
Acara makan malam untuk melepaskan anak bungsu berjalan dengan aman dan sentosa meskipun ada sedikit kendala sebelum acara dimulai. Entah bagaimana bisa Kanza mengatakan jika Daddy-nya akan memiliki Mommy baru. Namun, beruntungnya masalah kecil itu bisa segera diatasi, karena perempuan yang sedang ditunggu oleh Keanu datang tepat pada waktunya.
Dia adalah Alma Mahira, anak dari salah satu teman Keanu yang baru saja pulang dari luar negeri. Gadis cantik yang selama ini menetapkan luar negeri memutuskan untuk pindah lagi ke Indonesia karena permintaan papanya. Sebagai anak satu-satunya, Alam selalu menuruti apa yang dikatakan oleh papanya.
"Alma, sebelumnya Om minta maaf jika sudah membuatmu merasa tidak nyaman," kata Keanu pada Alam.
"Gak kok apa-apa, Om. Santai aja."
Mouza yang merasa sangat bersalah pun juga langsung meminta maaf kepada Alam karena sempat menganggap Alma adalah calon istri baru suaminya. Semua itu karena ucapan Kenza yang asal berbicara. Padahal Kenza sendiri tidak tahu kebenarannya. Dan saat kerja sedang disudutkan dia pun langsung menyodorkan Arshen karena sebelumnya Arshen lah yang mengatakan jika wanita itu adalah calon Mommy barunya.
Niat dari Keanu mengundang Alam adalah untuk memperkenalkannya kepada Kenzo. Sudah sejak lama Keanu mengincar Alma. Bahkan Keanu juga sudah mengatakan kepada Alzam—papanya jika ingin menjodohkan Kenzo dengan Alam. Namun, karena Alma masih mengejar karirnya di luar negri, Alzam tidak bisa menjadikan sesuatu kepada Keanu. Dan akhirnya malam ini Keanu bisa bertemu dengan Alma setelah sekian lama penantiannya.
"Alam kenalkan ini adalah anak Om namanya Kenzo. Anak yang paling tampan sendiri karena semua saudaranya adalah perempuan," kata Keanu saat memperkenalkan Kenzo.
Alam tersenyum tipis kepada Keanu dan langsung mengulurkan tangannya kepada Kenzo. "Hai, Ken. Aku Alma."
Kenzo langsung menautkan kedua alisnya. cukup lama tangan Alma terulur tak mendapatkan sedikitpun respon dari Kenzo. Melihat ada sesuatu yang tidak beres Mouza langsung meninggal tangan Kenzo, salah sedang memberi isyarat agar Kenzo membalas uluran tangan Alma. Dengan penuh keterpaksaan, Kenzo pun menjabat tangan Alma. "Kenzo," ucap Kenzo dengan datar.
Setelah memperkenalkan satu persatu anggota yang turut hadir, Keanu langsung menuju pada intinya, siapa itu Alma dan mengapa malam ini Alma berada di tengah-tengah keluarganya.
"Kalian pasti bertanya-tanya mengapa Daddy
mengundang Alam malam ini. Baiklah Daddy akan mengatakan kepada kalian semua jika Alma sebentar lagi juga akan menjadi bagian dari keluarga kita. Tapi dengan catatan bukan menjadi Mommy baru di rumah ini. Alma akan menjadi anak-anakku di rumah ini," jelas Keanu.
Semua mata terperanjat akan ucapan Daddy-nya. Bahkan Kenzo sampai harus terbatuk karena tersedak ludahnya sendiri.
"Apa? Menantu?" Mouza sebagai seorang istri benar-benar sangat terkejut akan pernyataan dari suaminya. Mengapa untuk hal seperti ini dirinya tidak tahu apa-apa. "Calon untuk siapa?" tanya Mouza.
__ADS_1
"Ya untuk anak kita lah, Sayang," balas Keanu.
