
Suara terdengar bel begitu nyaring hingga kedalaman kamar Arshen. Bahkan suara tidak berhenti. Tentu saja membuat istirahat Arshen sangat terganggu.
"Siapa sih?" gerutu Arshen yang kemudian langsung bangkit dari tempat tidurnya. Saat melihat jarum jam yang menggantung di dinding, Arshen mendengus dengan kasar Baru jam satu siang, tetapi istirahatnya sudah harus terganggu.
"Kemana sih tikus itu? Ada orang datang bukannya di bukain pintunya!" Lagi-lagi Arshen menggerutu.
Langkah Arshen kini telah sampai di ruang tamu. Matanya terbelalak lebar saat melihat ternyata Kenza tertidur di sofa dengan posisi duduk. Bahkan mata Arshen juga menangkap sisa makanan yang belum dibereskan masih berantakan diatas meja. "Astaga ... itu orang tidur atau orang mati, sih? Ada suara bel aja gak terganggu."
Masih dengan rambut acak-acakan, Arshen membuka pintunya. Namun, saat melihat siapa yang sedang berdiri dihadapannya saat ini Arshen membulatkan matanya dengan lebar. Bahkan rasanya sangat sulit untuk menelan salivanya.
"Om Ke," lirih Arshen.
Ya, tamu tang datang adalah Keanu, Daddy-nya Kenza. Setelah menyelidiki lebih dalam, akhirnya Keanu bisa menemukan apartemen milik Arshen.
"Apakah kamu akan membiarkan calon mertuamu tetap berdiri di luar seperti ini?" tanya Keanu datar.
"Em .. bukan seperti itu, Om. Tapi aku takut kalau Eza terbangun."
"Lalu apa masalahnya. Apakah kalian telah melakukan pencoblosan sebelum waktunya?" Keanu menuduh.
Arshen langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat, tetapi Keanu tidak percaya dan langsung menyerobot masuk kedalam. Dia ingin memastikan apa yang telah dilakukan oleh dua anak manusia yang belum memiliki sah berada di dalam satu apartemen, terlebih saat melihat penampilan Arshen yang acak-acakan.
Namun, saat melihat ke sebuah sofa Keanu menghentikan langkahnya. Dia melihat Kenza memejamkan mata dengan nafas teraturnya. Dadanya sedikit lega karena ternyata tidak terjadi sesuatu pada putrinya.
"Shen, kamu harus memberi penjelasan mengapa kamu bisa bersama dengan Eza. Padahal Eza sangat menentang perjodohan ini. Lalu mengapa dia bisa bersamamu saat ini?" tekan Keanu.
__ADS_1
"Ceritanya panjang, Om. Aku gak bisa sekarang. Mending Om keluar sebelum Eza bangun." Arshen mengusir Keanu.
Kedua alis Keanu langsung menaut. "Kamu berani mengusir calon mertua kamu sendiri? Durhaka kamu, Shen! Aku pecat jadi calon menantu baru tahu rasa kamu!"
"Aduh Om ... untuk saat ini maafkan aku kita harus Om Ke, tapi semua itu untuk kebaikan kita bersama. Aku jelaskan dibawah ya. Om Ke turun dulu kebawah, nanti aku susul." Arshen menarik tangan ke anu untuk keluar.
"Arshen, kamu keterlaluan!" kata Keanu setelah dirinya berhasil dikeluarkan Arshen dari dalam apartemen. Baru ini Keanu menemukan calon menantu mengusir calon mertuanya sendiri.
"Om, tunggu aku dibawah ya." Arshen berkata sambil mengeringkan satu matanya kearah Keanu sebelum menutup pintu apartemen.
"Dasar calon menantu kurang ajar!" maki Keanu.
Beruntung saja Kenza tidak terbangun saat dengan sedikit keributan yang terjadi. "Dasar benar-benar cewek kebo!"
🌼🌼
"Sekarang kamu jelaskan bagaimana kamu bisa bersama dengan Eza sementara dia saja menolak perjodohan ini!" tekan Keanu saat Arshen baru saja masuk ke dalam mobilnya.
