Belenggu Hasrat Calon Ipar

Belenggu Hasrat Calon Ipar
BAB 12, Tidur Bersama


__ADS_3

Author


"jangan pulang ya.. disini saja malam ini" ucap Morgan memohon dengan ekspresi menggemaskan, ia ingin merasakan bagaimana rasanya mencintai wanita yang juga mencintai dirinya, bukan harta yang ia miliki


"tapi aku janji sama mama pulang malam ini tuan" ucap Kayla masih dengan panggilan tuan tersematkan dinama morgan


"kan bisa minta izin lagi, lagian tante juga bilang gak papa kalo mau nginap kan?, jadi kamu izin sekarang" ucap Morgan mengambil gawai milik Kayla dan memberikannya kepada wanitanya


"satu lagi ya sayang.. jangan panggil aku dengan nama itu jika sedang berdua denganku aku tidak suka" ucap Morgan dan menatap Kayla dengan tajam


bahkan tangan pria itu sudah bergerak menjelajahi tubuh Kayla, bahkan bibirnya sudah menyatu dengan bibir Kayla tanpa persetujuan gadis itu


sekuat tenaga Kayla mendorong dada Morgan agar menjauh darinya, ia sudah menelfon mamanya untuk mengabari bahwa ia tak bisa pulang malam ini. dan telfon mereka sudah tersambung namun Morgan enggan melepaskan pagu*tannya dari bibir seksi istrinya


"emmpppp" suara leguhan Kayla yang sudah ia coba tahan namun tetap keluar karna Morgan tidak melepaskannya


sampai detik terakhir Kayla memukul lengan Morgan agar pria itu sadar dan tidak melanjutkan aksinya, Kayla langsung meraih ponselnya yang jatih dan bicara pada mamanya


"maaf ma, tadi Kayla tidak sadar telfonya tersambung" ucap Kayla dengan mata yang melotot kepada Morgan, bisa-bisanya pria itu masih cengengesan tanpa merasa bersalah


"kenapa sayang, kamu dimana sekarang?" tanya Mira diseberang telfon


"tidak apa ma, aku hanya mau kasih tau kalau malam ini aku lembur gak bisa pulang. mungkin aku pulang besok pagi karna banyak yang harus kukerjakan" ucap Kayla menghela nafas kasar, ia kesal dengan Morgan yang mengambil kesempatan dalam kelebaran wkwkwk


"ohh begitu ya nak, apa kamu sedang bersama tuan Winata?" tanya Mira karna setau dia putrinya mengerjakan proyek perusahaan dengan keluarga calon besannya, ia merasa senang karna kedekatan keluarga mereka.


Mira juga tau kalau putrinya sulit untuk dekat dengan pria lain entah karna apa ia pun tidak tau, selama ini Kayla selalu menolak perjodohan yang mereka lakukan dan sekarang Mira berharap putrinya akan semakin dekat dengan keluarga itu terutama dengan putra keluarga Winta


"baiklah sayang.jaga dirimu baik-baik dan jangan lupa makan malam" ucap Mira menutup sambungan telfon mereka

__ADS_1


"tu.. ahhh nakal banget sihh" ucap Kayla tak tau harus berkata apa, ia inign memanggil Morgan dengan sebutan tuan, namun mata pria itu sudah wanti-wanti untuk menerkam dirinya lagi


"kenapa sayang.. mau bilang apa?, hemm" ucap Morgan dan tersenyum melhat wajah Kayla yang kesal dan bibir mengerucut


"ahhh.. aku harus panggi kamu apa kalau begitu?" tanya Kayla sambil menatap Morgan ia serba salah didepan pria ini,pikirnya


"bagaimana kalau beby?, hubby? atau apa saja yang membuatmu nyaman sweety" ucap Morgan sambil mengendus leher Kayla dan mengecupnya dengan lembut


perlakuan Morgan membuat Kayla terkejut dan seolah ada sengatan listrik menjalar diurat nadinya, sungguh ini sangat menggelikan sekaligus menegangkan


"issss.. yaudah aku panggi beby aja ya" ucap Kayla lelah menghapai sifat Morgan yang sangat protes kepadanya