"Maksud Daddy adalah Kenzo?" Mouza langsung melihat ke arah Kenzo yang sedang duduk di sampingnya.
"Jadi mau siapa lagi? Anak kita yang laki-laki hanya ada satu. Gak mungkin sama Arshen kan?" seloroh Keanu sambil lirik ke arah Kenza.
Kenzo sendiri sangat terkejut dengan ucapan Daddy-nya tentang tujuannya mendatangkan Alma malam ini. Ternyata wanita yang duduk tepat di depannya adalah calon istri yang telah ditunjuk Daddy-nya untuk dia.
"Dadd, are yo serious?" Kenza ikut terkejut dengan ucapan Daddy-nya. Ternyata bukan hanya dirinya saja yang telah disiapkan jodohkan, tetapi Kenzo pun tak luput dari perjodohan.
"Ya, Daddy serius. Bahkan keluarga Alma juga sudah serius dengan perjodohan ini. Seharusnya malam ini kita yang mengunjungi Alma, tapi karena papanya Alma sedang sakit, jadi papa memutuskan untuk mengundang Alma saja. Ya, untuk perkenalan dulu."
Jangan ditanya lagi bagaimana perasaan Kenzo saat ini. Tentu saja sangat kecewa dengan Daddy-nya yang tiba-tiba menunjukkan seorang wanita yang ternyata adalah calon untuknya. Padahal Kenzo sudah menyimpan perasaannya untuk seseorang.
"Daddy, bisa kita bicara sebentar?" Kenzo menatap Daddy-nya.
"Tentu saja boleh. Katakan, apa yang ingin kamu katakan. Apakah kamu menginginkan pernikahan dipercepat?"
Keanu mengangguk pelan. Sebelum meninggalkan tempat duduknya Keanu berpesan kepada semua anggota keluarga untuk menyambut baik kedatangan Alma di dalam keluarga.
"Ya sudah, kalian berbincanglah terlebih dahulu karena Daddy ingin berbicara sebentar dengan Ezo," kata Keanu sebelum meninggalkan tempat duduknya.
Terkadang kecewa saat tidak bisa memutuskan untuk memilih pilihannya sendiri. Padahal yang menjalani pernikahan adalah anak-anaknya. Akan tetapi semua jodoh sudah ditentukan oleh Daddy-nya. Jika seperti ini jodoh sudah tak lagi berada di tangan Tuhan, melainkan di tangan orang tua. Begitulah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan perasaan Genesis saat ini yang sedang kecewa dengan Daddy.
Ketelah berada di teras belakang Kenzo langsung memprotes keputusan Daddy yang tiba-tiba membawa seorang perempuan yang tak lain adalah calon untuknya, sementara Kenzo sendiri tidak mengenal perempuan itu.
"Dadd, Kenzo tidak setuju dengan keputusan Daddy yang ingin menjodohkanku dengan perantara itu. Cukup Kenza saja yang Daddy jodohkan. Aku ingin mencari jodohku sendiri!"
__ADS_1
Keanu malah tertawa pelan saat mendengarkan penolakan dari anaknya. "Kamu tidak akan pernah bisa menolak, Zo. Karena semua anak Daddy, akan menikah dengan pilihan Daddy, tak terkecuali dengan Ezi yang saat ini sudah Daddy siapkan jodohnya. Kamu sebagai anak harus menurut orang tua. Alma saja tidak keberatan dengan perjodohan ini. Daddy tahu kamu belum mengenal lebih dalam tentang Alma. Tapi seiring berjalannya waktu kalian berdua bisa mengenal sama lain. Daddy tidak memaksa kalian menikah dalam waktu dekat. Alma itu cantik pintar dan berprestasi, Zo! Dia adalah seorang desainer terkenal di Jerman, Zo. Udah cantik good looking dan good attitude. Lalu apalagi kekurangannya? Kalau masalah Cinta itu bisa tumbuh dengan sendirinya, Zo!" Keanu malah memberikan pencerahan panjang lebar kepada Kenzo.
