
Tampak salah satu meja restoran bintang lima di duduki empat orang yang hanya saling diam tanpa suara.
''Kalian mau makan apa?'' Danu memecah kesunyian.
''Spagety!'' jawab Rian dan Ariana bersama an.
Rian menatap Ariana dingin.
Ariana Cuek.
''Wah...! kalian kompak sekali'' ujar Nina takjub.
Ariana menatap nya kesal, begitu juga Rian.
''Hahaha maaf maaf...'' Nina merasa tidak enak hati.
''Oke! kita mau makan siang, jangan lanjutkan yang semalam terjadi!'' ucap Danu dengan nada sedikit tinggi.
Hah??? yang semalam? apa maksud nya?? ada kejadian apa semalam??? Nina bingung menatap Ariana dan Rian bergantian.
Apa maksud kakak? apa laki laki benalu ini menceritakan kejadian semalam. Ariana menatap Rian yang tersenyum licik.
''Maksud kakak apa?'' tanya Ariana pura pura tak mengerti.
''Kau jangan berlaga tak mengerti, Rian menceritakan semuanya pada ku!'' tatapan tajam pada Ariana.
Sial!!! rutuk Ariana menatap Rian yang tersenyum penuh kemenangan.
******!!! kau wanita berandalan!! isi hati Rian.
''Kalian mau minum apa?'' tanya Danu.
Ariana dan Rian saling diam menunggu.
''Saya air meneral aja Pak!'' ucap Nina. dan Danu hanya mengiyakan.
''Hey kalian mau minum apa???!!'' tanya Danu lagi.
''Es lemon tea!!'' jawab Ariana dan Rian bersama an lagi.
__ADS_1
Nina tertawa terbahak bahak, begitu juga dengan Danu.
Ariana benar benar kesal begitu pun Rian.
Kenapa selera nya sama dengan ku! Rian.
Astaga laki laki ini!!! Ariana kesal.
'' Ariana, kenapa kau dan dia kompak sekali?'' Nina berbisik, tapi tentu dapat di dengar oleh Danu dan Rian.
''Kenapa kau bisik bisik?'' tegur Danu.
''Maaf pak'' jawab Nina tak enak hati, Ariana menatap nya solah berkata Sukurin!!!
''Nina..., kau belum tahu ya. Ini Rian tunangan Ariana'' ucap Danu mengagetkan Nina.
''A-apa???'' Nina terkejut membuat mulut nya membentuk huruf O sempurna.
''Kakak...!'' protes Ariana.
''Apa???'' menatap Ariana ''Sepertinya aku akan mengubah rencana pertunangan menjadi sebuah pernikahan!'' ancam Danu.
Danu menatap Ariana menunggu respon nya.
''Iya kak, biar kan kami bertunangan dulu'' mendukung ucapan Rian, meskipun Ariana ingin sekali berteriak Aku tidak mau bertunangan dengan laki laki benalu ini!!!! pekik Ariana dalam hati.
Mereka menikmati makan siang yang sudah tersaji, walau ada dua orang yang sangat tidak berselera makan. Ariana dan Rian.
Sementara satu orang sedang berbunga bunga bahagia, karena bisa menikmati makan siang bersama pujaan hati nya. Nina.
Selesai makan, Danu meminta Rian mengantar kan Ariana mencoba gaun pertunangan nya. Meskipun di sertakan ancaman yang akhirnya membuat mereka menuruti Danu.
***
Di butik.
Ariana tampak cantik dengan gaun berwana Cream susu. Tanpa lengan,,, bagian punggung yang terbuka, memperlihat kan bentuk tubuh nya yang indah, ada payet permata di bagian dada sampai ke perut, dan belahan rok depan sampai ke paha memperlihat kan kaki panjang nya yang putih mulus sempurna.
Rian juga tampak begitu tampan, dengan setelan jas yang sewarna gaun Ariana.
__ADS_1
Kenapa wanita berandalan itu benar benar terlihat cantik saat mengenakan gaun seperti itu, apa lagi kalau mengenakan gaun pengantin pasti tambah cantik.
Hei!!! Rian!!! Hentikan!! apa yang kau pikirkan! ingat kau sudah mempunyai Anisa. Pertunangan ini hanya sementara. Titik! umpat Rian dalam hati.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Tolong bantu support ya ๐๐โค๏ธ