Akulah Jodohmu

Akulah Jodohmu
BAB 42 : Bertemu dengan Mili


__ADS_3

Alan tidak habis pikir dengan orang yang diam-diam telah mengintai keluarganya. Bisa-bisanya orang itu menggunakan Elena sebagai senjata mereka. Lalu apa maksud dan tujuannya menceritakan kisah masa lalu yang sudah termakan oleh waktu.


"Lan, apakah mungkin pelakunya adalah salah satu diantara ulat bulu yang pernah kamu tiduri?" tanya Azra setelah menceritakan semuanya kepada Alan.


"Tidak mungkin! Lagian apa untungnya mereka menceritakan kisah masa laluku dengan Mouza. Mustahil jika mereka mengetahui, karena aku tidak pernah mengatakan apapun kepada mereka," ucap Alan.


"Jadi siapa dong, Lan?"


"Aku enggak tahu, Zra. Tapi aku akan cari tahu secepatnya. Setelah aku mendapatkannya, lihat saja apa yang akan aku lakukan padanya. Berani sekali dia mencuci pikiran anak orang!"


🌼🌼


Seorang wanita berdiri disebuah balkon. Baru saja dia mendengar kabar jika Elena masuk ke rumah sakit. Matanya menatap luas pemandangan mobil yang hilir mudik di bawah sana.


"Mengapa anak itu terlalu bodoh! Jika dia sampai mati bagaimana? Aku belum mencapai tujuanku untuk menghancurkan keluarga itu lalu aku harus kehilangan pijakan. Tidak, itu tidak boleh terjadi. Selama ini susah payah aku mencari celah untuk menghancurkan keluarga itu, dan setelah aku mendapatkan celahnya malah harus berakhir? Tidak mungkin! Aku tidak akan membiarkan anak itu mati. Aku harus melihatnya ke rumah sakit," ucapannya dengan kegusaran.


Wanita yang selama ini menghilang dari peredaran bumi, kini kembali lagi. Bukan ingin meminta pertanggung jawabannya kepada Alan, tetapi lebih tepatnya memberikan pelajaran kepada Alan. Karena dia pernikahan yang seharusnya terjadi, malah harus berakhir begitu saja.


"Anak itu adalah jembatan untuk menghancurkan Alan dan Keanu. Sudah cukup aku menyembunyikan diri, kini saatnya aku menujukan kembali wajahku di depan mereka melalui anak itu. Aku yakin darah yang mengalir didalam tubuh anak itu tidaklah jauh dari daerah ibunya, yang sangat berambisi dengan kuat."


Wanita yang tak lain adalah orang dari masa lalu Alan dan Keanu sudah menunjukkan taringnya. Siapa lagi jika bukan Mili, mantan tunangan Keanu yang tertangkap basah sedang bermain gila bersama dengan Alan.


Setelah gagal menikah dengan Keanu, Mili juga dibuang begitu oleh Alan. Dirinya yang saat itu sedang hamil harus tetap bertahan hidup dengan kondisi yang tidak lagi diterima oleh keluarga maupun orang yang hendak memakainya. Berulang kali Mili berusaha menggugurkan bayi yang berada di rahimnya, tetap saja bayi itu masih bertahan. Hingga akhirnya Mili menyerah dan melahirkan anak itu dengan harapan bisa membalas setiap rasa sakit dia rasakan.


🌼🌼🌼

__ADS_1


Kenza yang merasa jenuh menunggu Elena pun akhirnya menghubungi Arshen untuk menemaninya. Beruntung sekali saat ini Arshen sedang tidak memiliki jadwal untuk syuting sehingga bisa ke rumah sakit untuk menemani Kenza.


Saat pintu ruangan dibuka, Kenza mengira itu adalah Arshen. Namun, nyatanya bukan. Seorang wanita yang sangat asing baginya bahkan belum pernah ditemui sebelumnya.


Melihat siapa yang datang Elena langsung menarik tubuhnya untuk bersandar. "Tante," ucapnya.


