
Author
Halloo readerss ku yang setia sejagat taya, maaf banget ya kalau kalian nungguin othor update. othor akhir-akhir ini banyak kerjaan dan kmaren kan lagi liburan hari raya jadi gak sempat banget buat nulis hehe, maaf ya. Btw minal aidin buat semua readersku tercintaaaa
Catrin dan Kayla sama-sama mengantar suami mereka keluar untuk pergi bekerja, dan hari ini Catrin akan control bersama Kayla dan juga ditemani oleh oma Naomi dan dua wanita cantik yaotu mama Naura dan Amira. mereka sepakat setelah Catrin control akan pergi belanja membawa baby twins ikut bersama mereka
"Kay jangan lupa ya buat siap-siap, solanya aku janjian sama dokter jam 10 pagi ini" ucap Catrin mengingatkan Kayla sebagai sahabat sekaligus adik iparnya, mereka berdusa kembali masuk kedalam dan Kayla mengagguk senyum, ia melihat beby twins yang masih bersama oma mereka
"hari ini kamu jadi control nak?" tanya Amira saat Catrin mendekati mereka dan meminta menggendong beby Aiden dengan gemes, Catrin sangat menyukai wangi dari beby twins yang menurutnya sanat wangi
"jadi ma nanti jam 10 kata dokternya kemarin, aku dan Kayla udah mau siap-siap ini, mama juga siap-siap aja biar aku yang jaga beby twins" ucap Catrin melihat Amir dan Naura bergantian, pasalnya kedua wanita itu belum bersiap-siap karna masih menjaga beby twins sejak tadi
'ya sudah kalau begitu, memangnya kamu sudah selesai?, gak mau ngambil sesuatu lagi dikamar?" tanya Naura melihat menantunya yang duduk sambil bermain dengan beby Aiden
"tida ada ma, aku sudah ambil semuanya tadi, kalaupun ada nanti saja aku mabil" ucap Catrin dan kedua wanita paruh baya itu mengangguk dan melangkah untuk bersiap-siap, sedangkan Kayla bau saja turun dengan pakian yang sangat cantik dan rapi, ia melihat Catrin duduk bersama beby twisn dan suster mereka disana, Kayla ikut bergabung dan menggendong beby Zora
"udah berapa bulan Cat?" tanya Kayla melihat perut Catrin yang sudah mulai membesar dan menonjol keluar, ia tau bagaimana Catrin yang tidak sabar lagi bertemu dengan anaknya, itu juga yang dirasakan Kayla dulu saat mengandung beby twins
"gak kerasa udah memasuki bulan kelima Kay, aku makin ga sabar buat ngelihat mereka, tapi aku juga takut saat memikirkan ketika melhairkan nanti" ucap Catrin sambil menatap Kayla, wanita itu takut ketika melihat Kayla yang melahirkan membuat dirinya juga overthingking
"kamu pasti kuta Cat, masa kalah sam aku yang lahirin dua kecebong sekaligus. kamu juga harus kuat dong kan mau ketemu sama anak kamu" ucap Kayla menyemangti Catrin agar tidak terllau berfikir negatif dalam persalinannya nanti
"doakan saja ya Kay" jawab Catrin dan mereka saling tersenyum satu sama lain, keduanya begitu saling perhatian, mereka bahkan melewati masa-masa yang sulit sejak dulu dan terus bersama-sama, Kayla yang dulu ditentang mamanya beeteman dengan Catrin sekarang malah mama Amira menyayangi Catrin sepeeti putrinya sendiri
__ADS_1
berbeda dengan para wanita dirumah, sekarang Morgan harus mengikuti rapat dikantor bersama dengan sekretaris Lay, sedangkan Hansel sendiri sibuk diperusahaan yang ia pimpon sekarang dengan pusing memikirkan pekerjaannya, ia sembari mengerjakan pekerjaannya sambl melihat foto istrinya dimeja agar dirinya kembali semangat
"tolong print ini dan bawa langsung keruangan saya" ucap Hansel memberikan file kepada sekretarisnya dan kembali duduk, ia melihat pekerjaannya lumayan banyak hari ini dan kemungkinan dirinya akan lembur malam ini
Hansel sibuk mengerjakan dilaptopnya namun ketika dia sedang fokus tiba-tiba ponsel miliknya berdering, Hansel melihat siapa yang menelfonnya sore hari begini, tidak mungkin istrinya karna ia tau Catrin sedang berada di mall bersama yang lain
"hallo siapa" ucap Hansel namun ia tetap fokus pada laptopnya dan tidak terlalu peduli dengan orang yang menelfonnya, namun ketika suara disebarang sana menjawab dirinya Hansel langsung menghentikan gerakan tangannya dan melihat siapa nama yang tertera diponselnya
"kenapa menelfonku, jangan ganggu aku lagi" ucap Hansel dingin ketika tau siapa yang menelfon dirinya, ia tidak akan pernah lupa dengan suara ini, orang yang membuat dirinya menjadi orang yang bahkan tidak tau aturan hidup lagi, kacau dan sangat berantakan sebelum bertemu dengan Catrin, istirnya
