Alando Dan Silvi

Alando Dan Silvi
Perfect-Ed Sheeran


__ADS_3

Setelah seharian mengelilingi pantai, menikmati makan siang di resetoran, membeli cendera mata, semua sesuai dengan keinginan Silvi. Keduanya banyak mengambil foto selfie. Hanya dengan beenrapa jam, keduanya berhasil membuat banyak kenangan indah di Hawaii.


Silvi kini sedang menikmati makan malam di pantai bersama Brian. Silvi awalnya menolak untuk makan malam di luar ruangan, namun Brian kembali memaksa dan Silvi akhirnya Silvi mengalah.


Keduanya makan dengan hening sampai akhirnya Silvi yang sudah menyelesaikan makan malamnya terlebih dahulu, mengambil gitarnya dan menyanyikan sebuah lagu untuk ayah tercintanya.


I found a love for me


(Ku temukan cintaku)


Darling, just dive right in and follow my lead


(Kasih, cukup selami dan ikuti aku)


Well, I found a man, handsome and sweet


(Ya, ku temukan seorang gadis, tampan dan manis)


Oh, I never knew you were the someone waiting for me


(Oh, ku tak pernah tahu bahwa kau menantiku)


'Cause i was just kids when i fell in love


(Karena saya masih anak2 saat saya jatuh cinta)


Not knowing what it was


(Tak mengerti apa-apa)


I will not give you up this time


(Aku takkan menyerah kali ini)


Silvi melangkah mendekati ayahnya dan duduk di tangan kursi yang ayahnya duduki.


But darling, just kiss me slow, your heart is all I own


(Tapi kasih, cukup kecup aku perlahan, hatimu sepenuhnya milikku)


Brian mengecup puncak kepala putrinya.


And in your eyes, you're holding mine

__ADS_1


(Dan dari matamu, kaulah milikku)


Silvi meletakkan gitarnya dan mengajak ayahnya berdansa. Brian menyambutnya dengan senyum kecil.


Baby, I'm dancing in the dark with you between my arms


(Kasih, aku menari dalam gelap bersamamu dipelukanku)


Barefoot on the grass, listening to our favourite song


(Tak beralas kaki di atas rumput, mendengarkan lagu kesukaan kita)


When you said you looked a mess, I whispered underneath my breath


(Saat kau bilang, kau terlihat berantakan, aku berbisik dengan pelan)


But you heard it, darling, you look perfect tonight


(Tapi dengarkan ini kasih, kau terlihat sempurna malam ini )


Well I found a man, stronger than anyone I know


(Ya ku temukan seorang pria, lebih tangguh dari siapapun yang ku kenal)


He shares my dreams, I hope that someday I'll share him home


I found a love, to carry more than just my secrets


(Ku temukan sebuah cinta, tuk ku jaga lebih dari rahasia2ku)


Air mata mulai membasahi pipi Silvi. Silvi dengan cepat menghapusnya dan mencoba untuk tersenyum kembali.


Darling, just hold my hand


(Kasih, genggamlah tanganku)


Be my man, I'll be your woman


(Jadilah kekasihku, aku kan jadi kekasihmu)


I see my future in your eyes


(Ku lihat masa depanku di matamu)

__ADS_1


Baby, I'm dancing in the dark, with you between my arms


(Kasih, aku menari dalam gelap bersamamu dipelukanku)


Barefoot on the grass, listening to our favorite song


(Tak beralas kaki di atas rumput, mendengarkan lagu kesukaan kita)


I have faith in what I see


(Aku punya keyakinan dengan yang ku lihat)


Now I know I have met an angel in person


(Kini ku sadar, aku bertemu malaikat berwujud manusia)


And he looks perfect


(Dan dia terlihat sempurna)


I don't deserve this


(Aku tak pantas tuk ini)


You look perfect tonight


(Kau terlihat sempurna malam ini)


Silvi menutup lagunya dengan memeluk erat ayahnya.


Sungguh lagu ini pernah dinyanyikan Brian untuk istrinya Ranita dan lagu yang sama kini dinyanyikan putrinya untuknya.


Rasanya berat meninggalkan Silvi. Tapi Tuhan tahu yang terbaik untuk putrinya. Dan Brian percaya Tuhan akan menjaga Silvi lebih baik dari Brian menjaga Silvi selama ini.


***


Di sinilah Silvi. Di makam ayahnya. Ia menatap kosong batu nisan yang bertuliskan 'Brian Selvig'. Wajah pucat pasi, mata yang masih bengkak namun tak lagi menitikkan air mata.


Brian meninggal di pesawat. Saat penerbangan menuju Indonesia. Jenazahnya dibawa sampai di kota Andolo lalu dimakamkan. Dari pesawat hingga dimakamkan Silvi terus menangis tiada henti.


Namun sekarang tidak lagi. Silvi kehilangan semuanya. Ibunya, ayahnya, air matanya, bahkan senyumannya. Menyaksikan kematian dua orang yang disayanginya sangatlah berat.


Dulu, saat ibunya pergi meninggalkannya secara tiba-tiba karena kecelakaan, Silvi masih memiliki ayahnya yang selalu sedia menghiburnya. Sekarang begitu berbeda. Silvi seolah mengantar kepergian ayahnya, 6 hari Silvi lewati dengan begitu begitu berat.

__ADS_1


Silvi yang sedang dikabut duka itu tersentak ketika seseorang menyentuh bahunya lembut.


Seseorang yang beberapa hari ini tidak dijumpainya. Silvi berharap ketika dia membalikkan tubuhnya, dia dapat melihat sosok itu. Sosok yang memintanya menunggu.


__ADS_2