
Author
Hari ini tepat sudah satu minggu Morgan dan Kayla berada dirumah baru mereka, keduanya sedang asik menikmatoi suasana pagi hari libur dibelakang rumah sembari melihat kolam ikan dan tanaman Kayla yang baru beberapa hari ini ia tanam,
"sweety apa kamu merasa sesak saat hamil sekarang?" tanya Morgan ingin tau bagaimana perasaan istrinya itu mengandung anak mereka dan apa yang dirasakan oleh istrinya
"aku merasa senang beby, haya saja akhir-akhir ini merasa sedikit tidak nyaman saat tidur karna harus mengatur posisi dedek bayi" jawab Kayla sambil memberi makan ikan perliharaan mereka
"apa kamu menyesal telah mengaandung sweety?, karna semua yang ada dikamu berubah dan mungkin saja pemikiran itu ada dalam benakmu" ucap Morgan mengelus perut istirnya sesekali mengecup kening Kayla
"tidak pernah menyesal beby, aku malah bersyukur karna Tuhan secepat itu memberi kita kesempatan untuk menjaga dia dan menitipkan dia ditengah keluarga kecil kita" tutur Kayla mengecup bibir Morgan dengan enteng tanpa malu-malu, yang biasanya Kayla akan malu berbuat begitu diluar kamar
"sudah mulai nakal nih ya" ucap Morgan menoel hidung Kayla gemas, pria itu melabuhkan ciumannya dibibir istrinya dan menahan tengkuk Kayla untuk memperdalam ciuman mereka
"emphhh"
Kpayla mendes*ah kala tangan Morgan masuk kedalam bajunya dan mere*mas gundukan kembarnya sambil melu*mat bibirnya dengan dalam, wanita itu hanya menerima perlakukan suaminya karna jujur saja ia juga menginginkan haal itu dari Morgan
"empphh"
"uuughhh"
suara erotiiss Kayla mulai terdengar dan itu membuat libido Morgan kembali on fire dan bersaip untuk menerkam istrinya saat itu juga, namun masih dalam kesadaran Morgan melepaskan pagutannya dan menatap istrinya dengan penuh keinginan
"kita kekamar sweety" ucap Morgan dan tanpa persetujuan Kayla tangan pria itu sudah melambungkan tubuh istrinya ala bridal style dan membawa Kyala masuk kedalam
"eeemmpphh"
"aahhhkk"
__ADS_1
"pelan..pelan bebyysss.... ahkkk.. i like beby" suara desa*han Kayla kembali terdengar karna Morgan langsung menerkam dirinya saat sampai dikamar, atngan Morgan masuk kedalam bajunya dan membuka baju tidur yang ia kenakan
"emmppp...."
"aaaarrrgggghhh"
dua sejoli itu menikmati sentuhan satu sama lain, Morgan menyesap gundukan Kayla bak anak kecil yang haus dan meraup bnda padat nan kenyal itu ditangannya, Morgan bermain diatas dengan nafsu yang sudah stinggi awan
"ahkkk..."
