
Author
"emphhh.... masshhh" suara erotis menggema menyeluruh ruangan iitu\, Morgan terus memacu tangannya mere*mas dan mengu*lum gundukan kembar milik istrinya. ya keduanya sedang didalam kantor karna Kayla tadi pagi memaksa untuk ikut\, dengan alasan tidak punya teman dirumah
alhasil Morgan mau tak mau membawa istrinya, selama beberapa bulan ini Kayla tidak lagi melanjutkan kuliahnya karna kehamilannya yang sekarang, Morgan tak memberi izin karna takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan kepada istrinya, Morgan juga tau banyak musuh mengincar mereka diluar sana
"emmpphh... aaahh" suara Kayla mampu meningkatkan libido dalam diri Morgan dan terus membuat wanita itu memanggil namanya, tak ayal jika Kayla juga menginginkan sentuhan lebih dari tangan suaminya
"emmppp... mas aku ingin eeempph" ucapan Kayla membuat Morgan langsung menarik segitiga penutup lembah hitam Kayla dan mendudukkan istrinya diatas pangkuannya
"sabar sweety.. tahan ya jika masih terasa sakit" ucap Morgan dan mulai mengarahkan tongkat saktinya untuk memasuki lembah hitam kenikmatan istrinya
Jlep..
"aaahhhmmp" suara Kayla ketika Morgan mulai menggerakan tubuhnya dan terus mere*mas gundukan kembarnya, suaminya itu tau banget jika Kayla sensiti diadaerha itu
"emmppp... ahhhkk nikmat sweety.. eeemppphh" Morgan ikut meracaui tidak jelas saat lembah hitam Kayla menjepit nikmat miliknya
"emppphhh.. terus beby.. sangat nikmat aaahkkk" suara mereka berdua bersahutan diruangan itu, Morgan semakin mempercepat ritme gerakannya, tubuh Kayla naik turun dengan cepat membuat gundukan kembarnya menantang Morgan, dengan cepat pria itu meraih dan mere*masnya kuat
"ahhhhkkkk..... beby faster pleasee..." teriak Kayla saat dirinya akan segera mencapai puncak nirwana dengan suaminya, Morgan terus memacu gerkannya dengan cepat
"bersama sweety" teriak Moragan dan blussshhhh.. keduanya lemas bersamaan dan saling memeluk. Kayla langsung terkapar lemas diatas tubuh Morgan langsung menyandarkan tubuhnya dipundak suaminya,begitu juga Morgan yang belum mencabut tongkatnya mencium kening Kayla
"terimakasih sweety.. kamu istirahat dulu aku akan lanjut bekerja" ucap Morgan dan menggendong istrinya masuk kedalam kamar yang ada diruangan itu, ia kasian melihat Kayla yang kelelahan melayani dirinya
CUP
Morgan mencium pipi Kayla yang sudah lemas dan tertidur, ia meninggalkan istrinya dan membersihkan diri. ia harus meeting siang ini dengan rekannya yang baru datang dari luar negri
__ADS_1
skip
Jung yang sudah menghungi sekretaris rekan bisnis hari ini masuk kedalam ruangan Morgan, ia ingin memberitahu jika klien mereka akan segera tiba dikantor, takut jika Morgan keenakan dengan istrinya dan lupa dengan pekerjaannya, Jung langsung masuk tanpa mengetuk pintu seperti biasanya ia melakukan itu
"kita akan meeting sebenatr lagi tuan" ucap Jung dan mengedarkan pandangannya, Kayla tidak ada disana dan itu tandanya ia berada dikamar ruangan itu
"iya aku tau Jung.. apa yang kau cari disini?!!" tanya Morgan saat mendapati Jung seolah mencari sesuatu diruangannya
"dimana Kayla.. aku tidak melihatnya" ucap Jung tanpa takut, ia sangat suk amenggoda Morgan jika seperti ini. pria itu terllau bucin dengan istrinya itu
"untuk apa kau mencarinya.. jangan macam-macam Jung atau lehermu yang menjadi taruhannya!!" ucap Morgan dengan datar dan menatap sekretarisnya itu dengan tajam
"hahha.. santai bro aku tidak macam-macam, tapi hanya satu macam" ucap Jung dengan tertawa dan melihat kearah Morgan yang sudah naik daun wkwkw
"Jung!!!!!...keluar atau ku lempar kebawah!" ucap Morgan emosi karna Jung sudah berani kepadanya, dengan cepat Jung keluar karna takut dengan Morgan pria itu tidak pernah bercanda dalam bicaranya
"tunggu diluar!" ucap Morgan lagi saat Jung menutup pintunya, mereka akan meeting dan ia meninggalkan Kayla sebentar diruangan itu