"Ceritanya panjang Om. Tapi intinya Eza tidak suka dengan perjodohan ini karena dia ingin bebas dengan pilihannya sendiri. Dan untuk menggagalkan perjodohan ini Eza meminta bantuanku untuk menjadi pacar bohongannya. Dengan senang hati aku membantunya Om," jelas Arshen.
"Apa? Jadi dia tidak mengetahui jika kamu adalah orang yang sedang dijodohkan dengannya? Astaga ... anak itu benar-benar terlalu bodoh. Tidak ingin dijodohkan malah lari minta bantuan calon jodohnya untuk menjadi pacar bohongannya. Dasar sebelas dua belas dengan Mommy-nya!" gerutu Keanu.
"Oh iya, Om. Apakah selama diluar negeri Eza pernah mengalami kecelakaan? Mengapa dia sama sekali tidak mengingatku. Atau hanya perasaanku saja karena lama tidak pernah bertemu." Tiba-tiba Arshen menanyakan kejanggalan yang ada di dalam hatinya.
Wajah Keanu pun langsung berubah tegang. Sebuah kejadian yang tidak ingin dikenangnya, karena hanya menyisahkan sakit di dalam hatinya saat mengingat kejadian 6 tahun yang lalu sebelum keberangkatan Eza luar negeri.
__ADS_1
"Iya. Eza pernah terjatuh dari tangga dan menyebabkan sebagian ingatannya hilang. Namun, kami bersyukur karena Eza masih bisa mengingat kami semua. Hanya saja ada ingatan kecilnya yang hilang. Mungkin salah satunya, ingatan tentang kamu hilang." Keanu mendeesah dengan berat.
Arshen terkejut dengan pengakuan calon mertuanya itu. "Kenapa bisa sampai jatuh, Om? Apakah Eza benar-benar sangat ceroboh?"
Keanu langsung menatap Arshen dengan tatapan tajam. "Kamu berani mengatakan putriku ceroboh? Yang namanya musibah itu bisa datang kapan saja dan di mana saja. Lagian tahu dari mana kamu kalau Eza itu ceroboh?"
Arshen langsung bergidik negeri saat ditatap tajam oleh calon mertuanya, karena itu benar-benar tatapan yang menakutkan.
"Maaf Om. Cuma nebak aja."
Dari pertemuan keduanya, Arshen meminta pada Keanu untuk merahasiakan jika sebenarnya dia adalah orang yang dijodohkan dengan Kenza.
Karena sibuk membasah bagaimana jalan pertemuan Arshen dengan Kenza, Keanu hampir lupa untuk menunjukkan sebuah video yang sedang beredar di sebuah internet. Bahkan sebelum pulang Keanu pesan kepada Arshen agar tidak menunjukkan wajah Kenza sebelum Kenza menyetujui perjodohan itu. Keanu tidak ingin nama keluarganya terseret dalam kehidupan Arshen saat ini.
"Om Ke tenang saja aku akan menyelesaikan masalah ini. Aku juga tidak ingin menyeret Eza dalam masalahku."
"Baiklah, kalau seperti itu jaga Eza dengan baik. Awas saja jika kamu berani untuk menyakitinya."
🌼🌼
Cuaca panas seolah mampu membakar hati seseorang yang sedang duduk disebuah meja kerjanya. Pertemuannya dengan Kenza beberapa jam yang lalu membuatnya semakin membenci Kenza. Siapa lagi jika bukan Elena.
Ucapan Kenza masih terngiang-ngiang dalam ingatannya. "Dia pikir dia sudah menang karena telah berhasil mendapatkan hati semua orang. Tidak! Dia tidak akan pernah menang karena aku akan terus untuk menghantuinya. Aku ikhlas jika dia berhasil mendapatkan hati Daddy dan Mommy. Tapi Aku tidak akan pernah membiarkan dia untuk mendapatkan hati Kala. Lihat saja apa yang akan aku lakukan." Elena tersenyum smrik dengan mata yang terus menatap ponselnya.
Sebuah video yang baru saja didapatkan oleh seseorang telah berhasil diunggahnya ke internet. Tentu saja setelah ini Kenza akan menjadi bulan-bulanan para wartawan, terlebih dengan kabar miring yang telah disebarkannya.
__ADS_1
"Selamat menikmati hari-hari indahmu Kenza, anak kesayangan Daddy dan Mommy."