"Daddy, jangan paksakan kehendak Daddy kenapa, sih? Kenzo enggak mau dipaksa. Kenzo juga sudah punya pilihan sendiri. Tolonglah Dadd, mengerti!"
"Tidak, Zo! Daddy tidak akan goyah dengan keinginan Daddy untuk menjodohkan mu dengan Alma. Mau tidak mau, kamu harus mau! Sudahlah, Daddy mau masuk lagi!" Seketika Keanu langsung meninggalkan cancel begitu saja.
"Dadd, aku belum selesai berbicara!" teriak Kenzo.
.........
Setelah pulang dari rumah orang tuanya, Kenza langsung terkapar diatas tempat tidur karena sangat lelah dan ngantuk berat. Seharusnya saat ini dia sudah berada di alam mimpinya, namun, karena harus menghabiskan waktu dengan Kenzi, adik bungsunya, Kenza terpaksa menahan segala rasa yang ada didalam tubuhnya.
"Za, geser!" kata Arshen yang hendak merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Namun, sepertinya Kenza sudah terlelap sehingga Arshen harus menggeser tubuh Kenza agar dirinya bisa mendapatkan tempat untuk tidur.
"Nih orang ampun deh, kayak kebo!" Arshen mendumel saat Kenza tak sedikitpun terusik saat digeser.
"Kala maafin aku."
Tubuh Arshen tiba-tiba harus membeku saat mendengar kata yang baru saja keluar dari mulut Kenza dalam keadaan tidur. Itu artinya saat ini Kenza sedang bermimpi tentang Kala. Mendadak dada Arshen berdegup dengan kencang. Ternyata Kenza masih menyimpan perasaannya pada Kala. Lalu mengapa Kenza mau menikah dengannya. Bukan hanya satu hati yang tersakiti tetapi dua hati.
"Za, aku tahu sampai detik ini kamu belum mencintaiku, karena masih ada Kala didalam hatimu. Tapi aku akan membuatmu jatuh cinta padaku dan tidak akan melepaskanmu dari genggamanku. Sepertinya kamu harus diberi pelajaran agar bisa Kala. Eza, maafkan aku jika aku terlalu egois karena ingin memilikimu seutuhnya." Arshen langsung mematikan lampu kamar.
Dalam malam yang sunyi nan gelap, Arshen nekat untuk melakukan yang semestinya tidak dilakukan, sekalipun itu telah halal. Karena jauh sebelum menikah Kenza sudah membuat kesepakatan dengan Arshen jika dirinya belum siap untuk disentuh. Saat itu Arshen mengiyakan saja. Namun, entah setan apa yang merasuki Arshen malam ini yang tiba-tiba memberanikan diri untuk menyentuh hak yang semestinya dia dapatkan dari seorang istri.
Kenza yang merasa ada sesuatu yang aneh, langsung membuka matanya. Betapa terkejutnya dirinya saat ini saat Arshen benar-benar telah menyentuh dirinya. Awalnya Kenza mengira itu hanyalah mimpi. Namun, ternyata itu bukan mimpi.
"Shen, apa yang kamu lakukan!" Kenza berusaha untuk mendorong tubuh Arshen yang terus menerus memompa dirinya. Namun, Arshen tidak memperdulikan ucapan Kenza. Bahkan tangan Arshen langsung mengunci kedua tangan Kenza.
__ADS_1
"Arshen, kamu nggak boleh lakukan ini, Shen! Ku mohon."
Namun, karena sebuah kenikmatan yang belum pernah dirasakan oleh Arshen sebelumnya Arshen sama sekali tidak peduli dengan semua kata yang keluar dari mulut Kenza. Selama ini Arshen mencoba bersabar untuk menahan diri. Dan itu rasanya sangat sulit dan berat. Namun malam ini akan benar-benar menggila.