skip
"siapkan semuanya Sal.. kita akan pergi, jangan mmebuat mereka lama menunggu kita" ucap Xavier dan diangguki Salsa sekretarisnya sekaigus teman ranjangnya jika ia menginginkan dikantor
"baik tuan, emuanya telah selesai kita bisa berangkat sekarang" jawab wanita itu dan diangguki oleh Xavier. kini mereka berada dimobil menuju kantor rekannya
skip
Xavier dan Salsa tiba disalah satu perusahaan yang begitu mewah dan tinggi, keduanya langsung masuk dan bertemu dengan Jung sekretaris Morgan, dengan ramah dan saling menyapa Jung mmebawa mereka masuk kedalam diruangan meeting
"maaf membuat tuan menunggu" ucap Xavier dan mlihat kearah seorang pria yang tengah duduk membelakangi mereka, sosok yang begitu berkuasa didunia bisnis dan banyak yang mengagungkan dia, ya Xavier baru tau mereka tiba diperusahaan N&w, perusahaan yang sangat besar dan bergerak hampir disemua sektor bisnis
__ADS_1
"tidak masalah tuan Xavier Mahardika" ucap suara bariton dan membalikkan tubuhnya, alangkah tterkejutnya Xavuer mendapati pria didepannya siapa, ya Xavier ingat pria itu adalah pria yang ia temui kemarin bersama Kayla, mantan kekasihnya
"tu-tuan Winata?" tanya Xavier membuat Morgan mengangguk dan tersenyum tipis, snagat tipis bahkan tidak ada yang menyadarinya
"silahkan duduk tuan Xavier santai saja disini, kita akan membahas kerjasama kita kali ini" ucap Morgan dan berdiri menghampiri Xavier yang masih menatapnya heran, bagaimana bisa ia bertemu dengan suami dari mantan kekasihnya itu disini dan akan bekerjasama
"baik tuan, terimakasih" ucap Xavier dengan kaku dan keduanya pun duduk dan melihat Salsa sekretaris Xavier maju kedepan untuk mempresentasinya proyek yang akan dikerjakan perusahaan mereka
"baik. jadi bagaimana tuan Winata apa anda tertarik dengan proyek ini?" tanya Xavier mencoba untuk tenang meski dalam hatinya ia merasa akan sulit bersaing dengan pria itu mendapatkan Kayla kembali
"baiklah saya bisa mencobanya, Jung urus surat kontark kerjasama dengan ruan Mahardika" ucap Morgan diangguki oleh Jung, pria itu langsung mengeluarkan suart kontrak dan memberikannya kepada Salsa sekretaris Xavier
mereka semua keluar setalah tanda tangan perjanjian, Morgan dengan tubuh yang masih duduk dikursi yang tadi tempatnya tidak bergerak, hanya beberpa orang direksi dan divisi yang ikut kesana keluar, bersama dengan Salsa dan Xavier
namun detik selanjutnya, Xavier menyuruh sekretarisnya untuk lebih dulu keluar karna dirinya ingin menemui Morgan empat mata, morgan yang tau itu hanya tersenyum menunggu didalam, ia tau apa yang akan dilakukan pria itu
"maaf tuan Winata.. saya mengganggu waktu anda" ucap Xavier kembali duduk didepan Morgan, pria datar itu hanya mengangguk tanpa menjawab
"saya hanya ingin bertanya satu hal, apa benar Kayla Maheswari istri anda?" tanya Xavier menatap lekat kepada Morgan yang masih duduk diam dengan ekspresi datarnya
"untuk apa anda tertarik membahas istri saya tuan Xavier, saya rasa kalian hanya masalalu dan sekarang aku menjadi masa depannya, saya harap anda tidak menggangu kami!!" ucap Morgan namun Xavier hanya diam tak berkutik
"saya dan dia saling mencintai tuan, saya rasa dia pernah mengatakan hal itu pada anda" ucap Xavier dengan percaya diri penuh
"itu hanya perasaan tuan saja, saya rasa tuan perlu menurunkan rasa percaya diri itu dari tubuh tuan!!" ucap Morgan dengan datar dan penuh aura mencekam, ia langsung bangkit dari tempatnya dan keluar
Jung yang melihat hal itu masuk kembali kedalam dan melihat Xavier duduk disana, entah apa yang mereka bahas sampai Morgan semarah itu
"aku akan tetap mendekatimu, ini langkah awal karna aku atau sekarang kelaurga kalian" gumam Xavier pelan dan pamit kepada Jung untuk pulang
__ADS_1
to be continue
~Lentera