"bebyy... kamu yang terbaik sayang" ucap Koayla dan tanganya turun kebawah celana Morgan, seolah kehilangan kesadaran wanita itu membuka celana milik suaminya dan mengeluarkan tongkat sakti Morgan yang sudah menegang dan on fire
dengan cepat tangan Kayla meraih tongkat sakti itu dan memainkan tangannya disana, ia memaju mundurkan tangannya dengan lihai dan disertai suara desa*han Morgan yang menikmati sentuhan itu
"ahhhkkk.. sweety.. kamu snagat nikmat sayang, teruslah memainkannya aaargggh" Morgan menyerocos dengan suara kasual dan penuh kenikamtan, ia seolah terbang sampai kelangit yang ketujuh kara sentuhan tangan istrinya yang terlalu memabukkan
tanpa pikir panjang, tangan Morgan terulur dan membuka pakaian Kayla seluruhnya dan tampaklah tubuh istrinya dengan pahatan yang sempurna dan mulus, langsung saja Morgan memainkan tangannya kedalam lembah hotam Kayla
"ahhhkkk.. bebyy... emmmppphh" suara Kayla kembali memenuhi ruangan itu, ia tak dpaat berbohong jika suaminya snagatlah hebat dalam urusan ranjang, tiada yang bisa mengalahkan Morgan dalam memuaskan dirinya
"emmpphhh... nikmat beby.. ahhhkkk.. terus sayang" Kayla meracau tidak jelas namun hal itu membuat Morgan semakin bersemangat dan ingin langsung mengeksekusi istrinya saat ini
"aku masuk sweety" Morgan memberi aba-aba kepada Kayla dan langsung saja tongkatnya memasuki lembah hitam nan nikmat itu dengan seklai hentakan saja, Morgan mengeram nikmat saat lembah hitam Kayla menjepit miliknya dengan kencang, snagat emabukkan dan rasanya ahhh... kalian bayangkan saja wkwkw
"aahhhkkk.. eeeemmpphh... aaahkkkk" suara Kayla sangat merdu ditelinga Morgan, wanita itu sedang erada diatas tubuh suaminya dan memacu gerakan dengan ritem yang cepat ditambah bantuan tangan Morgan yang juga ikut bergerak membuat permainan mereka semakin panas
"emmppphhh.... aaargghhh... nikmat sweety... aahkkk" Morgan merasakan jepitan tongkatnya semakin kuat dan begitu meremas, ia tak ingin istrinya terllau kelelahan dan mengambil alih permainan mereka
sampai akhirnya keduanya mersakan puncak nirwana semakin dekat dan Morgan mempercepat ritme permainannya dan terus memacu tubuh Kayla smapai akhirnya mereka mencapai ******* dan puncak nirwana bersama-sama
__ADS_1
"aahhhk.. makasih sweet, kamu yang terbaik" ucap Morgan dan mengecup kening Kayla, wanita itu hanya tersenyum dan mengangguk tenaganya hamoir terkuras karna Morgan sangat lama keluar, bahkan dirinya berkali-kali keluar suaminya baru sekali
"kamu sangat brutal beby, tapi aku suka" ucap Kayla dan mereka sama-sama berpelukan dan kahirnya tertidur karna terlalu lelah
skip
Catrin pagi ini harus mengikuti perjalanan yang disopiri oleh Jung, pria itu bahkan menjemput Ctarin dari rumahnya dan membujuk dirinya untuk ikut dengan dia, entah kemana Jung akan membawa dirinya pergi namun Catrin tidak ambil pusing
"masih lama gak om?, aku cape dan bokongku juga sudah kram" ucap Ctarin karna perjalanan mereka sudah lama namun tidak sampai-sampai
"sebentar lagi, sabarlah sedikit!!!" ucap Jung datar dan terus menatap jalanan yang tidak terlalu padat namun tetap saja banyak pengendara
"dari tadi deh sebentar tapi udah tiga jam aja!!" ketus Ctarin yang kesal dengan jawaban Jung yang itu-itu saja namun hasilnya tidak ada, Catrin cukup sabar dari tadi namun sekarang ia sudah tidak bisa menahan kekesalannya
"diamlah Catrin... sebentar lagi kita sampai jangan mmebuat kekacauan" ucap Jung menatap tajam Catrin dan memasang wajah kesalnya, Catrin sangat ribut semenjak tadi membuat Jung kesal dan ingin melemparkan gadis itu
"isshhh.. padahal cuma nanya doang kaya gitu, lagian aku gak nyuruh om ngajak aku om yang maksa aku ikut!' ketus Ctarin dan memilih melihat kearah berlawanan, ia memang kesal namun tidak bisa marah hanya diam dan memendam saja
"kita hampir sampai jangan memasang wajah cemberutmu itu!" ucap Jung dan memarkirkan mobilnya, mereka turun bersama dan terlihatlah hamparan lautan yang begitu indah dan mempesona
"om... ini kita ngapain kesini, astaga cantik banget om!' suara melengking Catri membuat Jung menarik bibir amun hanya tipis dan mendekat kearah gadis itu
*hemmm.... kira-kira Jung mau ngapain ya sama Catrin, bukannya Hansel pengen nikah sama Catrin juga ya?, atau itu hanya pemikiran orang galau? *
komen dibawah yakk
#to be continue
~Lentera
__ADS_1