Ariana

Ariana
Rian


__ADS_3

Sementara di ruang tamu rumah mewah dan megah berlantai dua milik Tuan Heru, sudah ada lima orang yang menanti kedatangan Ariana, mereka mengobrol membahasa tentang bisnis sampai ke pernikahan yang belum tentu akan terjadi.


Tidak!


Hanya empat orang yang benar benar menantikan Ariana turun, sedangkan satu orang lagi berharap Ariana tidak akan pernah turun.


Rian pria tampan juga mapan yang sudah membuktikan ke ahli an nya mengelola usaha milik keluarga. Rian sama sekali tidak menyetujui perjodohan ini, tapi terpaksa karena Papa nya ingin membalas budi baik Tuan Heru dan juga ingin mempererat tali pertemanan juga bisnis mereka.


Kalau bukan karena Papa aku sungguh tidak mau di jodohkan! memang sekarang jaman nya Siti Nurbaya apa? Papa benar benar keterlaluan! Mama juga tidak mau membantu ku! Memangnya secantik apa anak paman Heru! hingga papa bisa membanding bandingkan nya dengan Anisa!


Umpat Rian dalam hati.


''Dan..., kenapa adik mu belum turun?'' tanya Tuan Heru karena sudah lebih dari 30 menit Ariana belum juga turun.


''Sabar pa.., bentar lagi juga turun'' Danu.


''Benar Tuan..., kita tunggu saja putri mu itu sebentar lagi pasti turun, iya kan Ma? '' Tuan Alex tersenyum memandang Istri nya Nyonya Lili.


Cekrek!


Pintu kamar Ariana terbuka.


Sebenarnya Ariana sama sekali tidak mau turun, tapi kakaknya Danu mengancam akan membuang motor (R1) kesayangannya yang ia dapatkan dari hasil menang balap liarnya dia terpaksa turun.


Motor itu benar benar menjadi benda kesayangan nya saat ini.


Ariana berpenampilan layak nya ia akan pergi balapan, hanya memakai kaos tank top hitam di padu jaket jeans putih, juga celana jins hitam sobek sobek milik nya, tanpa make up, dan rambut yang hanya di gulung gulung membentuk sanggul yang berantakan.


Semua mata menatap nya heran tak habis pikir.


Apa itu wanita yang akan di jodoh kan dengan ku? kenapa dia berpenampilan seperti preman? Berandalan sekali, rasa nya aku ingin pergi saja dari ini! menjijikan!


Rian.

__ADS_1


Apa ini benar benar putrinya Tuan Heru?


Nyonya Lili dan Tuan Alex.


Apa yang kau laku kan riana? astaga! kau benar benar gila Danu.


''Ariana!! apa yang kau laku kan? kenapa kau tidak berdandan?'' tanya Tuan Heru menahan amarahnya.


''Ini Ariana sudah berdandan'' jawab nya acuh.


''Ariana!!!'' Tuan Heru setengah berteriak.


Danu segera menenangkan situasi dan menghampiri adik nya.


''Maaf Paman Alex, Bibi Lili dan Rian, adik ku memang sedikit tomboi dia tidak terbiasa berdandan. Mohon tunggu sebentar kami akan kembali'' ucap Danu menarik tangan adik nya.


''Kakak, apa apa an sih?!!'' tolak Ariana


Danu benar benar terlihat marah dan Ariana hanya pasrah mengikuti kemauan kakak nya.


Sementara Rian mencoba menahan tawa nya, ia benar benar ingin sekali tertawa saat ini. Tapi dia benar benar berusaha menahan nya.


''Maaf kan Putri ku Lex...'' ucap Tuan Heru.


''Ah... tidak apa apa Her, dia hanya belum terbiasa'' Tuan Alex.


''Iya benar..., kami benar benar tidak apa apa kami bisa mengerti Tuan'' sambung Nyonya Lili.


Sungguh aku tidak mengerti apa yang di pikirkan Papa dan Mama, kenapa sampai begitu ingin memiliki menantu berandalan seperti itu. Rian.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bantu support ya kakak dan adik semua🙏


Jangan lupa Like dan Coment ya 😊

__ADS_1


__ADS_2