
Author
situasi yang masih sama dan tempat yang sama, Morgan dan Kayla sudah selesai dengan makan malam mereka, bukan makan malam sih tepatnya makan sore karna baru jam 17.30 karna Kayla lapar jadilah mereka makan secepat ini
"apa kamu masih lapar sweety?, sebelum aku yang akan memakanmu" ucap Morgan sambil melirik Kayla dengan tatapan yang menggoda dan nakal
"jangan melihatku beby.. aku tidak suka tatapanmu" ucap Kayla mendgus kesal dan membalikkan tubuhnya, ia merasa diambang tandung raksasa yang siap memakannya kapanpun raksasa itu mau
"hahhaa. kamu sangat lucu sweety" ucap Morgan dan ikut bergabung dengan Kayla didalam selimut, ia menarik tubuh ramping Kayla dan memeluknya dengan erat
"sweety...apa kamu punya pacar sebelumnya?' tanya Morgan mengambil waktu untuk mereka saling mengenal dan mencari tau satu sama lain
"emm.. aku punya mantan" ucap Kayla menatapa wajah Morgan dan mengelus wajah tampan tanpa cacat itu, juga jambang yang melekat pada wajah pria itu yang membuat Morgan semakin hot didepannya
"kenapa kalian putus?, maksudku berapa lama kalian berhubungan?' tanya Morgan serius mendengarkan Kayla
"sekitar empat tahun, dia meninggalkanku selingkuh dengan wanita lain"ucap Kayla tersenyum seolah tidak menampilkan rasa benci
"jika dia datang kembali padamu apa kamu akan meninggalkanku?' tanya Morgan, tidak tau dari mana ia berfikir akan hal itu namun ia takut jika Kayla akan meninggalakannya
"tidak!!, untuk apa aku harus balikan dengan pria itu. aku sudah punya kamu" ucap Kayla menatap bangga dengan Morgan dan kembali mengelus wajah pria itu
"makasih sweety... aku takut kamu akan kembali dengan dia apalagi hubungan kalian cukup lama dan mungkin saja.." ucap Morgan tergantung karna Kayla memotong ucapannya
"tidak beby..!! aku tidak pernah lagi memikirkan dia, kami putus sudah dua tahun dan kamu sudah berada disini" ucap Kayla menunjuk hatinya
"emm baiklah, aku percaya padamu sweety"ucap Morgan dan menci*um pucuk kepala Kayla dengan lembut dan beralih pada pipi sampai bibir gadis itu
Kayla hanya membiarkannya saja, ia tidak munafik jika dirinya juga menginginkan hal yang sama. karna selama masa pacaran dengan mantannya tidak pernah melakukan hal lain selain cium pipi dan pegangan tangan
__ADS_1
"emmpphhhh" suara erotis Kayla mulai terdengar dan nafas Morgan yang sudah menggebu menikmati bibir ranum wanitanya
"eughhh"
"emmpphhh"
suara kramat itu mulai terdengar panas dan tubuh Kayla sudah menggeliat kenikmatan, tangan Morgan tidak bisa diam karna snagat mudah mengakses tubuh Kayla yang hanya menggunakan kaos tok tanpa dalaman apapun
"eughhhsss" Kayla menahan geli ditubuhnya dengan sejuta kupu-kupu berada diperutnya, ia snagat menikmati sentuhan Morgan yang membuatnya melayang sampai langit ketujuh
"bebyy... hentikan" ucap Kayla yang tidak tahan lagi dengan tangan Morgan bergerilya ditubuhnya
"be..beb..bebyysss" suara Kayla sudah tidak jelas lagi, lidah Morgan ikut bermain keleher jenjangnya dan tangan pria itu mulai masuk kedalam kaos yang ia kenakan sambil mencari sesutau yang ingin ia rasakan
sampai akhrinya Morgan mendapatkan benda kramat itu tapi langsung menghentikan kegiatannya, ia merasa tidak pantas melakukan itu pada Kayla yang baru saja resmi menjadi kekasihnya, lagipula selama ini Morgan tidak mau melakukan hal yang tidak-tidak pada wanita
"maafkan aku, aku keterlaluan sweetyy.. maafkan aku" ucap Morgan berulang kali karna rasa perasaan bersalahnya kepada Kayla