Mata Mili melirik ke arah Kenza seolah sedang memberi sebuah isyarat kepada Elena untuk menyuruh Kenza keluar. Mengerti akan isyarat yang diberikan oleh Mili, Elena pun langsung menyuruh Kenza untuk keluar dari ruangan rawatnya.


"Za, bisakah kamu keluar sebentar? Aku ingin berbicara dengan tante ini," ujar Elena.


Kenza mengangguk pelan dan langsung keluar meninggalkan kamar Elena. Dalam hati Kenza bertanya-tanya tentang siapa wanita yang sedang menjenguk Elena. Mengapa cancer tidak pernah melihat wanita itu? Mungkin itu teman Elena? Tapi Kenza menepis karena terlalu tua untuk dijadikan teman.


"Siapa ya tante-tante itu? Kok Elena bisa berteman dengan tante-tante seperti itu sih?" gerutu Kenza.


Rasanya kesal saat diusir dari dalam kamar rawat karena udara di luar panas. "Arshen mana sih? Lama banget!"


"Astaga Mommy ... !" seru Kenza.


Azra menautkan kedua alisnya. Dia terheran dengan apa yang sedang dilakukan oleh Kenza. "Kamu ngapain, Za?" tanya Azra.


"Ssstt ... Eza lagi mau nguping, Momm."


"Nguping?"


"Didalam ada seseorang yang sedang berbicara dengan Elen. Mungkin pembicaraan yang serius sehingga Elen menyuruh Eza untuk keluar. Kan Eza merasa penasaran, Momm," jelas Kenza.

__ADS_1


Azra semakin tertarik dengan penjelasan yang diberikan oleh Kenza. Mungkinkah itu seseorang yang sudah mencuci otak Elena? Tanpa pikir panjang, Azra langsung membuka pintu kamar rawat Elena.


Saat berhasil masuk, mata Azra langsung menangkap sosok wanita yang tak asing baginya. Meskipun tidak pernah bertemu setelah sekian tahun, tetapi Azra masih bisa mengenali wanita yang sedang berada di samping Elena.


"Dia." Azra terperanjat saat melihat Mili. Begitu juga dengan Mili yang terkejut dengan kedatangan Azra.


"Apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Mili dengan langkah yang kian mendekat..


Mili berusaha untuk tetap tenang dan tidak gugup. "Aku, hanya menjenguk Elena. Lama tidak bertemu, bagaimana kabarmu?" tanya Mili untuk mengalihkan kegugupannya.


"Aku baik. Tapi mengapa kamu bisa tahu jika Elen sedang dirawat di sini dan apa yang sedang kalian bicarakan?"


"Mommy kenal tante ini?" timpal Elena yang merasa terkejut karena Mommy mengenal Mili.


"Iya, Mommy mengenalnya," kata Azra datar. "Bisa kita bicara sebentar?" Kini Azra bertanya kepada Mili.


Dengan senyum lebar yang mengembang luas, Mili mengiyakan ajakan Azra untuk berbicara dengannya. "Tentu saja bisa. El, Tante tinggal dulu ya!"


Elena menatap punggung dua orang wanita yang semakin menjauh dari jangkauan mata hingga tak terlihat lagi. Dalam hati Elena bertanya-tanya apa yang sedang ingin dibicarakan oleh Mommy sehingga wajahnya terlihat sangat tegang saat melihat wanita yang berada di sampingnya.


"Apakah Mommy juga sedang menyembunyikan sesuatu? Aku jadi penasaran dengan kisah masa lalu Daddy. Lain kali aku harus tanyakan kepada tante itu bagaimana kisah masa lalu Daddy dan Mommy," batin Elena.


Kenza yang masih menunggu diluar merasa kaget saat melihat wanita asing itu berjalan mengikuti Mommy Azra-nya. Namun, saat Kenza ingin bertanya seseorang dari belakang telah memanggil namanya.


"Eza!"

__ADS_1


Kenza pun langsung menoleh kebelakang. "Arshen," gumamnya.


...🌼🌼🌼...


__ADS_2