
Rian masih melajukan kendaraanya ke tempat tujuan.
Walau rasa enggan melanda, tapi rasa tidak enak hati pada sahabat nya Laksman membuat nya mengikuti acara perkumpulan Malam ini.
***
Di cafe Bintang.
Nina dan Ariana juga teman teman yang sudah sampai hanya Laksman belum juga sampai.
''Siapa yang ngajak! siapa yang telat!'' gerutu Ariana.
''Hahaha kita tunggu saja Rin'' ucap Robi mengambil duduk di selah Ariana.
''Robi? ku rasa kau tau Ariana sudah bertunangan?'' cela Nina,
''Lalu?'' jawab Robi menaiki alis sebelah.
''Menyerah lah Rob!!'' cela teman yang lain cekikikan.
Nina menahan tawa, melihat raut wajah Robi yang berubah.
Sedangkan Ariana yang mendengar kan semua itu memilih diam.
''Mereka juga belum tentu sampai menikah?'' jawab Robi tanpa sadar membuat perubahan di raut wajah Ariana.
Ariana masih diam.
''Riana, benarkan yang ku katakan?!'' tanya Robi.
''Hentikan omong kosong ini!'' Ucap Riana mengagetkan yang lain.
''Ar, kau kenapa?'' tanya Robi.
Rian yang tadi tadi melihat dan mendengar semua nya. Langsung datang menghampiri.
''Kau masih berani bertanya?!!!'' ucap Rian setengah berteriak.
Membuat yang lain menoleh, dan terkejut.
''Kau, Rian, Tunangan Ariana, Tuan?'' ucap mereka berbarengan termasuk Nina dan Robi.
''Minggir! ini tempat duduk ku!!'' usir Rian pada Robi yang duduk di sebelah Ariana.
__ADS_1
''Aku yang lebih dulu duduk di sini!'' tegas Robi.
''Aku tunangan nya!!'' Rian membalas penuh penekanan.
Akhirnya Robi memilih pergi walau dengan berat hati. dia terus memberikan tatapan mematikan pada Rian.
Sementara Laksman terkejut mendengar apa yang Rian katakan, membuat nya mendekati meja mereka.
''Rian?!!'' panggil Laksman.
''Kalian saling kenal?'' tanya mereka bebarengan.
Laksman mengiyakan dan menceritakan siapa Rian, semua orang tidak percaya atas kebetulan ini, termasuk Ariana.
Tapi yang lebih mengganggu adalah tingkah laku Rian yang mulai berubah.
''Tadi aku dengar kau Tunangan Ariana?'' tanya Laksman mengakhiri penjelasan nya.
''Iya!'' jawab Rian tegas menunjukan cincin di jari manis nya dan Ariana.
Ariana masih tetap diam.
''Kami juga akan segera menikah!!'' ucap Rian penuh penekanan menatap Robi.
''Untuk apa kau mengundang kami?'' tanya Ariana pada Laksman.
Laksman menjelaskan rencana Reoni yang akan di laksana kan 2 minggu lagi. Dan mewajib kan semua harus hadir.
''Aku tidak bisa datang!'' tegas Ariana.
''Kenapa?'' tanya Robi.
''Nina ayo kita pulang!'' ajak Ariana tak menghiraukan pertanyaan Robi.
Nina hendak berdiri dari duduk nya, tapi tertahan dengan tatapan dingin Rian.
''Biar aku yang mengantar mu'' ucap Rian berdiri.
Ariana tidak menjawab, di terus saja berjalan keluar Cafe. Yang segera di susul Rian.
''Kenapa Ariana?'' tanya Laksman yang tak mengerti ke adaan nya.
Nina hanya menggelengkan kepala, memilih jawab an paling aman.
__ADS_1
Ada apa dengan Ariana? apa kah dia mulai menyukai laki laki itu? Robi.
Kau membuat Ariana kesal pada mu Rob! kau tidak lihat, Ariana tidak terusik kehadiran Tuan Rian! tapi terusik dengan kata kata mu! Nina.
Ada apa ini sebenarnya? kenapa bisa Ariana bertunangan dengan Rian? kalau Ariana tidak datang, pasti Rian juga tidak akan datang! Laksman.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Terimakasih untuk yang sudah support🙏
Ikuti terus kisah nya ya...
Jangan lupa untuk tinggal kan jejak 🙏😉
__ADS_1