"iya beby tidak apa, lepaskan dulu aku. aku tidak bisa nafas beby" ucap Kayla merasa tercekik dengan pelukan Morgan sampai ia lupa dengan kejadian yang baru saja
"maafkan aku" cicit Morgan dan mengecup kening Kayla dan mengubah posisinya menjadi bersandar dirajang, sedangkan Kayla masih berbaring disampingnya
hingga akhirnya Kayla mengubah posisi dan duduk bersama Morgan, dia menatap pria itu dengan dalam ia ingin Morgan tidak merasa bersalah karna itu atas dasar keinginan keduanya
"jangan minta maaf beby.. aku juga salah karna tidak melarang dan bahkan menikmatinya" ucap Kayla meraup wajah Morgan agar pria itu menatapnya juga
"tapi aku yang memulai sweety" Morgan menjawab dengan nada lesu, ia tak ingin membuat Kayla merasa ilfil atau membenci dirinya karna kesalahannya sendiri
"tidak beby.. dengarkan aku ya. aku juga ingin makanya tidak melarang kamu jadi itu murni kesalahan kita berdua kebablasan, jangan anggap kamu yang salah sepenuhnya" ucap Kayla dan mengecup pipi Morgan karna pria itu berubah menjadi lesu
__ADS_1
"sudah ya.. kita harus lanjutkan pembahasan kita tadi, lupakan hal itu" ucap Kayla menarik tangan Morgan agar ikut dengannya duduk dikursi yang tak jauh dari ranjang mereka bisa membahas proyek mereka dengan lanjut
"baiklah.. tapi aku juga tidak bisa menahan diri jika melihatmu begini sweety, ingin rasanya aku memakanmu sekarang" ucap Morgan frustasi meliat penampakan kramat didepan mata, namun ingin memakan ia masih takut
"isss... kita tuh disini mau bahas proyek bukan untuk makan memakan" ucap Kayla ketus dan membuat Motrgan tertawa
"bukan makan memakan sayang, tapi aku yang memakanmu" ucap Morgan membuat Kayla tambah kesal namun tidak bisa dipungkiri jika ia juga menginginkan sentuhan Morgan yang lebih lagi
"terserahmu!!" ucap Kayla dan mengalihkan pandangannya
keduanya sibuk membahas proyek yang akan mereka kerjakan, kini Kayla duduk dipangku Morgan dan mleihat beberapa data yang sudah terkumpul untuk proyek mereka
"aku rasa kita bisa mengingkatkan penjualan produk kita disini karna mereka punya data permintaan yang tinggi' ucap Kayla menunjukkan sebuah data yang berada didepan mereka
"aku rasa juga begitu sweety, aku merasa jika penjualan produk kita akan lebih banyak dan juga kita bisa fokus pada negara ini" ucap Morgan setuju dengan pendapatan kekasihnya
"dan ini beby.. aku rasa bahan baku yang ini bisa kita stop dulu mengingat masih banyak bahan baku yang bisa kita alihkan dari pada yang ini, terllau banyak makan dana dan waktu" ucap kayla lagi
"iya sweety.. aku juga merasa begitu, mungkin nanti akan kudiskusikan dengan sekretarisku untuk melihat kelapangan langsung dan memantau bahan baku yang lain" ucap Morgan dan lagi-lagi ia dibuat kagum dengan Kayla yang langsung paham tentang dunia bisnis
"baiklah aku rasa cukup malam ini, apa kau mau melakukan hal lain?" tanya Morgan menutup ponselnya dan laptop miliknya, ia menatap Kayla sambil menggeser posisi mereka
"emm bagaimana kalau kita nonton drakor saja beby. aku ada rekomendasi drakos yang bagus" ucap Kayla dan meraih remote disampingnya, ia langsung memilih darkor yang masih ia ikuti sampai sekarang
"ini sangat seru beby" ucap Kayla bersemangat dan hampir saja berteriak sangking senangnya, kapan lagi bisa nonton berdua dengan pacarnya dan memilih adegan romansa seperti ini
#to be continue
~Lentera
__ADS_1