"maafkan aku Han, aku hanya ingin tau kabarmu sekarang" ucap seseorang yang diseberang sana membuat Hansel semakin geram dengaan omongan wanita yang bicara dengannya, inin sekali Hansel menumpal mulutnya jika wania itu didepan matanya
"diamlah jangan bicara lagi, ku harap kau tidak pernah menggangguku, jangan pernah muncul dihadapanku lagi!!" ucap Hansel dan langsung mengakhiri telfonnya dan menatap keluar jendela, memikirkan wanita yang menelfonnya barusan, ia teringat kembali dengan wajah wanita itu
"tidak.. tidak bisabegini, aku harus benar-benar melupakan dia dan melihat istriku sekarang, Catrin tidak kalah cantik dari dia, lagipula kamu sudah akan memiliki anak" monolog Hansel dalam dirinya dan berjanji akan terus setia pada Catrin dan melupakan masalalunya yang menyakitkan itu
flashback masalalu Hansel
hari ini Hansel janjian akan bertemu dengan kekasihnya,tepat hari ini mereka akan merayakan aniversery mereka yang ketiga tahun, Hansel dengan senang dan terpancar di wajahnya kebahagiaan menungu wanita yang ia cintai ditaman sekolah
ya.. Hansel masih berada ditingkat akhir sekolah dan kebetulan satu sekolah dengan wanita itu, ini juga bulan terakhir mereka disekolah itu dan Hansel ingin ia membuat janji dengan kekasihnya agar mereka terus bersoama hingga menikah nanti
"maaf ya ayy aku lama datangnya, udah lama nunggu ya" ucap seorang gadis yang sangat cantik dimata Hansel dengan senyuman merekah diwajahnya
__ADS_1
"gapapa kok aku bahkan rela menunggu sampai malam tiba" ucap Hansel dengan senyuman, mulai gombalan kcil keluar dari mulut manis Hansel yang membuat para wanita sellau baper dengannya
"kamu bisa aja deh, yaudah yuk duduk dulu disana" ucap gadis itu menarik tangan Hansel dan mereka akhirnya duduk dikuris taman itu sambil Hansel memegang kotak cincin yang ia siapkan untuk sang kekasih
"Han sebenarnya kau ingin kasih tau kamu sesuatu, aku harap kamu bisa nerimanya dan tidak sakit hati padaku" ucap gadis itu langsung merubah menjadi serius, dengan mendengar hal itu Hansel juga tiba-tiba menarik senyumannya tadi menjadi serius dan menatap sang kekasih
"kamu mau kasih tau apa Lin apakah sesrius itu?" tanya Hansel mulai menatap melinda kekasihnya dengan sedikit penasaran, melihat Melinda yang memasang wajah serisu begitu membuat Hansel ikutan takut sekaligus penasaran tingkat dewa
"aku mau kita sampai disini aja Han, aku sudah dijodohkan dengan anak teman papaku, aku juga suka sama dia, kami sudah menjalani hubungan beberapa bulan ini" ucap Melinda dengan tatapan serius dan sangat minta maaf kepada Hansel
"kamu bercandakan Lin?, kamu gak mungkin setega itu sama aku kan?" tanya Hansel dengan raut wajah yang menahan marah dan kecewa pada gadis didepannya itu
"tidak Han.. aku dan dia sudah janji akan menikah setelah lulus nanti, aku dan dia juga sudah pernah melakukan hubungan yang sedalam itu akhir-akhir ini, dia ganteng, baik dan sangat perhatian padaku Han dia memberikan apa yang aku minta selama ini" ucap Melinda, gadis itu tidak tau siapa sebenarnya Hasel meskipun mereka suda pacaran selama tiga tahun
"ta-tapi Lin aku tidak ingin putus dari kamu, aku sudah pernah bilang kalau aku akan menikahimu kan" ucap Hansel menahan rasa sakit hatinya dan hampir saja ia menitikkan airmatanya jika ia tidak bisa menahan lagi
"maaf Han.. aku mencintai dia dan aku tidak ingin membuatmu menungguku. kita putus saja aku dan dia akan menikah secepatnya, setelah lulus kami akan menikah, dia mampu membelikan apapun yang aku minta, hidupku sudah terjamin dengan dia Han, tapi kamu?, kamu bahkan tidak pernah memberikann apa yang aku minta hharus aku kode dulu dan aku capek Han menjalani hubungan ini, aku bosan"
ucap Melinda dan langsung meningggalkan Hansel begitu saja tanpa merasa bersalah, ia bahkan tidak meloihat Hansel yang mengamuk ditaman itu, begitu hancur hati Hansel mendengar alasan Melinda memilih pria itu dari pada dirinya
flashback off
"sayang aku pulang malam ini sedikit terlambat, kamu jangan menunggu aku ya" ucap Hansel mengabari istrinya dan langsung menutup telfonnya, setelah nostalgia dengan masalalunya Hansel mengabari Catrin karna dirinya akan lembur malam ini
__ADS_1
~Lentera