Akulah Jodohmu

Akulah Jodohmu
BAB 22 : Pengakuan Kenza


__ADS_3

Hilangnya Kenza membuat dua orang ibu penuh kekhawatiran. Mereka berdua tak hentinya berdoa agar anaknya segera ditemukan dalam keadaan baik-baik saja.


Meskipun Kenza bukan darah daging Azra, tetapi wanita itu menyayangi Kenza sepenuh hatinya, bahkan mencurahkan cinta dan kasihnya melebihi ke anak kandungnya sendiri. Semua itu bukan tanpa alasan. Azra sangat menyayangi Kenza karena Kenza adalah malaikat penyelamat untuk Alan, suaminya. Jika tidak ada Kenza saat itu, mungkin Azra tidak akan pernah bisa Alan lagi. Besar kemungkinan Alan akan diasingkan oleh keluarga di rumah sakit jiwa. Namun, berkat kehadiran Kenza, Alan bisa hidup dan bangkit dari keterpurukannya.


"Bagaimana kalau Eza tidak bisa ditemukan." Mouza sebagai ibu kandungnya terlihat sangat frustasi bahkan dirinya juga hampir gila.


"Aku yakin Eza tidak apa-apa. Dia anak yang kuat dan pemberian. Percayalah Eza baik-baik saja," hibur Azra.


"Tapi aku sangat takut, Zra."


"Kamu tidak usah takut. Kita tunggu kabar baik dari Bang Ke dan Alan. Mereka pasti bisa menemukan Eza."


Kabar hilangnya Kenza kini juga telah didengar ke telinga Kenzo yang saat ini sedang liburan ke luar negeri. Tanpa pikir panjang dia segera mengakhiri liburannya dan terbang ke tanah air karena merasa sangat khawatir dengan Kenza—saudara kembarnya.


Tak lupa dia juga mengajak Kenzi, adiknya untuk pulang ke Indonesia.


"Kenapa Kak Eza bisa diculik? Apakah dia mempunyai musuh disana? Padahal baru satu berada dia di Indonesia, lho," kata Kenzi, anak ketiga Keanu dan Mouza yang saat ini sedang menempuh pendidikannya di luar negeri.


"Aku gak tahu. Mungkin Eza diculik untuk bahan sandraan untuk meminta tebusan dari Daddy," ujar Kenzo.


Butuh kesabaran dan waktu untuk sampai di tanah air. Sepanjang perjalanan, Kenzo berdoa untuk saudara kembarnya, semoga dia baik-baik saja. Begitu juga dengan Kenzi yang tak hentinya memenangkan hati Mommy yang terus menangis karena sampai saat ini belum ada kabar tentang Kenza.


"Zi, matikan teleponmu!" tegur Kenzo saat keduanya sudah naik ke pesawat.


"Iya, Kak," jawab Kenzi dengan patuh. Dengan berat hati Kenzi pun mematikan sambungan telpon dengan Mommy. Namun, sebelum panggilan dimatikan Kenzi mengatakan kepada Mommy-nya jika dia sudah naik ke pesawat dan meminta doa agar perjalanannya berjalan dengan lancar.


Sebagai orang tua, Mouza pun selalu mendoakan kebaikan pada anak-anaknya.


🌼🌼

__ADS_1


Cinta Kala kepada Kenza kini berubah menjadi sebuah obsesi. Ingin memilikinya meskipun dengan cara yang salah. Terlebih hubungan cintanya dengan Kenza sudah berjalan tujuh tahun. Kala telah menghabiskan waktunya untuk setia kepada satu orang dan begitu sabar menunggu sampai waktu enam tahun. Namun, apa yang didapat oleh Kala? Kenza tiba-tiba meminta hubungan berakhir dengan alasan dia sudah dijodohkan dengan orang lain. Tentu saja Kala tidak terima dengan alasan yang diberikan oleh Kenza. Apalagi Kala sempat membaca sebuah artikel di internet jika ternyata diam-diam Kenza sudah menikah dengan seorang artis yang sedang naik daun.


tokk ... tookk


"Za, kamu udah gak papa?" tanya Kala saat masuk ke kamar Kenza dengan sebuah nampan di tangannya.


Kenza yang sedang melamun langsung tersentak karena. Dirinya sangat terkejut dengan kedatangan Kala yang dianggapnya tiba-tiba.


"Astaga, Kala. Ngagetin tahu!"


"Kamu lagi mikirin apa sih, Za? Mikirin pria itu? Jangan sekali-kali memikirkan pria lain selain aku!" tegur Kala.


"Aku tidak memikirkan itu, Kal. Tapi aku memikirkan orang tuaku. Pasti mereka sangat mengkhawatirkanku, karena aku tidak pulang daj tidak ada kabar. Kita pulang aja ya, Kal?" Kenza berusaha untuk membujuk Kala agar mau diajak pulang.