"baiklah sweety terserahmu saja yang penting jangan panggil aku tuan" ucap Morgan mencium bibir ranum Kaoyla dengan lembut, keduanya hanyut dalam ciu*man panas itu hingga akhirnya suara perut Kyla menyadarkan keduanya


"hahahha.. kamu lucu sekali sweety, tapi aku kesal" ucap Morgan dan memayunkan bibirnya. kenapa disaat moment romantis mereka ada aja pengacau


"kita makan dulu beby.. aku lapar lagi tau" ucap Kayla malu, baru kali ini ia begitu didepan pria biasanya dia sangat menjaga wibawa dan elegant yang selalu melekat dalam dirinya


waktu terus berputar, tidak terasa sudah 20 menit Kayla berada dikamar mandi dan tidak menunjukkan batang hidungnya, bahkan sampai makanan yang dipesan Morgan sudah datang tapi gadis itu tetap tidak nongol


"sweety.. kamu sudah siap atau belum!!" teriak Morgan takut jika didalam Kayla pingsan atau kenapa-kenapa


"sebentar lagi beby.. aku.." ucap Kayla terputus, membuat Morgan panik dan berteriak memanggil Kyla


sementara didalam kamar mandi, Kayla mondar-mandir mencari cara agar dia bisa keluar dengan baik. bajunya sudah basah karna jatuh ketika mandi, handuknya tidak ada karna lupa meminta pada Morgan, dan satu lagi dia belum sikat gigi sama sekali


"lengkap sudah penderitaanku" ucap Kayla bersandar dipintu yang masih tertutup


"sweety.. cepatlah makanannya sudah dingin, akmu baik-baik saja kan?' tanya Morgan masih harap cemas menunggu kekasihnya keluar dari dalam

__ADS_1


"iya sebentar lagi beby" ucap Kayla masih takut untuk menunjukkan wajahnya, bisa-bisa Morgan salah paham padanya


"mundur kebelakang sweety" ucap Morgan mengambil ancang-ancang untuk mendobrak pintu kamar mandi untuk memastikan wanitanya baik-baik saja


brakk...


pintu terbuka menyisakan Kayla yang menutup tubuhnya dengan baju yang basa dan duduk ditepi kamar mandi, ia terkejut sekaligus malu melihat Morgan yang suda berada didepan matanya


"tutup matamu beby..kenapa di dobrak sih" ucap Kayla menahan bajunya agar tidak merosot dan wajahnya sudah merah padam


"sweety kenapa gak bilang tadi, kan aku bisa ngasih handuk biar kamu gak kedinginan" ucap Morgan mendekati Kayla dan jongkok didepan gadis itu


"jangan kesini beby.. keluarlah dan ambil handuk" ucap Kayla


namun bukannya didengar Morgan malah menggendong Kayla ala birdal style dan membawanya keranjang, Kayla  tidak tau mau mengatakan apa lagi sangking malunya dan hanya menutup benda kramat miliknya


"turunkan aku beby kumohon" ucap Kayla hampir menangis sangking malunya, ia sudah tidak tau harus berbuat apa


"kenapa malu sweety,, nanti juga akan aku nikmati semuanyadari ujung ke ujung" ucap Morgan dan meletakkan tubuh Kayla diatas kasur, ia beralih ke lemari miliknya dan membawa kaos miliknya untuk dipakai oleh Kayla


"pakailah ini" ucap Morgan menyodorkan baju itu dan dengan cepat Kayla menyambarnya dan memakainya didalam selimut


"sudah" Kayla mengintip dari dalam selimut dan tidak mau menatap Morgan lebih lama lagi, ia langsung melirik makanan yang sudah ada diatas meja diseberang mereka


"ayo makan dulu, nanti kita lanjut" ucap Morgan dengan seringai licik dan senyuman devil dibibir nya, ia sudah traveling sejak melihat lekuk tubuh wanitanya


"bawa kesini saja beby.. aku malas turun" cicit Kayla dan tidak disuruh dua kali Morgan langsung bergerak dan membawa meja serta isinya kepada Kayla, mereka makan sambil Kayla terus berdiam diri dalam selimut


#to be continue

__ADS_1


~Lentera


__ADS_2