Belenggu Hasrat Calon Ipar

Belenggu Hasrat Calon Ipar
BAB 59, Pernikahan Hansel


__ADS_3

Author


Tepat satu bulan telah berlalu, kleuarga Winata sampai saat ini masih baik-baik saja, tidak ada masalah yang datang namun Morgan tetap selalu waspada dan melihat pergerakan dari musuh, satu bulan ini Morgan dan Jung sibuk untuk melakukan persiapan untuk membantu keamanan pernikahan Hansel


hari ini Hansel dan Catrin akan melangsungkan pernikahan, Morgan beserta keluarga lainnya sudah bersiapkan akan pergi ke gereja untuk melakukan pemberkatan nikah, sementara pihak dari keluarga Catrin sendiri diwakili oleh Arion dan Amira juga sudah bersiap


sebelumnya pihak dari keluarga Winata sudah bertanya perihal keluarga Catrin namun Catrin menjawab jika dia tidak punya keluarga lagi dan hanya tinggal adiknya, itupun sudah tidak pernah berkabar sampai saat ini. Catrin kehilangan kontak dengan adiknya saat dirinya harus bekerja menghidupi keluarga


"jangan sedih lagi nak.. anggap saja kami adalah orangtuamu, jangan khawatir kami akan berusaha mencari adikmu yang hilang oke" ucap Amira menghibur Catrin yang sejak tadi hanya diam dan menangis, ia merindukan mamanya dan adiknya yang sudah tak ada lagi disampingnya


"iya tante makasih selalu sada untukku dan mau jadi wali untuk nikahku" jawab Catrin memeluk Amira dan Arion bergantian, ia sangat bersyukur karna mereka amsih mau membantu Catrin selama ini


"jangan panggil tante lagi nak.. kedepannya panggil kami mama dan papa sama seperti Kayla memanggil kami. kamu akan kami akan jadi putri pertama kami dikeluarga ini" ucap Amira tersenyum dan menatap Catrin dengan tulus dan mengusap kepala Catrin lembut


"baik tan.. ehh ma, makasih banyak" ucap Catrin dan diangguki oleh Amira, mereka akhirnya keluar menuju gereja yang sudah ditunggu oleh mempelai pria disana, Kayla memberitahu kalau keluarga mereka sudah menunggu disana


"kita berangkat sekarang " ucap Arion dan mereka langsung menuju tempat pernikahan, Catrin sangat bahagia bisa menikah dengan orang yang ia cintai, dulu ketika Hansel datang menemui dirinya dan menolong Catrin, sejak saat itu Catrin menginginkan suami seperti Hansel yang lembut dan tidak pernah merendahkan orang


skip


1 jam berlalu, Catrin dan Hansel kini sah menjadi sepasang suami istri, dan sekarang mereka memutuskan untuk tinggal bersama dengan Morgan dikediaman Winata, toh juga rumah itu sangat luas, lebih tepatnya dikatakan mansion, cukup untuk beberapa keluarga tinggal disana

__ADS_1


sekarang mereka sedang merayakan hari pernikahan Hansel putra kedua dari keluarga Winata, tentu saja itu salah satu topik pembicaraan paling trending dikota itu bahkan dinegara itu. siapa yang menyangka dua putra keluarga Wianta sudah menikah dan membuat hari patah hati semua kalangan wanita


"apa kamu bahagia sayang?' tanya Hansel kepada istrinya, wkwk istri gak tuh bang?,


"sangat bahagia sayang.. kau tidak pernah bermimpi menikah denganmu" ucap Catrin menatap Hansel dengan senyuman dan Hansel pun demikian, keduanya slaing berpelukan


"selamat ya sayang.. semoga rumah tanggamu bisa menjadi rumah tangga yang baik dan cepat dapat momongan" ucap Naura memeluk Catrin dan Hansel bergantian


"amin.. terimakasih ya ma" ucap Catrin tersenyum, Hansel memeluk pingangnya begitu erat sampai Catrin sendiri malu melihat suaminya itu begitu posesif


"selamat ya Cat.. kita bakal satu rumah, gak nyangka ya kamu nikah sama dia" ucap Kayla menunjuk Hansel, ia dan Ctarin tau begaaimana Hansel dulu menentang pernikahannya dengan Morgan


