Belenggu Hasrat Calon Ipar

Belenggu Hasrat Calon Ipar
BAB 25, Kecewanya Hansel


__ADS_3

Author


"jangan ada yang ditutupin kalian dariku!!" ucap Hansel menatap dua orang didepannya dengan tajam


Morgan dan Kayla duduk bersebelahan, sementara Hansel menatap keduanya dengan penuh intimidasi, tidak sbaar menunggu jawaban Morgan atas pertanyaan yang ia lontarkan tadi


"silahkan dinikmati tuan" ucap pelayan membawa pesanan Morgan dan Kayla, keduanya langsung mengeksekusi makanan itu namun tidak dengan Hansel dia tidak selera makan dan ingin secepatnya mendengar jawaban


"kenapa tidak makan, makanlah dulu nanti juga akan terjawab pertanyaanmu" ucap Morgan menatap Hansel dengan tatapan yang tajam, bagaimana pun dia adalah adik kesayangan Morgan


"iya ini mau makan bang" jawab Hansel asal dan mengambil sendok dan garpu miliknya,mereka bertiga mulai makan tanpa ada suara,begitu juga Kayla tidak tau mau berkata apa karna jantungnya saat ini sudah hampir keluar dari rongga tubuhnya


lima belas menit berlau, mereka bertiga sudah selesai makan siang, kini Morgan menatap Hansel dengan tatapan yang tidak bisa digambaran dengan kata-kata, pria ia mendekati Kayla dan memeluk pinggang gadis itu


"jangan terkejut dengan apa yang aku katakan" ucap Morgan seklias melirik Kayla yang menundukkan pandangannya, ia tidak bsaberbuat apa selain mengikuti apa yang dilakukan oleh Morgan


"apa maksudnya semua ini bang?, kau tidak mengkhianatiku kan bang?" tanya Hansel masih berharap jika ini semua hanya bercandaan Morgan dengan dirinya, toh juga Kayla dan abangnya ini belum pernah bertemu pikir Hansel


"tidak ada yang mengkhianatimu Han, hanya saja waktu yang membuat semua ini terjadi" ucap Morgan mulai menjelaskan kepada Hansel


"aku dan Kayla bertemu sebelum kamu tunangan dengan dia, kami sudah menjalin hubungan jauh sebelum kamu tunangan dengan dia, aku mencintainya begitu juga sebaliknya Han..." lanjut Morgan menatap adiknya yang sudah pias hampir marah namun masih bisa mengontrol dirinya karna ini tempat umum


"aku dan dia sepakat menjallin hubungan, dan kamu datang didukung oleh perjodohan antara kalian berdua. aku sebelumnya tidak masalah namun semakin kesini aku semkin tidak tenang mendengar kalian sudah tunangan..." Morgan masih melanjutkan ucapannya tanpa melihat ekspresi Hansel menahan marah

__ADS_1


"aku langsung mengajakmu bertemu untuk menjelaskan semuanya ini" ucap Morgan dan Hansel sendiri hanya bisa menatap dua orang didepannya bergantian


"tapi kenapa kalian tidak langsung mengatakannya padaku?, kenapa harus berbohong Kay!' ucap Hansel menatap Kayla yang masih menundukkan kepalanya tidak berani menatap Hansel


"turunkan nada bicaramu Han.. lagipula ini bukan kemauan Kayla menyembunyikan semua ini, aku yang menyuruhnya agar tidak memberitahumu" ucap Morgan yang melihat Kayla ditatap Hansel dengan tajam


"tapi kenapa kalian berdua tega bang?, kenapa gak dari awal abang jujur sama aku kalo kalian udah menjalin hubungan, knapa harus sekarang ketika aku suka sama Kayla ketika aku juga pengen menikahi dia bang!!" ucap Hansel penuh amarah dengan suara yang masih tertahan


"aku tidak menyangka kalau kamu juga menginginkan Kayla hingga aku tau dari mama kalau kamu mau mempercpat pernikahan kalian, aku tidak rela jika dia akan menikah denganmu Han" jawab Morgan menatap Kayla


