... Kalau seperti itu makan siang di sini saja ya tadi kakak sudah siap masak,''ujar Dewi menawarkan Neffal untuk makan di rumah 🏠 nya.


''Gak usah kak lain saja,''sahut Neffal. Tiba-tiba ponsel Neffal berdering. ''sebentar ya kak ada telepon dari teman,''ujar Neffal sambil berjalan keluar rumah 🏠 Kanza.


''Iya ada apa?''tanya Neffal.


''Lo dimana?''tanya Riko dari seberang sana.


''Maaf,... Gue pikir lo ada di rumah 🏠 jadi gue mau aja lo jalan,''ujar Riko.


''Jalan kemana emang nya lo ada dimana?''tanya Neffal.


''Gue ada di pantai pasir putih,''sahut Riko.


''Ya udah gue kesana sebentar lagi lo tunggu aja di situ,''ujar Neffal sambil mematikan ponsel nya lalu kembali masuk kedalam rumah 🏠.


''Maaf,... Kak kayak nya aku harus pulang sekarang nih barusan teman telepon,''ujar Neffal.


''Oh, ya udah,''sahut Dewi. Kanza menoleh ke arah Neffal yang keluar dari rumah 🏠.


Neffal menaiki motor nya dan pergi.


Lulu keluar dari kamar dia melihat Kanza memegang kotak kecil berwarna putih. Lulu pun berjalan pelan-pelan ke arah Kanza dan merebut kotak kecil itu dari tangan Kanza.


''Apaan nih kok tempat nya lucu banget?''tanya Lulu yang ingin membuka kotak kecil itu.


''Kamu apa-apaan Lu, kembali kan kotak itu padaku,''ujar Kanza.


''Gue pengen lihat isinya apa,''sahut Lulu.

__ADS_1


''Ya udah sini aku buka,''ujar Kanza. Lulu mengembalikan kotak kecil itu kepada Kanza Lulu pun duduk di samping Kanza.


Kanza membuka kotak itu dia melihat sebuah kalung cantik dengan liontin berbentuk bulan🌙 sabit.


''Wow,... Sebuah kalung apa kalian pacaran?''tanya Lulu sambil memegang kalung itu.


''Gak kok kita masih berteman saja,''sahut Kanza.


''Gue gak percaya kalau lo gak pacaran gak mungkin dia kasih kalung mahal kekgini,''ujar Lulu masih tidak percaya apa yang dikatakan oleh Kanza.


''Terseah kamu kalau gak percaya, sini kalungnya kembali kan,''ujar Kanza.


Lulu pun mengembalikan kalung itu kepada Kanza, Lulu kembali masuk kedalam kamar karena ponsel nya berdering. Kanza menatap kalung itu sambil tersenyum.


.


...PANTAI PASIR PUTIH...


''Lo dari mana sih lama banget nyampe nya?''tanya Riko.


''Kan gue udah bilang dari rumah 🏠 Kanza,''sahut Neffal.


''Ya udah yuk, gue udah pesan makanan buat lo,''ujar Riko mereka berjalan ke sebuah warung kecil yang terletak di tepian pantai itu.


Saat mereka sedang memakan makanan nya Neffal melihat mantan pacarnya bersama teman-temannya yang juga sedang duduk di sebuah warung yang tidak jauh letaknya dari tempat Neffal. Ternyata Riko juga melihat mantan pacar Neffal itu.


''Lo jangan dekati dia lagi,''ujar Riko.


''Iya gue gak akan dekatin dia lagi,''sahut Neffal sambil meminum minumannya.


''Kita jalan yuk kemana kek,''ujar Riko sambil berdiri dari duduk nya.


Neffal menganggukkan kepalanya dan pergi dari warung itu. Waktu itu mantan pacar Neffal melihat nya keluar dari warung itu.


''Neffal,..''panggil nya.


Neffal pun menoleh ke arah Sinta yang masih duduk di warung itu. Tapi Neffal tidak mempedulikan nya dia terus berjalan.


''Tunggu aku mau bicara sebentar sama kamu,''ujar Sinta.


Neffal pun berhenti.''Ada apa?''tanya Neffal.


''Boleh kita ngobrol sebentar berdua saja,''ujar Sinta.


.


.


.


.

__ADS_1


.


...BERSAMBUNG.... JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR VOTE BUNGA BINTANG FAVORIT TIPS NYA...


__ADS_2