"Aku tahu itu. Orang tua kamu pasti akan sangat khawatir dan pastinya juga akan mencarimu. Tapi aku menyukainya, Za. Aku ingin bermain sebentar dengan mereka. Mungkin dengan seperti ini mereka akan menyetujui hubungan kita dan kita akan segera menikah!" ujar Kala dengan senyum yang mengembang di bibirnya.


Kenza sudah tidak tahu lagi bagaimana caranya untuk membujuk Kala pulang ke ibukota. Namun, Kala tidak mau. Dia tetap pada pendiriannya untuk tinggal di rumah terpencil itu.


"Seharusnya kamu sudah tahu apa yang aku inginkan darimu, Za. Aku cinta kamu dan aku ingin kamu menikah denganku. Itu yang aku inginkan Za," kata Keanu dengan penuh penekanan.


"Tapi tidak dengan cara seperti ini Kala. Aku tahu bagaimana perasaanmu, tapi cinta itu tidak bisa dipaksakan, Kala! Maaf aku sudah tidak mencintaimu lagi," ucap Kenza dengan getir.


Cinta yang sudah melekat di hati, tiba-tiba harus dilepaskan begitu saja hanya untuk menjaga perasaan Elena yang tidak jujur sedari awal jika dia juga mencintai Kala. Andaikan saja Elena mengatakan sejak awal, mungkin cinta yabg dibangun oleh dia insan ini tidak akan mendalam.


"Semua itu karena pria itu kan, Za?" Kala tersenyum sinis kearah Kenza.


"Semua ini tidak ada hubungan dengan Arshen. Aku memilih mengakhiri hubungan kita karena aku ingin kamu mendapatkan orang bisa mengerti akan dirimu, Kal. Dan itu bukan aku. Aku belum siap untuk menikah. Aku masih ingin menikmati masa lajangku dan menggapai semua mimpiku, sementara kamu. Kamu adalah satu-satunya anak laki-laki di keluargamu. Bahkan orang tuamu sudah menginginkan kamu untuk menikah. Pikiran itu, Kala. Kita tidak sejalan!" tegas Kenza dengan rasa sesak di dalam dadanya.


Dia menahan rasa sakit agar tidak diketahui oleh Kala. Berpura-pura tetap tegar itu sangat menyakitkan.

__ADS_1


"Aku tidak peduli dengan keinginan orang tuaku asalkan kamu mau menikah denganku, Za. Aku akan sabar untuk menunggu kesiapanmu."


"Tidak Kala. Aku tidak mau membuatmu menunggu waktu yang lebih lama lagi untukku, karena ada seseorang yang sangat menunggumu selama ini." kata Kenza dengan kata yang kian terasa panas.


Mendengar ucapan Kenza, Kala langsung menatapnya dengan tajam. "Apa maksudmu, Za?"


Kenza tidak bisa menyembunyikan lebih lama lagi tentang perasaan yang dimiliki Elena untuk Kala. Mungkin dengan jujur, Kala akan melepaskan dan mau membuka hatinya kepada Elena.


"Katakan dengan jelas apa maksudmu, Za!" tanya Kala yang sudah tidak sabar menunggu penjelasan dari Kenza.


"Perlu kamu tahu, Kal. Ada seseorang yang sangat mencintaimu, selain aku," kata Kenza dengan lemah.


"Lalu kamu mau menyerahkanku untuk orang tersebut? Astaga Eza ... apa yang kamu pikirkan? Aku bukan barang, Za! Kamu kira aku akan membalas cinta orang itu? Kamu salah Za!" Kala mengusap kasar wajahnya yang terlihat sangat frustasi dengan penjelasan dari Kenza. Bisa-bisanya Kenza mau menyerahkan dirinya untuk orang lain.


"Tapi aku tidak mau bersaing dengannya, Kal. Dia adalah segalanya untukku. Aku tidak mau hubungan keluargaku hancur karena tetap mempertahankan hubungan kita. Maaf jika aku terlalu egois, Kal!"


Kala hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil membuang napas beratnya. "Siapa dia?"


Dengan bibir yang bergemetar Kenza berkata, "Elena."


...🌼 Bersambung 🌼...


Halo pembaca setia teh ijo, selagi menunggu novel ini update, mampir dulu yuk ke novel Kak Ranie dengan judul WANITA MILIK CEO AROGAN singgah ya 💜


Sinopsis :


Kerena tidak bisa membayar hutang, seorang ayah tega menjual anaknya kepada seorang CEO. Menukar anak gadisnya demi untuk melunasi hutang yang dimilikinya.


Dia adalah Nisha, gadis 18 tahun yang baru saja lulus dari salah satu bangku SMA. Nisha tidak punya pilihan lain, karena dia juga tidak ingin melihat ayahnya disakiti oleh anak buah Alexander yang terkenal sangat kejam.

__ADS_1


Karena Nisha masih ting-ting, Alexander tertarik untuk memiliki Nisha. Dia hanya menginginkan madu pertama milik Nisha dan setelah itu akan membuangnya. Sanggupkah Nisha bertahan dalam genggaman Alexander? Mari kita ikuti kisah mereka ❤️



__ADS_2