"tapi kamu terlambat bang, aku sudah menncintai dia dan sudah tunangan dengan dia" ucap Hansel tidak ignin kalah dan tetap maju mendapatkan Kayla


"Han... kali ini aja kamu ngalah untukku, aku tidak pernah menginginkan posisi atau apa yang kamu punya tapi kali ini aja kamu ngalah dan jangan ganggu Kayla lagi" ucap Morgan meminta Hansel untuk melupakan Kayla


"belum juga ngerasain pacaran udah ditolak duluan" monolog Hansel sambil melangkah keluar dari gedung itu, ia memilih pergi ke Clubnya untuk menenangkan diri dan hatinya


Hansel melajukan mobilnya keClub dan neyuruh Dean menemaninya, ia tak ingin pulang kerumah karna akan menjadi pertanyaan untuk mama dan omannya, ia lebih memilih menginap di Club dan sekaligus mencari cara untuk membuat Kayla menjadi miliknya


"udah sih Han.. lagian lu kaya udah berjuang mati-matian aja dapetin dia, baru juga ketemu beberapa minggu" ucap Devan yang menemani Hansel minum


"tapi Dev.. gau udah jatuh cinta banget sama dia, lu gak tau aja rasanya jatuh cinta peertama kalinya Dev" ucap Hansel dengan wajah yang lesu dan  sangat kelihatan patah hati


"iya gua tau Han, tapi kalo udah begini emang lu masih mau sama dia?, abang lu sendiri tau itu bukan orang lain" jaeab Devan masih memberikan solusi untuk sahabatnya itu

__ADS_1


"tapi gua gak bisa Dev.. gimana pun gua harus dapetin Kayla gua gak mau kehilngan dia" ucap  Hansel, Devan hanya bisa diam dan tidak menanggapi lagi. baginya Hansel juga ada benarnya secara yang salah itu Morgan yang jelas sudah tau kalau Kayla itu dijodohkan dengan Hansel. namun tidak bisa dikatakan slaah sepenuhnya juga karna Kayla tidak mencintai dirinya


skip


Masih ditempat yang sama, Kayla dan Morgan saling diam dan tak ada yang mulai berbicara. keduanya sibuk dengan pikiran masing-masing


sampai detik selanjutnya Morgan menarik tangan Kayla dan menatap kekasihnya dnegan tatapan sanat dalam, melihat jawaban Hansel tadi tidak mudah untuk keduanya bersama, Hansel tak mau melepaskan Kayla begitu juga dengan dirinya


"sweety.. kenapa diam saja?" tanya Morgan melihat perubahan dari Kayla sejak tadi. gadis ini diam dan tidak menatap dirinya snagat berbeda saat mereka datang kesini


"tidak beby.. aku hanya terpikir dengan jawaban Hansel tadi. bagaimana jika dia mengatakan hubungan kita pada mama dan papa, aku takut beby" ucap Kayla menatap Morgan


"tidak usah memikirkan itu sweety, aku akan mengurus semuanya. kamu hanya perlu fokus pada hubungan kita dan kuliahmu, jangan memikirkan apapun sleain itu hemm?' ucap Morgan tersenyum, padahal dalam hatinya juga sejak tadi memikirkan hhal yang sama


"aku antar kamu kekampus lagi, aku akan lenajut bekerja ada yang belum ku selesaikan tadi" ucap Morgan mengajak Kayla untuk pergi dari sana. mereka akan memikirkan bagaimana kedepannya hubungan mereka


"hati-hati beby.. kabarin kalau udah sampe kantor beby" ucap Kayla sembari melambaikan tangan melihat kepergian Morgan begitu saja, ia masuk kedalam kampus dengan perasaan yang bercampur aduk


"heiii.. dateng-dateng wajahnya cemberut, kan baru ketemu ayang" ucap Catrin yang melihat Kayla dengan wajah ditekuk


"aku lagi ga mood bercanda Cat.. aku pusing" jawab Kayla meninggalkan Catrin yang masih mematung disana, ia masuk kedalam dan akan mengikuti kelas kedua


to be continue

__ADS_1


~Lentera


__ADS_2