Ariana

Ariana
Anisa vs Robi


__ADS_3

Mobil Rian telah berhenti di sebuah area parkir Cafe yang di tuju nya.


Rian celingak celinguk mencari wanita pujaan hati nya.


''Sayang...'' lambai seorang wanita cantik pama Rian.


''Nisa...'' Rian datang menghampiri Anisa menghujani nya dengan ciuman di seluruh wajahnya.


''Sayang hentikan'' Nisa memegang pipi Rian.


''Aku sangat merindukan mu'' Rian.


''Aku juga, bagai mana kalau minggu depan kita pergi liburan?'' ajak Anisa.


Hah? minggu depan kan acara pertunangan ku, bagaimana ini Pikir Rian.


''Sayang...'' manja Nisa bergelayut di samping Rian.


''Hm...,maaf sayang... aku tidak bisa minggu depan'' jawab Rian.


''Kenapa? bukan nya kau sangat rindu pada ku'' bertanya dengan nada menggoda.


''Iya benar..., aku memang sangat merindukan mu. Tapi sungguh aku tidak bisa minggu depan'' Rian mencoba menjelaskan.


''Kenapa?'' tanya manja menggoda.


Karena aku akan bertunangan, maaf kan aku Nisa gumam di hati nya.


''Papa mau mengajak ku, untuk observasi bisnis baru'' jawab bohong.


''Kau tidak bohong?'' masih manja.


''Tidak sayang ku'' jawab Rian meyayinkan mencium kening Anisa.


Hmz..., aku sungguh bosan. Ingin berlibur dan bersenang senang. Tapi Danu dan Rian sama sama tidak bisa.


Apa aku terima saja ajakan Danu datang ke acara pertunangan adik nya?


Gumam hati Anisa.

__ADS_1


''Sayang... jangan marah ya. Aku janji kalau urusan ku dengan Papa sudah beres, kita akan pergi bersenang senang'' jawab Rian menenangkan Anisa yang dari tadi hanya diam.


''Janji ya...'' manja nya lagi.


''Iya janji'' Rian lega Anisa percaya.


***


Sementara di tempat tongkrongan nya, Ariana menjadi bahan olokan teman teman nya. Kecuali Robi, yang menatap Ariana tersenyum karena terpana pada penampilan nya.


''Hahaha... kau makan apa Ar?'' ucap salah satu teman nya melihat Ariana yang biasa nya berpenampilan layaknya preman sekarang berubah menjadi wanita cantik.


''Kau bisa diam tidak!!!'' teriak Ariana meraih kerah baju teman nya.


''Hei...hei...wanita cantik ini bisa marah juga ya? Hahahaha..,'' lanjut yang lain.


Ariana benar benar kesal, jadi Robi menghampiri dan mengajak nya mengobrol berdua.


''Kau kenapa Ar?'' tanya Robi.


''Maksud mu?!!'' bentak Ariana merasa Robi juga sedang mentertawakan nya.


''Hei, tenang aku hanya bertanya''


''Minum dulu..., cerita kan pelan pelan pada ku'' bujuk Robi pelan.


Robi adalah teman masa kuliah Ariana.


Robi memang memiliki perasaan lebih terhadap Ariana, tapi dia tidak mau membuat Ariana tidak nyaman. Akhirnya Robi memilih menyimpan perasaan nya sendiri.


''Aku di jodoh kan'' ucap Ariana mengagetkan Robi.


''Apa?!!! braakk!!!'' teriak Robi terkejut reflek memukul meja, sehingga teman teman yang lain menoleh. Ada rasa sakit dan kecewa yang di tahan nya.


''Kau gila ya?!!!'' Ariana tidak kalah berteriak melototi Robi.


''Maaf..., aku hanya terkejut'' Robi.


''Pelan kan suara mu! aku tidak mau yang lain tau!'' Ariana.

__ADS_1


''Iya..., tapi bagaimana ceritanya? dan kenapa kau mau?'' Robi.


''Aku juga tidak mau, tapi Kak Danu mengancam ku'' tampak wajah kesal Ariana.


''Danu??? mengancam???'' ekspresi Robi tidak percaya. Karena dia tau sesayang apa Danu pada Ariana.


''Sial!!! kau tidak percaya!'' Ariana kesal memukul jari jemari Robi di atas meja.


''Aawww'' mengibaskan tangan nya.


''Kak Danu membantu Papa untuk segera menikah kan ku, kalau aku menolak si navy (motor kesayangan nya) akan di hancurkan nya di depan mata ku'' jelas Ariana kesal.


Robi mengerti maksud Danu, dia tidak mau Ariana bergaul dengan nya lagi. Karena Danu sendiri pernah mengancam Robi untuk menjauhi adik nya. Maka nya itu Danu dan Papa nya menginginkan Ariana menikah.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Tolong bantu support ya ๐Ÿ˜Šโค๏ธ๐Ÿ™


__ADS_2