"iya Kay.. aku juga gak yangka banget bisa nikah sama dia dan bakal satu rumah sama kamu, akhirnya doa aku buat terus sama kamu terkabul ya" ucap Catrin memeluk Kayla keduanya saling berpelukan sampai membuat Morgan berdehem pelan


"selamat untuk kalian berdua, Han jaga dia dengan baik jangan sampai kau berulah aku tidak segan membuatmu hidup dikutub utara sendirian" ucap Morgan memeluk adiknya, ia begitu sayang pada Hansel dan senang akhirnya adiknya bisa menemukan tambatan hatinya


"makasih bang.. aku udah berubah 100% kok" jawab Hansel membuat mereka semua tertawa, bisa-bisanya pria itu menjawab begitu polos dan mengangkat tangannya didepan Morgan


"baiklah kalau begitu aku bisa tenang" tutur Kayla dari belakang, keduanya turun dari pelaminan dengan Morgan memeluk pinggang Kayla dan membantu istrinya itu untuk turun dengan hati-hati


dikehamilan Kayla kali ini Morgan sangatlah perhatian dan lembut, ia tidak membiarkan Kayla melakukan sesuatu yang berat bahkan untuk melangkah jauh saja Kayla tidak boleh, lebih baik banyak olahraga untuk ibu hamil dari pada melihat Kayla berjalan jauh, padahal sama-sama capek juga kan

__ADS_1


"kamu udah siapkan malam nanti?"bisikan Hansel membuat bulu tangan Catrin meremang dan berdiri, ia tidak menyangka jika Hansel akan membahas hal itu padahal mereka masih dipernikahan dan masih banyak tamu undangan yang naik memberi selamat pada mereka


"emm.. jangan ribut Han nanti orang-orang pada dengar" ucap Catrin padahal dirinya karna malu membahas hal itu didepan tamu, meskipun mereka tidak aada yang mendengarnya


"tenang saja sayang.. tidak ada yang mendengarnya dan mereka juga pasti paham untuk pengantin baru" ucap Hansel membuat Catrin semakin malu dan hanya bersembunyi dipelukan Hansel, melihat hal itu Hansel merasa gemas dan mencium pipi Catrin


skip


malam hari dinegara Indonesia, tentunya Xavier dan Manda tidak melewatkan waktu mereka berdua dan saling memadu kasih satu sama lain, selama di Indonesia Manda sering melayani Xavier dan begitu juga sebaliknya, Xavier kerap meminta dipuaskan oleh Manda


seperti malam ini, Manda sedang asik bermain diatas tubuh Xavier sambil menggerakkan tubuhnya membuat Xavier juga iktu bergerak maju mundur, Manda juga tidak tinggal diam dengan memainkan put*ing milik Xavier seseklai mengecupnya dan memilinnya dengan gemas


"aaarrrhhhh... ummmhhh... aasshhhh" suara desa*han Manda diatas tubuh Xavier yang etrus bergerak mmebuat Xavier begitu menikmatinya, keduanya saling memuaskan satu sama lain


"lebih cepat baby.. ayo lebih cepat plakk" Xavier membantu Manda bergerak diatas tubuhnya dan sesekali memukul boko*ng Manda mmebuat wanita itu semakin liar dan bergerak cepat


"aaarhhhh.. eeemmppphh" Xavier hampir mencapai kenikmatan yang haqiqi, ia membantu Manda untuk mengubah posisis mereka dan menghentakkan tubuh Manda begitu keras dan dalam, sekali hentakan Xavier mengeluarkan benihnya didalam perut Manda


keduanya berbaring lemas Xavier memeluk Manda dengan erat dan belum melepaskan penyatuan mereka, Xavier bahkan ingin mengulang pergulatan panas mereka lagi, ia kembali meraum gundukan kembar Manda dan memainkannya, pria itu tidak pernah lelah dalam bermain


"sweety.. bagaimana dengan kondisi mereka apakah malam ini aku bisa menjenguknya"?" tanya Morgan menatap istrinya sambil memaikan gundukan kembar Kayla yang sudah menjadi candu untuknya

__ADS_1


#to be continue


~Lentera


__ADS_2